28 December 2008 0 comments

Terkecoh

:D

Ternyata banyak temanku yang terkecoh dengan tulisanku yang judulnya "The Two of Us". Mereka kira, semua yang aku tulis di blog ini, termasuk "The Two of Us" adalah tentang aku dan apa yang aku alami. Dan kebetulan isi tulisan "The Two of Us" memang "menggoda", terutama buat yang pikirannya peka hehehe..

Actually, tulisan itu bukan tentang aku, dan tidak seperti yang teman-temanku duga (mereka kira, itu cerita tentang percintaan & kata-kata "finally" disitu berarti making love :p) cerita itu bukan tentang aku dan aku ga berpikir "finally" disitu berarti making love :p

Tulisan itu diilhami dari pengalaman temanku. Sebut aja namanya si A. Si A ini udah married dan punya anak, dan lagi sekolah juga seperti aku, ninggalin keluarganya di Indonesia. Di negara tempat dia sekolah, dia ketemu si B, dan mereka jadi dekat. Awalnya dekat hanya sebagai sesama student, kolega, dan mempelajari topik yang mirip. Lama-lama kedekatan mereka menjadi bertambah dalam. Masing-masing dari mereka menemukan sesuatu yang tidak mereka dapatkan dari pasangan masing-masing. Mereka saling mengisi kekosongan jiwa & emosi.

So, "finally" dalam tulisanku merujuk ke arah istilah "jatuh cinta"

We talk,
We eat,
We talk,
We dance,
We talk,
and finally..

(kalau dilanjutin bisa aja ditulis : and finally.. we fall in love, tapi aku sengaja ga tulis karena jadinya ga bakalan seru)

Akhirnya.
Dia tersenyum, itu manusiawi katanya. Menurutku juga.
Tapi apakah selalu begitu? Dia mengendik, itu wajar, katanya.
Tapi bukankah kita bisa menghindarinya?

(maksudku, menghindari untuk menjadi semakin dekat, terikat dan tergantung satu sama lain. Mereka bisa mengurangi frekuensi bertemu, mengurangi frekuensi chatting dan lain-lain)

...

Aku tidak menyalahkannya, dan tidak berusaha menyalahkan diri sendiri. Aku tahu aku menginginkannya, dia menginginkannya.
(maksudku, menginginkan perasaan jatuh cinta ini)

Apakah kamu akan lari? Atau mencoba lari? Tanyanya tiba-tiba.
(maksudku, lari dari kenyataan bahwa mereka saling jatuh cinta, dan sebenarnya sudah menduakan pasangan masing-masing tanpa mereka sadari)

Dia tersenyum. Inilah akibat itu, katanya. Dan tidak perlu lari, kata dia selanjutnya. Karena kita manusia, ini manusiawi, dan aku menginginkannya, kamu menginginkannya.
(akibat disitu maksudnya adalah efek dari seringnya mereka ngobrol bersama, bertemu, saling memperhatikan.. jatuh cinta adalah hasil sampingan yang wajar terjadi)

and we talk,
We eat,
We talk,
We dance,
We talk
And it’s happened
Again..
(it's happened again maksudku merujuk pada kenyataan bahwa hal-hal seperti ini nyaris menjadi hal yang umum terjadi hampir disetiap perkawinan. Banyak godaan untuk berselingkuh, tidak perlu sampai melakukan aktivitas seksual, menduakan pasangan secara pikiran saja sebenarnya sudah termasuk berselingkuh. Coba hitung, seberapa sering frekuensi kita menghubungi pasangan dan bandingkan dengan seberapa sering kita menghubungi "si dia yang baru". Dari situ kita bisa melihat apakah kita sudah mendua atau tidak).






My room, Leiden. 9.35 CET
23 December 2008 0 comments

Selamat Natal!


Selamat Natal..
Semoga Damai Natal Selalu Menyertai
Amin.
0 comments

Wish list

Wish list :


bakso
bebek goreng
lumpia semarang
bandeng duri lunak
bakmi kadin
bread talk
kue lumpur
lapis surabaya
kue kipo
bika ambon
lupis
sate samirono
gudeg bu Amad
coto makasar
sup konro
mie aceh
soto banjar
soto sulung
soto madura
sate madura
nas-gor jamur bethesda
ayam mbok berek
rawon setan
gado-gado
rujak cingur


(aduuh.. ga kuat nerusin nulisnya :( )
22 December 2008 0 comments

Kedutan & Mimpi.

Aku kedutan di pelupuk mata kiri atas udah sebulan ini. Capek ga sih?? Rasanya kaya keganjenan aja, sebelah mata wink-wink terus :p Kadang suka ga pede, takut orang di depanku recognize kalau pelupuk mataku lagi kedut-kedut. Aku udah search tentang kedutan, secara ilmiah itu akibat tegangan saraf. Tapi kalau di pelupuk mata dan sebulan, masa berarti ada yang error dengan saraf pelupuk mataku??

Kalau orang Jawa bilang sih, kedutan ada artinya. Primbon Jawa deh. Percaya ga percaya. Kedutan di pelupuk mata atas artinya bisa dapet rejeki, kalau di pelupuk mata bawah artinya bakalan nangis. Belum lagi kedutan di bagian-bagian lain anggota tubuh, bisa beda-beda artinya & aneh-aneh hehehe.. Coba kalau yang kedutan di bagian paling privacy dari tubuh kita.. artinya apa coba?? hehehehe...

Ini baru kedutan. Orang Jawa juga masih percaya ga percaya sama arti mimpi. Misalnya mimpi pup. Aku percaya kalau mimpi pup artinya aku bakalan kehilangan sesuatu. Kalau mimpi pipis, artinya aku bakalan boros :p Aku percaya karena udah bolak-balik ngalaminnya hehehehe..

Yang aku masih ga bisa yakin tuh mimpi digigit ular. Kata primbon (halah, referensi kok ya primbon. Please deh ah!), mimpi digigit ular artinya dapet jodoh. Masalahnya aku bolak-balik mimpi digigit ular (terakhir ularnya putih, bule pa ya??) tapi nyatanya artinya ga seperti itu tuh. Pas dapet alm. papanya Aca dulu juga sebelumnya mimpi ular sih, cuman dia ga gigit tapi nyembur. Apa arti di tiap-tiap orang beda-beda? Ga tahu juga deh.

Dan yang paling aku inget, aku pernah mimpi kakiku digigit buaya gede banget, warnanya oranye, masalahnya aku ga ngerasa sakit karena buayanya ternyata ompong.. hahahaha.. Dan tahu ga kenyataan yang terjadi gimana? Ada laki-laki buaya darat yang suka ma aku, dan dia emang ompong dalam arti kata dia pengecut & penakut banget. Hahahaha.. Ga punya gigi, ga punya nyali. Ada-ada aja.

BTW, aku jadi nanya-nanya sendiri, orang bule disini kedutan juga ga ya? Hmm, mungkin iya.. tapi yang pasti mereka ga bakalan menghubungkannya dengan primbon seperti orang Indo. Well, coba nti ta tanya mas Bule ;))
0 comments

Dari Bintang untuk Bulan.

Aku tahu, Bulan, bahasa tubuhmu tidak bisa menyembunyikan kenyataan bahwa kamu suka dia. Walaupun kamu selalu dengan tegas tidak mengakuinya. Mungkin dia memang mengisi kekosongan hari-hari kamu, membuat warna lain yang tidak bisa kamu dapat dari pasanganmu. Kamu tidak bisa menyembunyikan itu dari aku. Aku tahu, karena aku perempuan juga seperti kamu.

Kata temanku, semua tidak akan terjadi kalau si perempuan tidak menanggapi, dan aku lihat, aku amati, kamu menanggapi semua perhatiaannya, semua cara pendekatannya kamu terima dengan tangan dan hati terbuka. Dan mulailah, entah kamu sadar atau tidak, kamu selalu merindukan perhatiannya.

Sedikit-sedikit dia. Itu yang aku amati. Kenapa tidak orang lain? Laki-laki yang lain? Kamu punya baju baru, dan bapak itu adalah orang yang pertama kali tahu. Kamu punya resep baru, dan orang pertama yang kamu pamerin masakan adalah bapak itu juga, dan jadilah kalian dinner berdua. Kamu menemukan lagu baru, bapak itu juga yang nomor satu dapat forward-nya. And vise versa. Dan rela chatting sampai dini hari, menjelang subuh. Dan menggunakan lagu pemberian si bapak itu sebagai lagu andalan di mobile phone-mu. Banyak lagu indah yang lain, tapi memang bila yang memberi adalah orang yang menurut kita spesial, lagu itu akan terdengar lebih indah dibanding lagu indah-lagu indah lainnya.

Aku tahu, Bulan, karena aku perempuan. Tapi aku tidak ingin menyalahkanmu dan menganggapmu buruk. Aku masih rancu dengan definisi selingkuh. Apakah selingkuh hanya bisa dipakai kalau kita sudah melanggar batas susila? Sepertinya definisi selingkuh lebih bijak diletakkan dari kaca mata suamimu. Sampai batas seperti apa dia menganggap istrinya selingkuh?

Dan aku juga tidak mau menyalahkanmu karena aku juga tidak bisa menjamin, suamimu tidak melakukan hal yang sama? Pernahkah kamu berfikir, dia melakukan hal yang sama sepertimu? Atau perempuan lain, melakukan hal yang sama sepertimu terhadap suamimu? Apa yang kamu rasakan?

Aku ingin bertanya padamu, Bulan. Apabila kita terpeleset dalam kubangan rasa sayang yang kita miliki untuk laki-laki lain atau perempuan lain selain pasangan kita, salahkah? Mungkin dari sisi kita, tidak. Egois lagi, karena kita hanya berfikir "yang penting aku merasa nyaman dengan emosiku, hatiku". Tapi mestinya tidak begitu bagi istri atau suaminya, anaknya.

Aku sudah lelah. Terlalu banyak moment-moment penuh ketidaksetiaan yang aku lihat pada diri orang-orang yang berpasangan, mereka tetap saja, selalu saja, pada waktu-waktu tertentu terjebak dalam godaan orang ketiga dalam hubungan mereka. Mengapa? Kadang aku nyaris mengalami disorientasi, nyaris mengamini bahwa hal tersebut wajar. Tapi tidak, itu tidak wajar. Seharusnya kita bisa menerima kelebihan dan kekurangan pasangan dengan ikhlas. Seharusnya kita bisa mengisi kekosongan emosi dalam waktu-waktu jauh dari pasangan, physically atau emotionally, dengan kegiatan yang lebih berguna, yang menyibukkan, tanpa harus berselingkuh darinya bahkan lewat pikiran. Bisa tidak kita menjaga pikiran kita, tidak hanya tubuh kita, bersih? Suci? Tulus? Setia?

Aku tidak punya jawabannya.

Aku tidak ingin terjebak dalam situasi yang sama. Kemarin aku merasakan cinta yang meluap-luap, dan sekarang rasanya sudah surut. Sudah aku tuang sebagian. Dan melihatmu, aku merasa.. maaf, muak. Aku sudah melewati masa-masa sepertimu, seharusnya aku bisa lebih bijak menerima bahwa kamu baru mulai masuk periode sulit dan tempting dalam hidup kamu, tapi inilah aku, yang aku sendiri merasa sebal dengan diriku sendiri.. egois. Tidak bisa sedikit saja berempati dan excuse dengan apa yang sedang kamu alami sekarang.

Aku ingin menjauh darimu Bulan, untuk sementara. Memberimu waktu untuk menyelami semuanya, dan pada akhirnya aku yakin akan berhenti di satu titik dengan penuh kebijaksanaan untuk menerima semua pelajaran hidup. Juga, memberiku ruang untuk bernafas dan menikmati waktu-waktuku dan menerima kekuranganmu, ketidaksempurnaanmu sebagai seorang perempuan, istri dan ibu.

Aku merasa bersalah menulis ini, karena sebenarnya aku tidak berhak, aku sendiri tidak bersih. Tapi at least aku berusaha bersih. Aku, dengan sekuat tenaga, berusaha bersih.

Aku pergi, Bulan. Sampai aku rasa kamu merasa damai dan berhenti mencari-cari sesutu diluar blessing maha indah dan besar yang sudah kamu dapat dari suami dan si kecilmu. Sampai aku menemukan Bulan yang dulu, temanku yang sangat baik :)



Mother's Day
The Netherlands 2008

0 comments

Insomnia (lagi)

Insomnia lagi. Udah tidur 3,5 jam, tiba-tiba kebangun karena verwarming kepanasan. Pas mau bobo lagi, tiba-tiba Valparaiso-nya Sting nempel di kepalaku & muter-muter disitu ga mau pergi (http://myfavesongslyric.blogspot.com/2008/12/valparaiso.html). Apa bagusnya dengerin Valparaiso tengah malam? Mending dengerin suara badai di luar. Seharusnya minum Goede nacht thee nih, biar bisa ngantuk lagi. Atau baca jurnal :p Akhirnya aku chatt sama Bu Ita. Tapi kudu maklum chatt sama temen di Indo, notabene di UGM yang kebetulan dianya pakai koneksi wifi-nya UGM. Sering nyok-nyok, katanya. Nyok connect nyok ora :)) Mayan nyebelin juga hehehe.. Udah nulis panjang-panjang, Bu Itanya lose contact wifi :(

Aku lagi di Wageningen, seperti biasa kalau weekend aku seringan kesana. Semalam bacain tarot buat teman-teman & sempat ada wacana baca tarot buat memeriahkan acara malam tahun baru sebagian anak-anak PPI Wageningen disini. Oo.. tidaaakkk. Paginya (tanggal 1) kan aku kudu ke Schiphol, tapi temen-temen pengen aku tetep ke Wageningen lagi & mereka bahkan bersedia bayarin Taxi dari Wageningen ke Schiphol kalau keretanya vertraging :( Ga lah, kayanya aku tetep ga bakal mau. Schiphol kan lebih deket dari Leiden, lha kok aku malah berangkat dari tempat yang jauh :(

Anyway, aku mau nyoba bobo lagi ah. Kalau bisa bobo, kayanya ntar bangunnya siang :p atau bangun pagi (jam 8 CET hihihi..) tapi siangnya bobo lagi mpe sore :p Ntar malam mau nonton Mas Nunu (Keanu Reeves maksutnya :p) : The Day The Earth Stood Still. Harga tiketnya 8 perak (euro ding :D). Tapi ya kudu siap-siap, nonton bioskop di Belanda sini beda ma di Indo. Pas tengah-tengah nonton suka mendadak break, selingan iklan. Huu.. ga seru banget. Emangnya nonton tipi :( Trus, kadang suka ada penterjemahnya juga (English to Dutch) ;)) menurutku aneh deh pokoknya.
19 December 2008 2 comments

Insomnia

Jam 7 pagi. Biasanya masih merem nih jam segini, masih dibawah selimut tebel & baru bangun setengah jam sesudahnya (beberapa hari ini malah sejam sesudahnya :p) Tapi dari semalam emang insomnia. Tumben-tumbennya disini insomnia. Akhirnya aku chatt aja sama bu Ita, malem-malem ketawa sendiri, becanda berdua ngomongin bos :D Kata dia, kayanya aku insomnia karena udah kebawa hawa Jogja? Well, menurutku enggak. Karena laper aja kali ;)), tapi males manasin makanan pake microwave. Berisik. Males makan juga. Abis itu aku sempat tidur bentar, 3 jam sebelum akhirnya Aca sms & minta aku telfon. Ilang deh ngantuknya. Kali karena harus nyiapin Christmas card buat temen-temen di lab juga, masing-masing spesial, makanya mikirin itu & ga bisa tidur?

Well, anyway.. emang masih banyak yang kudu dikerjain hari ini & it's exciting. Can't wait to do that!
18 December 2008 0 comments

Dari Mas Ersta

BUKAN SEORANG SAWYASACIN


; Si


Dia duduk termenung di rindang pohon hayat. Berlindung dari matahari yang kian meninggi. Nyanyi Sang Purusotama berdengung di kedua telinga. Sesekali dia bersenandung kata yang diingatnya.


Tiba-tiba seekor burung berbulu seputih salju datang dan hinggap di salah satu rantingnya. Seolah membaca jiwanya, burung putih itu pun berlagu :


O, jiwa peragu, jiwa peragu,
Kau senandungkan nyanyi Sang Putra Wisnu
Tapi kenapa jiwamu bimbang, O, peragu
Tak kau lihatkah Sang Dananjaya
Teguh jiwanya dalam dharma
Bukankah kau juga pemilik panah api
Seperti punya Putra Kunti


Dia menjawab lagu sang burung:


O, burung putih, burung putih
Jiwaku memang peragu
Tapi juga pemilik panah api
Bolehkah aku bertanya
Dharmaku ada di mana
Telah kulesatkan berkali-kali
Panah api pada semua arah
Agar semua orang terbakar cinta
Damai milik Sang Hyang nan Suci


Burung putih salju kembali berlagu :


O, jiwa peragu
Sewajarnyalah para satria berpanah api
Merentangkan busurnya pada semua arah
Demi Sang Pemilik Cinta Sejati
Terbakar, terbakarlah Mayapada
Karenanya dirimu juga membara
Api cinta Empunya Hidup
Maka hiduplah jangan meragu
Seperti Arjuna Kuntiputra


Setelah berlagu dengan suara yang merdu. Sang burung kembali terbang tinggi. Menghilang pada langit biru tak berawan. Meninggalkan dia yang masih terpekur di bawah pohon hayat. Dalam pikiran bergolak sang peragu.

Dia berkata dalam hati. Pada dirinya sendiri :

Duh, aku hanya seorang papa, berpanah api namun bukanlah sawyasacin. Tapi selalu kudengarkan nyanyi Sang Janardana. Duh, Gusti aku mohon ampun.




Bogor, 1208


Catatan :

Sawyasacin = Arjuna ( pemanah ulung )
Dananjaya = Arjuna ( penakluk harta kekayaan )
Putra Kunti = Arjuna ( anak Kunti )
Kuntiputra = Arjuna ( anak Kunti )
Purusotama = Kresna ( Jiwa yang agung )
Putra Wisnu = Kresna ( anak Dewa Wisnu )
Janardana = Kresna ( pendorong pembaharuan )



Semua nama-nama di atas dikutip dari kitab BHAGAVADGITA, Nyoman S. Pendit.



Thanks banget Mas.. :)
0 comments

Jangan bicara

Aku menangis juga ternyata. Mula-mula merebak di pelupuk, lalu turun satu dua butir ke pipi. Tidak yakin karena sedih atau lega. Mungkin dua-duanya. Akhirnya aku melepas semua topeng dan emosi, dan menerima semua konsekuensi, harus bisa menerima, baik dan buruk.

Aku belajar dari kesalahan masa lalu, bertekad tidak akan mengulanginya. Ternyata aku selama ini tidak sadar, kalau emosi dipendam begitu lama, dia bisa keluar dengan sedikit berontak. Jadi aku putuskan untuk membiarkannya lepas, mencari bentuknya.

Jadi aku berharap kamu tidak berbuat apapun, dan sepertiku, membiarkan emosi itu lepas & bebas.

Logika itu masih seperti kaca yang aku tengok setiap hari. Aku tidak melulu melihat emosiku. Jadi aku tahu semua akibatnya, semua yang mungkin dan tidak mungkin. Jadi jangan bicara apapun.

Just let it flow.

I want to release it.

Biarkan saja.. Please..

Kalau kamu tidak mau, biarlah.

Karena aku sudah lelah ternyata, membawa emosi ini tanpa menyadarinya..



Leiden, IBL, my bench, 11.57 CET
0 comments

Konversasi dengan Robin

Tahu tidak?
Tanyaku pada seekor Robin
Yang hinggap di ambang jendela

Aku tidak peduli
Apa katanya
Apa pikirnya
Karena cinta ini
Punyaku, untuknya

Tahu tidak?
Karena aku tidak
Menyadarinya
Dia ada dan bertumbuh
Sampai waktu yang tepat
Membuatnya terlihat

Tahu tidak?
Menurutku, tidak bagus
Menyuruhnya kembali sembunyi
Setelah sekian lama dia bersedia
Tidak terlihat?

Tahu tidak?
Aku akan melepaskannya
Tidak peduli apa
Biar dia bebas terbang
Sepertimu..



Leiden, IBL, my bench, 10.57 CET


Nyoba versi Inggrisnya (harap maklum kalau salah) :


A conversation with a robin

You know what?
I asked a robin
Perch on my windowsill

I do not care
On what he says
On what he think
Because this love
Is mine, for him

Did you ever recognize it?
’cause I didn’t
That this love is there
It grow
Till the time
Make it visible

You know what?
I think it’s not good
Nor wise enough
Make it hidden
again,
After so many years
It’s been invisible

You know what?
I will release it
No matter what
So that it can freely fly
Just like you
0 comments

Lalu?

Lalu apa jawabnya?


Aku masih mencari
tidak yakin pada jawab
yang terpancang
di lembar putih


Salah?
Mungkin
Jujur memang tidak selalu indah
Tapi setidaknya kali ini
aku sudah membuat dia
pada akhirnya
mengerti..


Dia
Aku
mengerti..




Leiden, IBL, my bench, 10.38 CET

Note :
Aku belum sreg sama kata-katanya. Mendadak stuck. Apa karena.. deep inside, aku mengingkarinya?
Aku ini kenapa sih? :(
0 comments

Apakah masih?

Apakah aku masih mencintainya?
Aku bertanya
Pada buku-buku yang berserakan
Pada langit-langit kamar
Pada kabut yang menutupi udara

Apakah bila aku merasa
Pipiku bersemu merah saat
Dia menggodaku pertanda
Aku suka?

Apakah bila aku merasa
Hangat menjalari relung jiwa
Saat kelembutannya
Menyentuh raga pertanda
Aku suka?

Dan masih saja aku bertanya
Apakah aku mencintainya?
Entah apa jawabnya
Apakah masih bisa mencintainya?
(Tanya saja padanya)





Leiden, my room, 21.00 CET

Note :
Puisiku. Bikinnya kurang dari 1 jam. Ceritanya, mau nyaingin Mas Ersta nulis puisi. Tapi kayanya ancur deh puisiku.. :(


17 December 2008 0 comments

Pak maar mijn hand

Gara-gara Mas Ichwan nulis : "donker hart" di status YMnya & keliru bilang kalau yang nyanyi Gus Meewis alih-alih Blof, aku jadi inget lagu belanda yang lain (selain punya meneer Marco Borsato yang emang cakep punya) : Pak maar mijn hand-nya Nick & Simon. Ga tahu, lagi suka aja aku sama lagu satu itu.


Kijk maar naar de huizen om je heen
Ze zouden nooit gebouwd zijn zonder steen.
En zitten er geen vleugels aan een vogel
Vliegt het toch nooit ergens heen.
Ook al krijg je nog zo velen kansen
Er gaat er altijd eentje mis.
En door dat je mijn gezang kunt horen
Weet je ook wat stilte is.

Want het een kan niet zonder het ander.

Pak maar mijn hand
Stel niet te veel vragen
Je kunt niet als enige de wereld dragen
Pak nou maar mijn hand
Laat mij de weg wijzen
Het is geen probleem
Als je keer op keer jezelf wilt bewijzen
Maar je kunt het niet alleen

Als je weer een wedstrijd hebt verloren
En je voelt je niet zo fijn
Weet dan dat je extra goed moet zaaien
Wil de oogst wat beter zijn
Maar je vind de hulp zo overbodig
Want je weet het zelf zo goed
Toch heb je je naasten mensen nodig
Die vertellen hoe het moet

Want het een kan niet zonder het ander.

Dus pak maar mijn hand
Stel niet te veel vragen
Je kunt niet als enige de wereld dragen
Pak nou maar mijn hand
Laat mij de weg wijzen
Het is geen probleem
Als je keer op keer jezelf wilt bewijzen
Maar je kunt het niet alleen

Ik reik je m'n hand
Dus grijp deze kans
Want ik bied graag m'n hulp aan jou
Ik hoop dat jij mijn handen vertrouwt

Pak maar mijn hand
Stel niet te veel vragen
Je kunt niet als enige de wereld dragen
Pak nou maar mijn hand
Laat mij de weg wijzen
Het is geen probleem
Als je keer op keer jezelf wilt bewijzen
Maar je kunt het niet alleen



0 comments

Pertanyaan :

Apakah jatuh hati bisa diulang?






kayanya ga..




Tapi according to my friends, mereka jawab : bisa (dan kasih banyak contoh).




Trus???





Ga tahu.. it depends on..
0 comments

Kahlil Gibran's Poem

On Children


Your children are not your children.
They are the sons and daughters of Life's longing for itself.
They come through you but not from you,
And though they are with you yet they belong not to you.

You may give them your love but not your thoughts,
For they have their own thoughts.
You may house their bodies but not their souls,
For their souls dwell in the house of tomorrow,
which you cannot visit, not even in your dreams.
You may strive to be like them,
but seek not to make them like you.
For life goes not backward nor tarries with yesterday.

You are the bows from which your children
as living arrows are sent forth.
The archer sees the mark upon the path of the infinite,
and He bends you with His might
that His arrows may go swift and far.
Let our bending in the archer's hand be for gladness;
For even as He loves the arrow that flies,
so He loves also the bow that is stable.



Anakmu bukan anakmu !


“Anak adalah kehidupan, mereka sekedar lahir
melaluimu tetapi bukan berasal darimu.
Walaupun bersamamu tetapi bukan milikmu,
curahkan kasih sayang tetapi bukan memaksakan pikiranmu
karena mereka dikaruniai pikirannya sendiri.


Berikan rumah untuk raganya, tetapi tidak jiwanya, karena
jiwanya milik masa mendatang, yang tak bisa kau datangi
bahkan dalam mimpi sekalipun.


Bisa saja mereka mirip dirimu, tetapi jangan pernah
menuntut mereka jadi seperti sepertimu.
Sebab kehidupan itu menuju ke depan, dan
tidak tenggelam di masa lampau.


Kaulah busur, dan anak-anakmulah anak panah yang melucur.
Sang Pemanah mahatahu sasaran bidikan keabadian.
Dia menentangmu dengan kekuasaanNya,
Hingga anak panah itu melesat, jauh serta cepat.


Meliuklah dengan suka cita dalam rentangan tangan Sang Pemanah,
Sebab Dia mengasihi anak-anak panah yang melesat laksana kilat
Sebagaimana pula dikasihi-Nya busur yang mantap”.
0 comments

I count the days.



I count the days for going back home. Almost like plucking the flower's petal one by one.
I miss Aca so much.
Can't wait to hug him, kiss him, play and spend all my time with him..
0 comments

Puisi..

Aku iseng baca-baca lagi posting di blog-ku pas awal-awal. Jadul. Ga sengaja nemu puisi yang pernah aku tulis. Ternyata, kalau lagi mood (kali ketiban ilham entah jatuh dari mana), aku bisa juga nulis puisi.. Kaya ini :


...........


Pagi hari.

Dia datang
Aku melihatnya
berpura-pura mengacuhkannya
Dia melewatiku..
[fiuh...]


Tengah hari.
Aku mengamatinya
mendengarkannya berbicara
melihatnya tersenyum
Aku tahu tentangnya
Aku mencatatnya
dalam hatiku..


Sore hari.
Sepi
Dia tercenung
Dia dan beban hidup..


Malam hari.
Tuhan,
tidakkah dia tahu?
Aku ingin membawa separuh
beban itu
di pundakku..



(Diambil dari : http://unlikely-angel.blogspot.com/2004/12/blog-post.html)
16 December 2008 0 comments

My Prof..

Cees : Sylvie.. how are you? feeling better?
Me : No, I still feel like something knocking on my right head
Cees : Oh no. Maybe you should go to the doctor.
Me : Yes I'd like to, and I'm thinking to get a CT-Scan check, but I'm afraid :(
Cees : I understand. I also feel afraid on the CT-Scan check if I were you. You know, I can accompany you to the doctor.
Me : Oh Thank you, but you don't have to.
Cees : No, it's ok. That's also my job here, as your promotor and also your parents. You can also ask Sandra or Ellen if I'm not here
Me : (huhuhu.. terharu) Thank you very much Prof Cees.
Cees : No problem :) And when will you go back to Indonesia?
Me : on 1 January
Cees : And when will you back here?
Me : On early June
Cees : Oh.. Ok, then tomorrow is our last meet. I hope you suceeded with the extracts :)
Me : Thank you, and I will send you my report during my research in Indonesia
Cees : Yes, off course. Thank you Sylvie (& tanda tangan surat2ku tanpa baca isinya apa :p)
0 comments

Migraine

Migraine kok ga ilang-ilang. Heran deh. Minggu kemarin dari selasa mpe Rabu migraine, Kamis udah agak berkurang setelah didoping 5 gelas kopi kental. Jumat udah mendingan & bisa ke Den Haag.. Lha kok Senin kemarin kumat lagi :(
02 December 2008 0 comments

Error

X : Judeg + PhD assessment.. trus dikasih bir.. Efeknya gimana ya???
Y : Enak :D
X : OK, klo gitu nti ta nyelundupin sekaleng Heineken ke kamarmu, minumnya tengah malam
Y : :))
X : nek ngerasakke judeg rasane aku isa ber-salju2 ria.. mendinginkan kepala
Y : Iya, bener. Kepalaku rasanya panas bener hari ini. Tapi ada "temen" kirim imel, ngasih lagu-lagu bagus, mayan bisa bikin senyam-senyum
X : Huihihihi.. lagu bagus itu bagian dari rayuan je.. :))
Y : :)) Sebentar lagi akan terjadi skandal. Skandal jepit..
X : ;)) (lagunya ternyata judulnya Yo Te Amo) Ampun deh :x
Y : sama ini : Il Divo With Celion Dion - I Believe In You Je Crois En Toi.mp3
X : 8-}
Y : :P Dasar playboy
01 December 2008 0 comments

Di tengah salju.. ada apa ya?

Gini nih kalau kulkas di surga bocor :p


DSC01635
Nari India, abis difotonya di deket restoran India :p


DSC01634
Mejeng dulu ah, capek bo' abis metikin daun ampe rontok & nyusun bata di pinggir jalan :D BTW, lampu, pohon & orang yang mejeng di tengahnya tuh bagus banget ya? wink wink.. ;;) (kata yang motret, sebenarnya tujuannya tuh motret lampunya, cuman kebetulan aja ada tukang ubin lewat :p aduuh, kasihan ga sih :( masa cantik gitu dibilang tukang ubin. Hiks.. bukan tukang ubin sih, tapi pemulung :D)

DSC01633


DSC01632
0 comments

Pemulung baru di dunia..



Perkenalkan.. new comer pemulung di dunia.. eh, Leiden ding. Hwihihihi.. bagus juga, di Indo jadi dosen, nyampe Leiden jadi Promovendus merangkap jadi pemulung di waktu senggang. Alamaak.. Tapi beneran tuh, lihat aja, ga bisa lihat barang bagus & layak pakai dibuang. Maklum, aku "openan" sekali emang (bahasa jawa, artinya kali lebih kurang, suka merawat barang :p). Begitu lihat kasur layak pakai disia-sianin gitu aja, langsung deh tuh kasur diselametin, diangkut ke kamar, dijemur dulu mumpung ada matahari disela-sela hari bersalju, nyuci alas kasur & spreinya trus, dipasang deh. Jadinya kasurku tumpuk 2. BTW, ampun deh.. kausnya juga pakai tulisan becak. Alamak!

Oia, itu bawa kasurnya dibantuin kok :D Cuma gara-gara dibantuin itu malah jadi ga kuat ngangkat kasurnya. Aku & yang motret nih malah jadi ketawa ngakak sepanjang jalan ke kamar (dari tempat sampah), apalagi pas tiba-tiba aku jadi pasang tampang & lagak jaim pas ketahuan berapa roommate di koridor bawah otw ke elevator lagi jinjing kasur hasil mulungnya :p


25 November 2008 0 comments

Syukur

Di tengah-tengah berbagai kegalauanku dengan banyak problem, dari mulai masalah beasiswa, keuangan, dll..aku masih bisa merasakan hal-hal ini:

1. Aca masih dapat sekolah di sekolah yang baik, minum susu dan makan makanan bergizi sehari-harinya..

2. Aku, Mami, Aca dan semua keluargaku, dalam keadaan sehat, dapat menghirup udara di dunia ini dengan mudah dan tubuh kami masih dapat memanfaatkannya dengan baik.

3. Masih dapat kulihat salju turun menutupi bumi dengan warna putihnya yang lembut. Indah sekali..

4. Sepedaku baik-baik saja, di tengah cuaca yang beku ini, kuncinya gak macet, bannya juga gak kempes

5. Aku masih bisa makan nasi, daging,buah, sayur...4 sehat lima sempurna. Coba banyangkan orang-orang yang kesulitan untuk makan sehari-hari..

6. Jari-jariku ini masih bisa digerakkan di keyboard komputer dengan lancar, yang artinya aku masih bisa nulis, berkarya..

7. Kerjaan di lab dan progress reportku Alhamdulillah lancar dan baik. Professorku Alhamdulillah puas (kalau ga bisa dibilang, puas banget? sampai kegirangan dan ngasih aku kerjaan lain bertubi-tubi? cek ini cek itu, kerjain ini kerjain itu? coba yang ini, coba yang itu?)

8. Verwarming kamar yang masih nyala dengan baik ditengah cuaca dingin seperti sekarang.

9. Laptop satu-satunya yang masih berfungsi baik ditengah load data yang kudu diolah setiap hari.

10. Baju hangat yang cukup pas dipakai pas cuaca dingin, sarung tangan dan kaus kaki yang cukup selama winter.. Kamar yang strategis, dekat ke lab, dekat ke stasiun, dekat ke centrum.

11. Tv, radio, microwave, kulkas dan alat masak yang lumayan lengkap yang memudahkan hidupku selama disini.

12. Maureen yang dengan cicit-cuitnya hampir ga ngasih aku kesempatan buat mikir hal yang sedih-sedih.

13. Mbak Dian yang siap subtle room sampai Mei.

14. Mbak Vit, yang nyaris seperti saudara kembarku selama di sini.

15. Pak Mul, Pak Zaki. Mbak Anne, Pak Bar dan teman-teman seperjuangan Batch 1 tempat curhat segala tetek bengek sekolah.

16. teman-teman leideners yang dengan caranya sendiri yang kadang nyebelin mensupport aku

Dan beribu-ribu kenikmatan yang aku rasakan setiap detik dalam hari-hariku.. Syukur kepadaMu, ya Allah... Engkau beri aku kehidupan, pastilah Engkau beri aku jalan dari semua masalahku. Amien..



My cubic,
Leiden, 25 November 2008



Note :


Ide posting di atas aku dapat dari tulisan mbak Vitri : http://mastutiwidi.multiply.com/journal/item/49/Syukur... dan sebagian tulisannya juga aku copy paste dari situ dengan seijin Mbak Vit

22 November 2008 0 comments

New Lab

Aku lupa, udah pernah cerita soal lab-ku yang baru apa belum ya? Lab-ku move dari yang tadi agak jauh di belakang ke arah depan, deket ASP-lab. Ini beberapa foto entrance door Clusius lab, microbiology lab & bench-ku yang baru :


0 comments

Salju pertama

Jam 3 dini hari, ga bisa tidur gara-gara badai diluar. Semalam sekitar jam 9 udah mulai hujan es (bayangin titik hujan kaya biasa tapi pas jatuh jadi butiran kristal es kecil-kecil) & barusan pas buka gordeyn, ternyata udah ada hagel, itu bahasa belanda, artinya es batu yang lembut.. belum sepenuhnya salju sih, kalau salju (katanya) butirannya lebih lembut lagi. Aku udah sempat motret beberapa yang jatuh di ambang jendelaku.

Aku juga barusan epon Pak Yan, konsultasi soal data risetku. Ini kayanya udah mulai hari-hari jadi PhD beneran deh, ga bisa tidur, baca jurnal & mikirin data & kebangun tengah malam cuma buat konsultasi riset. Alamak.

Abis ini tidur lagi deh. Abis minum secangkir goede-nacht thee, kayanya mata udah mulai berat.


--------------

Jam 9 pagi, bangun tidur jam setengah 8, langsung kabur ke kamar mandi buat wudlu trus shalat subuh. Abis shalat epon ke Indo, kangen Aca, mami & dede Lin. Dede Rabu pagi berangkat Haji. InsyaAllah mabrur. Amin.

Salju udah mulai rada banyak. Sempat motret beberapa dari balkon kamar :)

21 November 2008 0 comments

Weekly meeting

My Proff : (after 20 minutes discussion with me and my daily supervisor about my result and my upcoming research experiment) Nice result, Sylvie. Goed. This is a nice research. I see that you've worked hard (sambil nepuk-nepuk lab journalku yang tebal isi data)

Me : Oh, Thank you. Therefore I need a new lab journal :p

My Proff : Yes, we will buy a new book for you. Hehehe..

My Proff : (Blah blah blah..) So we'll meet again next week?

Me : Ja, sure.
(back to my desk)
Sigh..
0 comments

Fighting with the wind

Pernah ngerasain nyaris terbang gara-gara ketiup angin?Justify Full
Well, it's hardly to imagine it when I'm still in Indonesia. Tapi tadi siang, aku bener-bener ngerasain sampai jalanku bergeser kearah kanan gara-gara ketiup angin gede dari arah kiri.

Sebenarnya dari kemarin sore ada badai di seantero Belanda (well, at least infonya dari Amsterdam - Leiden - Wageningen, udah hampir mewakili pelosok Belanda). Untungnya semalam angin datang dari arah belakangku, jadi pas pulang, naik sepeda dari lab ke rumah, ga ada hambatan berarti. Ringan aja bawa sepedanya & malah cepet jalannya :D

Pas malam hari, karena aku tinggal di lantai 5, suara anginnya kenceng banget kedengeran. Kalau mau bayangin, persis suara motor yang gas-nya distel kenceng tuh, gruungg.. grruuuuung.. gitu. Kalau belum terbiasa, bisa-bisa ngirain ada balapan motor di jalanan di bawah :D Sampai tadi pagi anginnya masih super kenceng.

Nah, kebetulan aku pagi ini planning pergi ke Rijswijk buat ambil residence permit-ku yang udah jadi. So, aku ke lab dulu check hasil kerja kemarin trus dari lab ke stasiun buat naik kereta ke Rijswijk. Dari Lab ke Stasiun, aku nyaris ga ngayuh sepeda karena angin dari arah belakangku kencang banget, malah kudu waspada ngerem sewaktu-waktu gara-gara sepedanya jadi ngebut jalannya :D Enak, ngirit tenaga. Bener-bener sepeda bertenaga angin nih.

Di stasiun, beberapa kereta vertraging (delay) bahkan ada yang sampai ga jalan gara-gara ada trouble di track-nya. Mungkin gara-gara badai. Aku juga ketiban akibatnya, yang biasanya bisa ambil kereta stoptrein langsung ke Rijswijk (richting Dordrecht), ini kudu ganti kereta dulu di Den Haag HS trus ambil kereta richting Rotterdam. Dan selama nunggu kereta di stasiun, aku dan mayoritas penumpang sibuk berlindung dibelakang papan petunjuk jalur keberangkatan kereta gara-gara anginnya super kenceng. Jangan tanya gimana rambut pas itu deh. Bener-bener percuma sisiran dari rumah.

Nyampe di Rijswijk, aku jalan dari stasiun ke IND office. Kebetulan deket banget dengan stasiun. Nah, pas jalan itu, arah angin sempat dari samping kiri, dan aku sempat kesulitan jalan dan nyaris kebawa angin terbang ke arah kanan. Wah, kalau ada yang lihat pasti ketawa deh :p Aku sampai harus diem beberapa saat sampai bisa lanjut jalan lagi.
Abis itu arah jalanku berubah dan angin ganti arah dari arah depan. Aku sampai harus jalan terbungkuk-bungkuk gara-gara harus menerjang angin. Aku bolak-balik nanya diri sendiri dan terheran-heran, ini masih angin ya namanya? kenceng begini. Ga pernah ngalamin kena angin kaya gini di Indo. Aku aja yang beratnya 50 kg nyaris terbang. Aku bayangin Aca yang badannya kecil, kali bisa terbang beneran dia & kudu dipegangin erat-erat supaya ga jatuh :D Dari arah berlawanan, ada ibu-ibu yang nyaris lari bawa kereta dorong anaknya gara-gara angin dorong dia dari belakang. Pas kami papasan, kami cengar-cengir..

Pas pulang, di Leiden lagi gerimis. Ibu-ibu di depanku kebetulan bawa payung & sedetik setelah dia buka payungnya, payungnya langsung terbalik gara-gara angin. Besinya rusak & ga bisa dipake :p Payung emang mubazir disini. Mending bawa mantel hujan. Dan aku balik ke lab naik sepeda kali ini dengan susah payah. Melawan angin :(

Yah, beginilah serunya berteman dengan angin selama di Belanda.

Oia, aku sempat motret dalamnya dames toiletten IND office Rijswijk, ada sensor-nya di tempat sampahnya. Tinggal gerakin tangan diatasnya, ntar tutup tempat sampahnya kebuka sendiri & kita bisa masukin tissue kotor kedalamnya. Pertanyaan Maureen, kalau cacat & ga punya tangan trus gimana bukanya ya?
Well, good question.


From toilet




20 November 2008 0 comments

Mimpi jelek

Semalam aku mimpi jelek. Lagi-lagi mimpiin si "dia". Di mimpi itu aku rasanya putus asa banget. Kami deket secara fisik, tapi jauh secara emosi. And vise versa. Susah juga jelasinnya. Bangun-bangun, capek rasanya.

Aku ga mau mimpi gitu lagi. Menguras emosi. Udah menguras emosi, pakai ngerasa guilty feeling lagi sama mas Bule. Kemarin aja mas Bule udah nyindir pakai lagu tuh, ada kalimatnya pacar impian. Padahal udah lama aku ga mikirin "dia". Kok semalam malah mimpi lagi. Kalau mas Bule tahu, dia pasti bisa tambah curiga deh :( Kira-kira, mas Bule bakalan percaya ga sih kalau aku bilang, bukan mauku dapet mimpi itu? It just happened.

:((

Emosinya masih kerasa ampe sekarang bo..
19 November 2008 0 comments

Ga Kista, Kumat Migraine

Kekhawatiranku bahwa kista ovariumku kambuh lagi pupus pas kemarin weekend main ke tempat mbak Anne di Nijmegen & mensku keluar. Telat banget, 15 hari lebih lambat. Tapi disitu migraineku kambuh. Sampai muntah-muntah. Kerokan juga ampe merah. Sampai hari ini masih sedikit kerasa cenut2 di kepala. Masih ga berani pakai baju yang lehernya kelihatan, nti ditanya : kamu hot banget yak pacarannya? Sampai merah panjang gitu :p Susah kan jelasin istilah kerokan ke orang bule? walhasil aku pakai sweater & kaus yang model turtle neck terus 3 hari ini.

Ntar kalau agak sela di lab, aku mau consult ke dokter deh, biar direkomendasiin buat CT Scan. Pengen tahu ada apa nih di kepalaku yang bikin migraine. Mumpung dicover insurance.
1 comments

Comment temenku tentang puting beliung di UGM..

Ada 1 temen SMAku (aku gak gitu kenal, cuma tahu bahwa dia satu almamater sama aku), yang Islamnya kelihatannya kuat banget, ga seperti aku yang biasa-biasa aja. Dia ninggalin pesan di inbox facebook-ku, bahas masalah puting beliung di UGM. Commentnya bikin aku marah :


"Lagee musim apa disitu...jeng
UGM sekitar grahashaba kena puting meliung
katanya seh rugi 34 milyar
katanya temanku tuh tempat yang kena si puting adalah banyak dijadikan tempat maksiat...
Amit2 lingkungan kampus kok dijadikan area pacaran"


Ya ampyuunnn... hari gini kok ya masih mikir cethek to ya? Aku spontan balas gini :

"12 milyar katanya.. hampir semua fakultas kena, terutama yg lantai paling atas, apa itu berarti di tiap fak juga dijadiin tempat pacaran? lihatnya dari sisi ilmiah aja deh Pak."


Trus dia jawab lagi gini :

"Aku sih cuma liat seputaran graha sabha
maaf ngak sempat liat selruh fakultas di ugm
ntar dikira reporter lagee
temanku cuman bilang diseputaran grahasabha kok sering dijadikan tempat pacaran...tapi emang yang paling parah ya di tempat itu...
tapi silvi udah dengar langsung ngak dari dosen di ugm...?
dekat bunderan sampe wisma ugm tuh sdikt atau aman skali ngak ada kerusakannya....
Jadi jangan marah loh atas berita ini...abis ngak ilmiah yah...?"


Jawabannya bukannya bikin marahku mengendap & jadi tenang, malah jadi dobel-dobel. Jengkel bener aku. Langsung aja aku balas gini :


"Udah tuh,temanku langsung sms begitu kejadian, kebetulan padha masih di kantor. Sekitar Grha sabha dulu emang bnyk dijadikan tempat pacaran, banyak yang ketangkap, & ternyata bukan mahasiswa UGM tuh, malah mahasiswa dari Uni lain. Belakangan seputaran UGM ditutup untuk umum setelah jam kantor.Jadi, jangankan pacaran, lewat aja gak bisa. Jadi, aku lebih percaya penjelasan ilmiah.
Lagian, lebih maksiat mana dibanding Dolly atau sarkem? Kenapa disitu gak kena tsunami sekalian? Pls deh, jangan men-judge seperti itu. Jangan sok suci"


Wah, sebel bener aku sama orang yang ngelihatnya melulu dari non-ilmiah. Pendek & dangkal banget sih mikirnya. Bener-bener ga ilmiah. Cuman judge segala sesuatu dari sisi yang dia anggap non-Islami. Annoying.

17 November 2008 2 comments

Fakta yg Aneh

1. Kalau Circle-K & 7 Eleven itu buka 24 jam sehari, 7 hari seminggu, dan 12 bulan setahun, lalu kenapa di pintunya ada lobang kunci?

2. Katanya wajan teflon itu anti lengket. Lalu kenapa stiker merk bisa lengket di permukaan anti lengket itu?

3. Jarum suntik di-sterilkan supaya tidak terjadi infeksi yang bisa bikin pasien mati. Lalu ada orang dihukum mati dengan cara suntik. Kenapa jarum untuk hukuman mati juga perlu di-sterilkan dulu?

4. Kalau kura-kura kehilangan tempurungnya, dia jadi gelandangan atau telanjang?

5. Kalau olive oil berasal dari buah olive, avocado oil dari alpukat, corn oil dari jagung, lalu baby oil dari mana?

6. Apa yang terjadi kalau ada orang kaget setengah mati, lalu mengalaminya dua kali?

7. Kalau “kotak Hitam (black box)” di pesawat itu tidak bisa hancur, kenapa mereka nggak bikin seluruh pesawat dari bahan yang sama?

8. ada lagi yang aneh…kalo sate ayam dari daging ayam, sate kambing dari daging kambing, sate kelinci dari daging kelinci, terus sate padang dari daging (orang) padang?? mudah-mudahan enggak…

9. Kalo ada orang mengalami ketagihan (apapun), maka dianjurkan untuk konseling. Kalo ada orang ketagihan konseling, maka dianjurkan untuk..?

10. Kenapa Tulisan ini masih terus dibaca? Perlu konseling..?


Gitu aja kok repot... hee....heee.....heee. ...
12 November 2008 0 comments

IBL day

Tomorrow is IBL Day, and all people working on IBL will attend the one day IBL annual symposium in Gorlaeus Building, including me. One day off from lab work, means nothing I can do for the next day (Friday), and have to start working on Monday..



biology.leidenuniv.nl/ibl/blogs/ibl-highlights/archives/2008/10/institute-of-biology-leiden-sy.shtml - 26k
11 November 2008 0 comments

Kista Ovarium

Again.


Udah ketiga kalinya deh kalau beneran kejadian. Abis, bulan ini boleh dibilang aku ga mens. Jelas bukan menopouse lah. Karena bulan-bulan kemarin lancar. Ga over juga mensnya yang kemarin. Yang bikin aku makin yakin, selain bawaan rada-rada PMS melulu, perut kanan bawahku rada keras kalau dipijit.. Sakit kayanya enggak.. kecuali mijitnya keras.

Aku masih ragu buat cerita ke mami. Ntar takutnya beliau jadi kepikiran. Lagian, Januari tokh aku udah pulang, so bisa konsul ke dokter Obgyn langganan di Bethesda. Berarti ini kali ketiga dia nanganin kistaku. So, kedepan aku bakalan 3 bulan ga mens. Masih mending, yang kali pertama dulu sampai 4 bulan ga mens.
10 November 2008 0 comments

Sabar

Yang aku perlu lakukan cuma 1 : sabar.

Semua bakalan baik-baik aja. Semua yang aku pengen InsyaAllah selalu dikabulkan kok. Buktinya udah banyak :D, aku selalu dikasih yang lebih baik dari yang aku pengen. Alhamdulillah.

Sekarang aku cuma perlu sabar, dan bukannya meragukan bakalan dikasih atau ga. Udah jelas bakalan dikasih :D
0 comments

Masih tentang puting beliung

Ini satu email dari Prof. Projo Danoedoro yang diupload di milis dosen UGM tentang angin puting beliung di UGM Jumat kemarin :


Memang betul-betul dahsyat puting beliung kemaren nggih... Saya beruntung, kantor saya agak di utara sehingga tidak "kegasruk" puting beliung ini. Memang hujannya deras banget, dan pas istri saya nelpon dari lantai tiga FKG sambil melihat benda-benda beterbangan (termasuk parabolanya Jogja Medianet dan atap rumah-rumah dosen di Sekip), saya tidak begitu percaya wong di kantor saya nggak ada puting beliung.

Itu baru puting beliungnya nggih Pak. Lha kalau beliungnya sendiri....mendah seberapa besarnya.... . Mudah-mudahan kita nggak pernah dikunjungi Saudara Beliung ini. Kita cukup bersyukur bahwa Saudara Beliung hanya pamer anggota badannya sedikit saja.

P



hehehee.. baru putingnya aja udah segitu parah ya Pak? Soalnya pakai beliung sih, coba kalau puting-nya aja, ga pakai beliung, kali bakalan lebih gampang ngatasinnya :D


09 November 2008 0 comments

Great, Fantastic, Amazing, The best movie ever..

Kalau dikasih rate, bisa 5 star rate film satu ini. Pokoknya, kayanya sampai speechless kalau aku disuruh bilang 1 kata yang pantas buat menggambarkan film ini. Ga cukup cuma 1 kata pujian. Aku nonton di salah satu channel TV lokal di Belanda sini (RT4) hari Jumat malam kemarin (jam 20.30) dan baru kelar jam 11 malam. Two tumbs up.. bahkan kalau sepuluh jari nih jempol semua, bisa ten tumbs up deh. Nontonnya sampai bengong gitu. Aku janjian nonton (dirumah masing-masing) sama beberapa teman dan besoknya semua pada ribut bahas betapa bagusnya film semalam :)

Judul filmnya The Day After Tomorrow. Diproduksi udah lama, tahun 2004. Film ini tentang global warming yang sekarang lagi ngetrend (film serupa, an incovenient truth juga belum aku dapetin. Film ini juga menyabet beberapa penghargaan oscar sekaligus). Aku heran kenapa aku bisa melewatkan film sebagus ini.. Kemana aja aku 4 tahun belakangan kok bisa ngelewatin film yang satu ini, yang notabene topik ceritanya jadi salah satu favoritku? (Film lain yang senada sebut aja : Dante's Peak, Tornado, Twister, Volcano.. dll.)

Ntar aku coba cari DVD-nya kalau masih ada. Kepaksanya ga ada, kayanya aku tetep bakalan beli lewat Amazon, meskipun mahal tapi worthed.

Tapi aku nemu juga filmnya di watch-movies' site. Ga tahu apa bisa di download & disave di PC pa ga, kayanya ga.. Tapi mayanlah buat dipake nonton lagi.


08 November 2008 0 comments

Intuisi

Aku selalu mencoba mempercayai intuisiku. Paling ga, udah beberapa kali kejadian, tiap aku ngerasa tiba-tiba ogah kemana-mana, pasti ada kejadian buruk menimpa hometownku.

Aku inget banget 2,5 tahun kemarin, aku tiba-tiba males banget harus berangkat ke Bali buat acara jalan-jalan sekantor. Padahal gratis & sepupuku yang ikutan udah pengen banget kesana. Ternyata pas hari terakhir di Bali, ada kabar buruk gempa Jogja dan kami berombongan langsung memutuskan pulang ke Jogja.Justify Full
Terakhir kemarin, meskipun aku udah jauh dari Jogja sekarang. Kemarin tiba-tiba aku males banget jalan ke Delft. Untungnya Maureen juga lagi broke, jadi dia juga mikir 2 kali buat jalan ke Delft. Lha kok Jumat siang, pas lagi enak-enaknya ngeprint report buat Professor, di milis dosen UGM udah rame kabar angin puting beliung melanda UGM & sekitarnya. Aku langsung sms Aca, kebetulan Aca lagi nginep di Blimbingsari. Itu di Sekip, masih satu kompleks sama UGM juga. Ga ada reply. Aku sms Bude. Sama juga ga ada reply. Aku sms kakak sepupuku. Tetap ga ada reply. Meskipun di berbagai berita, baik milis, kompas online ataupun liputan6 SCTV dibilang ga ada korban jiwa, tetep aja aku kuatir sama keadaan rumah Blimbingsari. Akses ke webmail ugm.ac.id juga gagal dari jam 8.30 pagi waktu Belanda (siang waktu Jogja, sekitar jam 2, pas mulai hujan deras & angin ributnya). Trus aku putusin buat sms Bu Ita. Lha kok jawabannya gini :

".. kantor lt3 banjir karena atapnya rontok. Pohon tumbang dimana2, kacau pokoknya. Sekip juga rada parah tuh. Rumah Bude gimana?".. blah blah blah..

Aduuh, jadi kecut aku. Trus aku epon mami yang tetep stay di Concat. Rumah Concat ga papa. Ternyata angin ributnya cuma diseputaran UGM. Trus aku epon ke rumah Bude, ternyata semua baik, cuma genteng melorot dikit & bikin bocor kecil, listrik mati dan memang suasananya katanya nyeremin banget karena suara angin ribut beradu sama genteng yang pada jatuh dan kaca-kaca yang pecah ketimpa pohon.. Alhamdulillah..

Barusan aku baca report Pak Bambang Prastowo tentang kondisi PPTIK pasca terkena angin ribut di http://plo-pptik. ugm.ac.id/ news.php? artikel=A70C6E5D 3BEC494C&akses=fullscreen


Di youtube juga ada, komplit sama celetukan & dialek khas Jogja hehehe. Tapi maklum, videonya amatiran jadi kualitas gambarnya juga asal, tujuannya cuma kasih report aja :







Untung aku pas udah ga di Jogja, sekali lagi terlepas dari trauma bencana. Dulu gempa dan sekarang angin ribut.. Alhamdulillah. Semoga Allah selalu menjagaku & keluargaku & semua orang yang aku sayang. Amin.
07 November 2008 0 comments

Resep asal-asalan

Kemarin sore, nyampe rumah udah capek buanget. Rencananya pulang awal, tapi ternyata ada aja kerjaan baru yang nongol & bikin acara pulang awal tertunda. Nyampe rumah aku langsung masak, kebetulan lauknya tinggal dikit, so kudu masak. Aku bikin resep dadakan & asal aja, kaya gini :


1. sambal oelek (3-4 sendok makan)
2. daun kol (dipotong-potong)
3. blumkol (dipotong-potong kuntumnya)
4. udang
5. teri
6. jamur champignon diiris tipis
7. 3 siung bawang putih diiris tipis
8. kecap manis 2 sendok makan
9. saus tomat 1 sendok makan
10. saus sambal 1 sendok makan
11. penyedap sedikit aja
12. Gula pasir 1 sendok makan
13. Garam secukupnya
14. air 400 ml

Semua bahan dicampur jadi satu & dimasak sampai udangnya matang. Angkat.

Simpel kan? Rasanya lumayan enak untuk tipe orang yang suka makan tapi ga terlalu canggih masaknya kaya aku. Rasanya kaya asam manis. Apa memang itu bumbunya ya?
06 November 2008 0 comments

Jangan Egois!

Aku kutip kalimat di bawah ini dari comment Prof. Djamaludin Ancok, dosen fak. Psikologi UGM tentang kebersamaan (maksudnya, gimana kita bisa jadi ga egois dalam berbagai situasi & kondisi) :


Orang pintar, kalau tidak dibekali dengan soft-skill yang bagus dia akan kurang bisa memperlakukan orang dengan baik. Kecuali kalau orang yang bersangkutan sudah sejak di rumah dan disekolah SD, SMP, SMA sudah memiliki soft-skill yang cukup baik.

Pelatihan di kebanyak perusahaan justru bobotnya bukan lagi pada pemberian pengetahuan, tetapi pada pemberian soft-skill bagaimana berinteraksi dengan orang lain. Team buiding exercise dan synergy adalah jenis training yang banyak sekali dilakukan di perusahaan. Masalah organisasi biasanya bukan dikarenakan oleh orang tidak punya pengetahuan di bidangnya , tetapi lebih dikarenakan ketidak mampuan berinteraksi dengan baik pada orang lain.



0 comments

Autumn

Sekarang udah masuk autumn. Suhu mulai dingin dari hari ke hari. Kalau pas summer jam setengah 7 pagi udah terang benderang, sekarang jam 8 pagi masih gelap, masih seperti jam 5 pagi di Indonesia. Sering juga berkabut tebal. Dingin udara juga bikin tangan kaku & meskipun lab cuma berjarak 5 menit jalan kaki, tetep aja perlu pakai sarung tangan & syal tebal pas naik sepeda dari flat ke lab. Yang aku suka, kalau nafas jadi pada kaya naga semua hehehe..

Seperti kemarin pagi, jam setengah 8 pagi kabut tebel banget dan aku sempat potret keadaan sekitar flat. Gelap banget & semua kendaraan pada nyalain lampu kabut karena jarak pandang sangat pendek. Coba bandingin foto-foto di bawah ini yang aku ambil pas masih summer (bulan september awal) dan pas suasana kabut tebal kemarin pagi :


Jalan sebelah kanan flat (dilihat dari balkon kamar) :

Summer :
jalan depan flat

Autumn & fogging (difoto jam 7.30 pagi) :
fog4


Jalan & bangunan disebelah kiri flat dilihat dari balkon kamar :

Summer :
leiden dari atas flat

Autumn & fogging (difoto jam 7.30 pagi) :
fog3


Gedung FSW depan flat persis :

Summer :
Sociale watenschappen

Autumn & fogging (difoto jam 7.30 pagi) :
fog5


Pohon-pohon di belakang kamar, udah pada rontok daunnya. Motretnya kemarin siang jam setengah 3, still fogging..

fog1

fog2

Foto yang ini aku ambil sekitar 1-2 minggu sebelumnya.. Pohon yang daunnya merah di bawah pas di gambar atas udah ilang, rontok semua tinggal dahannya :

autumn colors from my window pane


Autumn juga ditandai oleh siang yang makin pendek dan malam yang tambah panjang. Jam 5 sore udah kaya jam 7 malam dan aku baru nyadar keanehan ini & langsung aku potret. Dari siang tadi aku berkutat dengan data riset yang juga bikin bingung Ellen. ga merhatiin suasana di luar. Pas udah nyantai dikit & noleh keluar jendela & nyadar udah gelap, kaget deh aku. Kirain udah malam ternyata masih jam 5 sore. Ini foto parkiran didepan lab jam 5 sore.

office at 5 pm


office at 5 pm2
05 November 2008 1 comments

Koleksi sapi

Pas di Belanda sini hobi koleksi sapiku kaya menemukan surganya. Mulai dari bisa ketemu sapi hidup sering-sering (mulai dari yang totol item sampai yang totol cokelat) sampai koleksi pernak-pernik sapi.

Ini sebagian koleksiku :

me & cow
Cakep mana hayyo?.. Yang jelas cakep sapinya dong.. :p

dutch cow2

dutch cow4
Tuuh.. cakep kan?


magnet
Magnet binatang2 yang ditempelin di heater. Ada yang sapi tuh..


sapi2
Tempat telur rebus, sapi juga.. Tapi aku taruh buat hiasan di jendela :p


sapi3
Asbak sapi, klip kertas sapi, tempat pinsil sapi..


sapi1
Sapi bloon dari Maureen..


sapi4
Tempat Hp sapi, gelas sapi, gantungan kunci sapi


moo & friends
Boneka sapi (si Moo)

DSC01563
Gelas sapi


DSC01562
Magnet board sapi



04 November 2008 0 comments

Kamar

Siang tadi chatt sama Bu Ita. Udah lama ternyata aku ga ngasih kabar lagi. Kayanya terakhir ngasih kabar, aku bilang : aku baik-baik saja.. (aduh, jadi inget lagunya Ratu pas vokalisnya masih Pingkan Mambo), tapi kayanya yang terpatri di benak Kabag-ku tercinta tuh masih kabar jadul tentang aku yang lagi homesick. Padahal asli, homesick-ku disini ini cuman sehari itu aja, pas hari Minggu, dan pas siangnya aku pakai jalan-jalan keliling kota naik sepeda, nyusurin kanal & lihat bebek berjemur, homesickku ilang kok. Swear! Masa bisa-bisanya Kabag-ku tuh takut pas aku ntar nyampe di Indo lagi, aku ga mau balik ke Belanda lagi. Yaaa.. mana bisa. E-ticketnya aja return ticket, dan rencananya ntar aku pulang ke Indo ga bawa barang apa-apa kecuali seabreg souvenir made in Holland. Ga bawa baju, paling cuma 1 pasang buat baju ganti di pesawat. Semua barang lainnya aku tinggal disini.

Aku juga cerita aku dapat hibah macam-macam barang & Bu Ita heran & nanya : bukannya kamarku kecil? Hmm.. 20 meter persegi sih sebenarnya, tapi emang mayan nambah banyak barang sekarang. Apalagi sejak ada Maureen yang nemenin aku di kamar, barangnya banyak bo! hwihihihihi... Kamarku penuh, tapi ga crowded kok, masih rapi dan cantik.. cieh.. Ga percaya? Coba nih tengok foto kamarku terakhir :D

room1
Aku dapat Muntje (nama boneka japanese racoon gede itu - panggilannya Mumun ;)) ) dari Mega markt Groenoordhallen. Harganya 1 euro. Masih baru, masih ada plastik bekas ikatan harganya.


room7
TV-nya dapat hibah dari Alm mamanya Beatrice.

room6
Yang kanan tuh sofa yang bisa digelar jadi kasur. Dulu mbak Vit yang suka tidur disitu kalau pas nginep sini. Pas Maureen belum ikut nemenin aku dikamar, aku lebih suka tidur disitu ketimbang di kasur. Di bawah dipan kasur ada kasur baru yang dikasih bos-nya Maureen.. Dipannya aku taruh mepet di dinding dibelakang sofa.

room8

room5
Microwave-nya punyaku. Punya Fei aku simpan di gudang. Sekarang semua elektronik punyaku semua. Punya Fei tinggal furniturenya aja.

room11
Lemari yang isinya campur aduk mulai dari sepatu & sandal, buku, sajadah & mukena, coffeemakerku, chocomelk, sabun-sabun, kosmetik, juice, gelas, tempat sendok, gula, mentega, kaleng biskuit, toples coffee, sampai piring makanan, keranjang buah & jam dinding :p


room4
Radio sebelah kanan juga hibah dari Alm. mamanya Beatrice


room10
Sofa yang aku beli dari Petra (spontan aja belinya, abis empuk & nyaman buat dipake nonton tv), belakangan dikudeta 3 boneka itu, dari kiri ke kanan : Michiel (maap ya Michiel.. hwihihihi), Moo & yang paling kanan belum punya nama & lagi naked. bajunya lagi dicuci. Normally dia pakai baju sepak bola Belanda nomor punggung 10. So mestinya namanya Robin van Persie.. ;))


:D
0 comments

Ga teratur posting

Janjinya dulu aku posting teratur semua kegiatan di Belanda sini. Kenyataannya belakangan ga. Alasannya : males, ga mood dan emang sibuk juga.. Yang jelas, aku melewatkan postingan acara jalan-jalan ke Openlucht museum di Arnhem, Maritim museum di Rotterdam, nginep di Nijmegen di tempat mbak Anne, datang ke Indonesia Cultural day & puas makan masakan Indonesia & main ke jembatan Nijmegen yang ngetop & main ke museum Volkenkunde di Leiden sini. Tanggal 15 ntar planningnya mau main ke Hoge Valuwe dideket Arnhem. Itu kaya hutan kecil yang kalau pas autumn gini jadi indah banget karena warna-warni daun yang gugur. Kita bisa ngublek-ublek hutannya pakai sepeda yang emang disewain buat menelusuri hutan. Ditengah hutannya ntar ada museum van Gogh.

Aku juga melewatkan postingan acara jalan bareng Mbak Vitri di centrum Ede yang kecil (5 menit udah bisa mengelilingi seluruh centrumnya saking kecilnya) & nemu 1 toko teh & homeopathy tempat aku kesenengan borong bermacam-macam teh Belanda, mulai dari yang biasa kaya Jasmine Thee (tapi rasanya beda lho.. enak ini), Fruit thee, Teh anti drip yang keras & biasanya diminum buat flu, sampai Goedenacht thee yang enak banget karena ada rasa mint-nya & bisa bikin enak bobok..

Aku juga melewatkan postingan acara jalan bareng Maureen di Leiden sini & nemu Terres de Homes, toko kecil jualan barang-barang secondhand yang selalu aja ada barang lucu & murahnya yang jadi favorit kami berdua (hasil jualannya disumbangin buat sekolah anak-anak miskin di negara berkembang.. nah lho.. balik lagi deh duitnya ke Indo). Kemarin minggu aku & Maureen ke Groenoordhallen, ada mega markt disana & aku beli boneka 5 biji yang total harganya 1 euro (1 euro dapat 5 boneka, besar & kecil) & pernak-pernik sapi. Aku sempat lihat microwave yang diincer mbak Nuzul, harganya mulai dari 30-35 euroan, tapi karena berat bawanya, aku ga mau beliin buat dia. Biar next time mbak Nuzul aja beli ndiri. Bakalan ada mega markt lagi akhir bulan ini & pertengahan Desember nanti.

Ntar deh kalau lagi mood & sela waktunya aku posting foto2 di Openlucht museum, Maritim museum, Volkenkunde & Nijmegen..
30 October 2008 0 comments

Stop de Tijd




Stop de tijd
Ik Wil niet dat vanavond straks weer morgen wordt

Dat dit moment ooit tot een ver verleden hoort
Ik wil 't nooit meer kwijt, stop de tijd
Het Leven bracht ons samen op dit punt vannacht
Ik Heb er van gedroomd maar, ik had nooit verwacht
Dat elke stap en elk besluit dat ik tot nu toe nam me leiden zou naar hier

Met jou, vanavond
Lijken alle sterren op de juiste plaats te staan
Zo dicht bij jou, tot de zon komt
Oh ik wil dit nooit meer kwijt
Stop de tijd, vannacht

Hou me vast
Zorg dat dit moment nooit meer verdwijnen kan
Dat met elke geur of blik het weer verschijnen kan
Hoe je nu ruikt en hoe je lacht en hoe ik me nu voel
Prent het in mijn hoofd, en druk het op mijn hart

Met jou, vanavond
Lijken alle sterren op de juiste plaats te staan
Zo dicht bij jou, tot de zon komt
Oh ik wil dit nooit meer kwijt
Stop de tijd, vannacht

En ik duw met al mijn kracht tegen de wijzers van de klok
Maar het lukt me niet ze af te remmen
En het zand glijdt zonder moeite tussen al mijn vingers, door...

Zo dicht bij jou, tot de zon komt
O ik wil dit nooit meer kwijt
Stop de tijd, vannacht...

Vannacht...

Kijk me aan
Weet dat ik dit moment nooit meer vergeten zal



By : Marco Borsato
22 October 2008 0 comments

Heart of Mine




One day
I may
find true love that will last forever
and ever
Till then
I'll spend
A lifetime wishing us together
I never thought she'd say goodbye
And I'll never understand
the reasons why

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is she kissing
Heart of mine
Oh what's the use in trying
No one can mend you now

Oh love plays
cruel games
I can't believe she's found another
to love her
Does she
miss me?
Sometimes I just can't help but wonder
If I could stop the hands of time
Then I'd know she'd always be forever mine

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is she kissing
Heart of mine
Oh what's the use in trying
No one can mend you now

Then I'd know she'd always be forever mine

Heart of mine
How will you keep from dying
Stop reminiscing
Who is she kissing
Heart of mine
Oh what's the use in trying
No one can mend you now

Stop reminiscing
Who is she kissing
Heart of mine
Oh what's the use in trying
No one can mend you now

Oh Heart of mine,
Oh Heart of mine,
Oh Heart of mine..




Note : This is one of my favourite songs. Thanks for Rudy, for reminding me in this wonderful Bobby Caldwell's song.
21 October 2008 0 comments

Presentation (again)

This afternoon I presentated my data after working in the lab for a couple weeks. I did it two times, first in front all of member department and the second one (which I didn't expect to do it before), is in front of people from LUMC since my research also has a colaboration with them. And Thanks to God, I succeeded with the presentations. I still have 1 presentation for next month, also to presentate my work data. It will be such like a work discussion once every month, so it will be done regularly.

I do lots of works, last weeks and in the upcoming weeks. Sometimes I feel so exhausted but, I have to used to it, because if I get some nice results, then it will be a good progress and performance for my study, and myself.

Now I know why Mas Bule says : "work hard, play hard". Work hard from monday to friday, 8-5.30, and play hard during the weekend.
19 October 2008 0 comments

Faithful man?

md


Is he a faithful man?
dunno..
I hope so..
0 comments

Kau (memang) yang terindah.. Halah..

0 comments

Hilang..




Jadi pengen nyiptain lirik lagu, yang banyak huruf u-nya, buat dinyanyiin Fatur..
0 comments

Kenapa kaya kembar?

Aku semalam bobo dengan nyenyak. Biasalah, kesempatan aku bobo awal dan bangun siang cuman pas weekend. Secara, capeknya kerja 8-5.30 non-stop di lab juga baru kerasa begitu nyampe kamar hari Jumat sore. So, abis makan malam, sikat gigi & shalat Isya' aku bobo. Heater nyala maksimal, pakai selimut tebel, baju Aca disamping bantal (obat kangen).

Jam setengah 11 malam aku diganggu bunyi telfon masuk ke Hp. Ternyata Maureen, nanya kamar & nanya apa bisa stay sama aku sampai Februari. Abis itu aku bobo lagi. Jam 1 dini hari, ada telfon lagi masuk ke Hp. Ternyata Mas Bule. Well, bisa dimaafkan. Jam setengah 3, Adit sms ngabarin perkembangan terakhir Bapak yang batal di endoskopi karena ususnya masih belum bersih, so batal pulang ke rumah cepet, masih kudu opname. Adit sms 2x, yang kedua ga aku baca karena nguantuuuukkk buanget. Ga kuat buat buka mata lagi & baca smsnya. So, aku bobo lagi.

Trus, aku mimpi F... r. Mimpiku indah banget. Di mimpiku dia "normal" heheheh.. Dan mayan lama tuh mimpi, karena sampai bangun jam setengah 8 pagi (buat shalat subuh yang udah muepet waktunya & hampir habis) aku masih mimpiin dia. Abis shalat subuh aku bobo lagi sampai hampir jam 9-an, masih juga bersambung tuh mimpinya. Apa ga indah banget!

Bangun tidur aku langsung buka kompie. Buru-buru cari mbak Vitri & buru-buru nanya, apa dia semalam berhubungan (maksudnya, telfon atau chatting) sama trism? Trism itu mantannya mbak Vit, first love, jaman dulu kala, yang udah dia putusin & sekarang mbak Vit udah married sama orang lain & punya Malya. Nah, Trism ini nih, ceritanya mirip sama F... r (facenya) & sekarang lagi nyambung tali silaturahmi lagi yang dulu sempat keputus gara-gara masing-masing udah pada married & sibuk dengan kehidupan masing-masing.

Lha kok jawabannya : "Iya.. ;))"

Padahal nih, ini kali kedua kejadian, mbak Vit ditelfon Trism, akunya mimpi F... r. Lagian, udah 2 hari ini sejak Kamis aku ga chatting sama Mbak Vit & kami ga sempat share cerita apapun, tapi kok ya bisa nyetrum tuh lho? Bisa kerasa lewat mimpi. Aneh.

Aku jadi bertanya-tanya. Kira-kira kejadian apa yang harus mbak Vit alami sama Trism yang bikin mimpiku sama F... r bisa jadi nyata??? :p
Abis, ga enaknya di aku, cuma dapat mimpi. Kan bagus juga kalau bisa jadi nyata. Aku juga udah bilang ke mbak Vit, pokoke kalau aku bisa sama F... r, dia bakalan jadi ketua panitia pengantinnya.
Halah!..

Trus lagi, kira-kira 3 minggu kemarin pas aku dapet hibah segala macam barang dari Beatrice, dan kudu berdua ngangkutin barang-barang itu dari mobil ke kamarku (lantai 5), tiba-tiba liftku ngadat, ga mau turun, entah stuck di lantai berapa. Jadilah aku & Beatrice bawa sebagian kecil barang yang ringan dengan naik tangga ke lantai 5. Dari sana ternyata lift bisa lancar dipakai turun ke lantai dasar, so kami masih bisa bernafas lega & bisa angkut barang-barang yang berat (TV, tape deck dll) ke atas lagi pakai lift. Aku belum sempat cerita ke mbak Vitri soal lift macet itu dan baru keinget setelah beberapa hari sesudahnya mbak Vit dengan entengnya cerita baru aja bangun tidur & mimpi buruk liftnya macet. Halah..

Still, aku ga tahu fenomena apa ini. Yang jelas aku & mbak Vit bukan kembar. Tapi kalau masing-masing kami suka kerasa kalau salah satu dari kami ada apa-apa, well.. itu patut disyukuri sebagai anugerah Allah SWT. Itung-itung, aku jadi menemukan saudara baru yang InsyaAllah akan selamanya. Amin.
 
;