- Coffee cream, Beng-beng, Wiwied's tahu tegal (10 am)
- Marry Higgins Clark's books (during lunch : ayam bakar, sambal lalap & tomato juice)
- Pink blouse, pink jilbab, black pants, white shoes & white bag, caring's make up, burberry's parfume ( do not forget : rexona setia setiap saat)
- Diamond white gold ring, silver earring & neckless
- Notebook, papers, eyeglass, labcoat
- Bunga di tepi jalan ( a tribute to Koes Plus)
- Esmeralda :p & 'segarnya mantap' (after lunch)
- My dad's Great corolla (5 pm)
Sissy's comment :
Karena Pria beda dengan Wanita! Because men are from Mars and women are from venus! Aku pikir inilah contoh2 yang ga dimengerti baik pria maupun wanita. Pria berpikir & menginginkan wanita punya jalan pikiran dan selera sama dengan dia & vice versa. How come? Planet asalnya saja beda. Mereka berpikir, bertindak & berbicara dengan bahasa yang berbeda.Hanya PENGERTIAN & kesediaan untuk memahami, menerima kelebihan dan kekurangan satu sama lain-lah yang memungkinkan hubungan pria & wanita bisa langgeng.
Tidak akan mungkin ada seorang Pria sempurna, atau Wanita sempurna. Yang ada hanyalah : pemahaman & penerimaan & pengertian satu sama lain sebagai makhluk ciptaanNya yang berbeda... Kayanya, masing-masing kudu baca bukunya John Gray : MEN ARE FROM MARS AND WOMEN ARE FROM VENUS sebelum memulai suatu hubungan, kalau mau hubungan itu lancar & ga akan kandas ditengah jalan... Karena kebanyakan hubungan gagal karena salah satu pihak ga mengerti pihak lain. Ga baca bukunya sih!
Tapi lagunya cakep. Tadi nanya Richie, dia ga tahu. Dia lama ga nonton TV. Syukurlah ga kenapa-kenapa sama TV-nya, cuman lagi males aja, ga ada tontonan yang bagus.
Menurut aku, ada Rich.. Esmeralda ma Nickelodeon :D hihihih..
BTW, susah banget hubungin Bintang hari ini. Tadi jaringan sibuk, giliran jaringan available, hape dimatiin. Payah :(
2. Whisper to each other.
3. Cook for each other.
4. Walk in the rain.
5. Hold hands
6. Buy gifts for each other.
7. Roses.
8. Find out their favorite cologne/perfume and wear it every time you're together.
9. Go for a long walk down the beach at midnight.
10. Write poetry for each other.
11. Hugs are the universal medicine.
12. Say only when you mean it and make sure they know you mean it.
13. Give random gifts of flowers/candy/poetry etc.
14. Tell her that she's the only girl you ever want. Don't lie!
15. Spend every second possible together.
16. Look into each other's eyes.
17. Very lightly push up her chin, look into her eyes, tell her you love her, and kiss her lightly.
18. When in public, only flirt with each other.
19. Put love notes in their pockets when they aren't looking.
20. Buy her a ring.
21. Sing to each other.
22. Always hold her around her hips/sides.
23. Take her to dinner and do the dinner for two deal.
24. Spaghetti? (Ever see Lady and the Tramp?)
25. Hold her hand, stare into her eyes, kiss her hand and then put it over your heart.
26. Dance together.
27. I love the way a girl looks right after she's fallen asleep with her head in my lap.
28. Do cute things like write I love you in a note so that they have to look in a mirror to read it.
29. Make excuses to call them every 5 minutes
30. Even if you are really busy doing something, go out of your way to call and say I love you.
31. Call from your vacation spot to tell them you were thinking about them.
32. Remember your dreams and tell her about them.
34. Tell each other your most sacred secrets/fears.
35. Be Prince Charming to her parents.
36. Brush her hair out of her face for her.
37. Hang out with his/her friends.
38. Go to church/pray/worship together.
39. Take her to see a romantic movie and remember the parts she liked.
40. Learn from each other and don't make the same mistake twice.
41. Describe the joy you feel just to be with him/her..
42. Make sacrifices for each other.
43. Really love each other, or don't stay together.
44. Let there never be a second during any given day that you aren't thinking about them, and make sure they know it.
45. Love yourself before you love anyone else.
46. Learn to say sweet things in foreign languages.
47. Dedicate songs to them on the radio.
48. Fall asleep on the phone with each other.
49. Stand up for them when someone talks trash.
50. Never forget the kiss goodnight and always remember to say, "Sweet dreams."
Resep :
- 1 bungkus agar-agar putih
- 125 gr gula pasir
- 800 ml air
- 3 sm susu bubuk
- 2 butir kuning telur
- 1 sm rhum
Campur agar-agar, gula pasir, air, susu & kuning telur sampai rata & masak sampai mendidih. Tambahkan rhum & tuang ke dalam cetakan. Tunggu hingga dingin & membeku.
Lapis 2.
Resep :
- 1 bungkus agar-agar cokelat
- 125 gr gula pasir
- 800 ml air
- 3 sm susu bubuk
- 2 butir kuning telur
- 1 sm nescafe classic
- 1 sm rhum
Campur agar-agar, gula pasir, air, susu dan kuning telur sampai rata & masak hingga mendidih. Tambahkan nescafe, aduk rata. Tambahkan rhum. Tuang ke atas lapis puding 1. Tunggu dingin & beku.
Vla Vanilla
Bahan :
2 butir kuning telur
50 gr tepung maizena
700 ml susu segar
80 gr gula pasir
1 sdm rhum (optional)
Cara membuat :
1. kocok lepas kuning telur, campur dengan tepung maizena dan sebagian susu, sisihkan.
2. Didihkan susu dan gula pasir sambil diaduk hingga gula pasir larut.
3. Tuang lartutan tepung maizena kedalam campuran susu dan gula pasir, aduk cepat hingga rata hingga mendidih. Angkat.
4. siap disajikan diatas pudding.
_________________________________
Aca's fave.
This is probably the most well known pose routinely used by Budha and is a very popular meditation pose. This is not always easy for Westerners to master. It may take time for the ligaments to become extended so that the Lotus Pose is comfortable. If one cannot master the Lotus Pose, any of the other seated poses will do quite well for the purpose of meditation. Start slowly and acquire proficiency over a period of time. This is one of the basic yoga postures.
Technique:
1. Keep the right foot on the left thigh
2. Start bouncing the right knee. If the bouncing knee easily touches the floor, then bend the left knee, take hold of the left foot with both hands, gently glide it over the crossed right leg and place it on the right thigh.
3. This will give symmetrical placement of the legs and you are in lotus position.
4. The hands should be kept on the knees with palms open, and the thumb and second finger of each hand should touch forming a letter O.
Benefits:
1. This is an extremely good pose for meditation and concentration.
2. It has a calming effect on the mind and the nerves.
3. This pose keeps the spine erect.
4. Helps develop a good posture
5. Helps keep the joints in flexible condition.
To : Bintang
What can I give you for your birthday?
We've exchanged so many gifts,
shared so many wonderful memories,
known so much passion ...
What can I give you for your birthday?
Something you've had all along :
I give you my love, now and forever ...
________________________________
Happy B' day.. Make a wonderful wish!
Begitu nemu foto ini aku langsung meringis. Thanks God aku engga pernah kepikir untuk cheat seperti ini. Dulu jaman mbeling-mbelingnya pas SMA sih, paling-paling nulisin jawaban pake bolpoint di paha, trus kalau mau nyontek, tinggal angkat rok sedikit demi sedikit.. hueheheheh. Tapi gak pernah yang seperti ini. Kayanya, kalau yang ini sih, bakalan banyak yang pengen ikut lihat & mungkin yang dilihat bukan jawabannya. Hueheheheh..
me : hallo..
+6281590xxxxx : (silent)
me : hallo..
+6281590xxxxx : (still silent)
me : hallooooo..
+6281590xxxxx : (still silent!!!)
me : halloooouuu.. ini siapa yaa???? --> berusaha sabar
+6281590xxxxx : (still silent!!!!!!)
gue (melototin hp) : ini sapa lagi seeehhh!
GUBRAKKKK!!!
Just another coward and loser, kagak berani ngomong sama gue, beraninya cuman dengerin suara gue!
Aduh gimana yak, emang udah nasib punya suara sexy & merdu sih... :p
Dan payahnya ini mayan sering kejadian. Kagak cuman dari nomor diatas ajah. Kali bener ya, diem2 gue punya banyak secret admirer!
Huehehehehe..
Kasus yang lain lagi pada dunia kerja, adalah kecenderungan mencari kambing hitam dalam setiap masalah yang muncul ketimbang secara ksatria mengakui kesalahan dan mencoba membenahi kerusakan yang timbul. Kambing hitamnya bisa jatuh pada rekan kerja, atasan, situasi atau pada system, tapi hampir tidak pernah mengakui bahwa diri pribadi ikut andil sehingga trouble bisa terjadi.
Aku pikir ada kemungkinan kesalahan dalam cara didik orang tua kita pada kita & kita pada anak-anak kita. Kita kurang dididik untuk bertanggungjawab.
Sikap orangtua yang cenderung melindungi anak karena kasih sayang, secara tidak disadari justru kurang memunculkan sense of responsibility pada anak. Anak selalu merasa aman dan terlindungi, bersalah namun termaafkan dan kesalahan akan dilupakan. Gaya hidup serba enak, nyaman dan berkecukupan juga makin mengurangi daya juang dan ketegaran anak, terutama anak laki-laki. Jadilah yang muncul adalah generasi yang lembek, atau justru keras hati dan menuntut semua harus sesuai dengan apa yang ia inginkan. Generasi instan yang cenderung enggan bersusah payah dan mudah mengeluh.
Perubahan jaman yang demikian pesat dan maju membuat cara didik bergeser. Dulu fasilitas tidak semudah sekarang. Untuk bermain pedang-pedangan misalnya, anak-anak harus membuat pedang dari batang pohon pisang. Sekarang kalau Aca pengin main pedang-pedangan, dia tinggal minta & merengek untuk dibeliin pedang. Tidak ada usaha dan susah payah untuk ‘menciptakan sebuah pedang’ yang bisa digunakan untuk bermain. Akhirnya, kreativitas untuk mencipta jadi berkurang.
Mendidik anak untuk bertanggungjawab sebenarnya gampang-gampang susah. Diperlukan keteguhan hati, kudu tega, sejak sedini mungkin.
Misalnya, dengan menyuruh mereka untuk membereskan kembali mainan-mainan yang tercecer dan merapikan kamar setelah mereka selesai bermain. Dari sini mereka dididik untuk bertanggungjawab atas kerapihan kamar. Kalau mainannya ada yang hilang, anak akan dididik untuk menerima konsekuensi dari perbuatannya yang mungkin karena kurang rapi dan teliti membereskan mainannya sehingga ada mainan tercecer dan akhirnya hilang. Itu punishment. Tapi kalau mereka merapikan kamar dengan baik, kita juga sebaiknya memberikan penghargaan atas jerih payah mereka. Secara tidak langsung mereka akan merasa senang & dihargai.
Harus ada reward dan punishment..
Kalau mereka memecahkan gelas, harus ada punishment dengan memotong uang jajan selama beberapa waktu, hingga terkumpul nominal yang cukup untuk membeli gelas baru pengganti gelas yang pecah & mereka harus diajak membeli gelas pengganti tersebut. Dari situ anak dididik untuk bertanggungjawab akibat kesalahannya memecahkan gelas. Nilai gelasnya mungkin tidak berarti bagi kita sebagai orangtua, tapi makna didikan untuk bertanggungjawab mengganti gelas yang pecah amatlah penting bagi si anak.
Sebenarnya banyak contoh yang lain yang sedang aku coba praktekkan pada Aca, untuk mendidik dia bertanggungjawab, face the truth bravely. Percuma kalau nanti dia jadi seorang Presiden tapi mentalnya pengecut, tidak ksatria dan cenderung lari dari masalah…
Orang tidak akan pernah sukses dalam hidupnya, bila secara mental ia adalah seorang pengecut.
Well, aku bukan pakarnya. Aku hanya mencoba melakukan yang terbaik untuk Aca, yang aku pandang baik dan benar untuk bekal dia nantinya. I just hope I’m walking on the right way…
Banyak pro dan kontra dari teman-teman yang lain tentang kasus ini, mostly menyalahkan pihak perempuannya, temanku itu. Dan kebanyakan dari mereka bisa mengerti, memahami, kalau tidak bisa dibilang memaafkan, pihak ke tiga, alias si cowo teman selingkuh temanku itu. Buat gampangnya, sebut saja temanku itu Rini, suaminya Indra dan cowo selingkuhannya Doni.
Lima tahun masa pernikahan bukan waktu yang singkat. Pasti ada konflik-konflik yang timbul selama rentang waktu itu, dan tidak menutup kemungkinan, ada kekecewaan-kekecewaan yang Rini rasakan terhadap Indra, hal-hal yang diluar ekspektasi Rini dan berusaha Rini terima dengan ikhlas dan lapang dada tapi sulit. Ikhlas untuk menerima bukanlah sesuatu yang mudah, apalagi bila itu menyangkut kekurangan.
Lagipula, jangka waktu beberapa tahun pernikahan acap kali membuat komunikasi menjadi biasa-biasa saja & kemesraan menjadi hambar, tidak lagi ada gairah yang meletup-letup seperti saat pacaran, tidak ada rasa kangen atau keinginan untuk selalu berkomunikasi dan berdekatan. Jangan-jangan hal seperti itu malah dianggap tidak relevan lagi dalam pernikahan. “Kan udah nikah, udah ga perlu seperti pacaran lagi, nanti kesannya malah aneh.. norak.. malu-maluin atuh”
Menurut pendapatku, pasti ada satu atau beberapa kekurangan Indra yang tidak bisa diterima Rini dengan ikhlas, ditambah lagi berkurangnya greget gairah diantara mereka.
Kemudian Rini bertemu Doni, yang punya kelebihan, yang bisa menutupi kekurangan Indra. Rini seperti mendapat oase baru. Akhirnya segala sesuatu pada Indra seolah-olah tidak lagi berarti apa-apa. Apapun yang Indra lakukan tidak lagi punya arti, dan cenderung selalu nampak buruk dan salah di mata Rini.
Selingkuh tidak akan terjadi hanya karena si cowo (dalam hal ini Doni) kegatelan. Selalu ada hukum aksi-reaksi.
Segatel apapun Doni, kalau Rini teguh dalam prinsipnya untuk setia pada komitmen pernikahannya dengan Indra, menerima dengan ikhlas kekurangan Indra seburuk apapun, dan memahami bahwa tidak ada seorang manusiapun yang sempurna sesuai dengan keinginan kita, serta percaya bahwa selalu ada jalan dan kompromi untuk setiap masalah, pastilah acara selingkuh ini tidak akan terjadi.
Kalau Indra tidak menganggap enteng situasi rumah tangganya hanya karena melihat Rini oke-oke saja, tidak ada keluhan, tidak ada pertengkaran yang meledak-ledak.. Kalau saja Indra selalu berusaha meluangkan waktu berdua saja dengan Rini, memberi kejutan-kejutan cinta dan 5 menit romantisme disela-sela kesibukannya yang seakan-akan menyita 24 jam waktunya dalam sehari, Rini akan merasa amat sangat dihargai, dicintai, dan acara selingkuh ini tidak akan terjadi.
Selingkuh, cinta segitiga atau segi berapapun, tidak bisa hanya dipandang sebagai kesalahan satu orang atau sebagian orang saja dari semua orang yang terlibat. Dalam hal ini, menurut aku semuanya punya andil bersalah.
Dan akhirnya, Agea, putra Indra dan Rini, menjadi korban keegoisan masing-masing. Aku bisa mengerti bila Indra memutuskan untuk berpisah dan tidak bisa memaafkan Rini untuk perselingkuhannya yang membuahkan seorang putra, si kecil, Patria.
Aku juga bisa mengerti mengapa Doni menghilang begitu mengetahui Rini hamil, bukankah 99% laki-laki di dunia ini penakut sekaligus pengecut? (Rasanya mereka kurang dididik untuk siap dan bersedia bertanggungjawab untuk setiap perbuatannya).Dan aku juga bisa mengerti seandainyapun dalam hati kecil Rini menyadari kesalahan terbesar yang telah ia lakukan karena khilaf mata, pikiran dan khilaf hati, tidak akan mudah bagi Rini untuk kembali pada Indra. Rasa bersalah yang menghantui tiap ia memandang Patria kecil, begitupun Indra, yang tidak mungkin akan mudah untuk memaafkan Rini, dan melupakan Doni, melupakan cerita Rini – Doni.. tidak akan mudah bagi Indra untuk menerima kehadiran Patria kecil tanpa mengingat luka dan sakit hati..
Dan sayangnya, jarang sekali yang bisa menyadari, membuka mata, hati, pikiran, bahwa terlalu banyak yang akan dikorbankan dalam sebuah perselingkuhan. Terlalu menyakitkan…
Ungkapan yang terasa segar & "asli" tiba-tiba membahana di ruang sidang DPR. Namun ungkapan ustaz di kampung maling itu ditanggapi terlalu emosional oleh jaksa agung yang menjadi sasaran.
Sebenarnya, alangkah baiknya jika jaksa agung yang dijadikan bulan-bulanan itu tidak langsung naik pitam. Sebelum marah, beliau dapat bertanya, baik secara serius ataupun bercanda.
Pertanyaan pertama, apakah ungkapan itu dimaksudkan kepada jaksa agung di "kampungnya" (lingkungan kejaksaan). Jika itu yang dimaksud, beliau seyogyanya berterima kasih karena hingga saat itu tidak ada yang secara terus terang menuding kejaksaan sebagai kampung maling.
Pertanyaan kedua, apakah yang dimaksudkan adalah peristiwa saat itu, ketika jaksa agung berada di lingkungan DPR. Jika itu yang dimaksud, beliau pun seharusnya berterima kasih karena itu merupakan pengakuan yang tulus dan jujur dari anggota DPR yang terhormat itu. Petunjuknya cukup banyak : dimana-mana pemimpin dan anggota DPR(D) dijadikan tersangka korupsi.
Namun masih ada pertanyaan ketiga. Karena di seluruh negara hanya ada seorang jaksa agung, apakah ungkapan itu tidak harus dimaknai bahwa sebenarnya kampung maling itu ya negara kita sebagai suatu keutuhan? Jika ini yang dimaksud, kita semua benar-benar dalam situasi yang sangat gawat. Sebaliknya, jaksa agung menjadi satu-satunya tumpuan harapan agar beliau tidak ikut-ikutan melakukan apa yang dilakukan oleh (sebagian) warga kampung itu.
__________________________________
By : Ayatrohaedi, Depok. From : Rubrik Bahasa, Kompas, Saturday 5 Maret 2005, p.12.
I wrote the same subject to my another blog : http://kupu-biru.blogspot.com/

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact