30 July 2005 1 comments

Bad News

Bintang* sakit typhus !! :((


Kemarin siang, 29 July 2005 pukul 14.23 waktu Hp-ku, Bintang* sms : Gue kena typhus.
GOSH! Padahal paginya pas aku telp, aku udah gatel banget mau nanyain : apa panas/demamnya naik turun? atau tetep (naik turun - means pertanda demam berdarah?) Karena kalau panasnya tinggi & terutama selalu demam tinggi kalau menjelang maghrib, berarti itu typhus & ada sekret di lidah yang bikin lidah jadi kelihatan kotor (ada putih2nya) :(
Aku tetep aja shocked & gemeter. Sebenarnya penanganan demam typhus ga terlalu sulit, cuman bedrest total & minum antibiotik khusus untuk Salmonella typhi. Makan juga ga boleh yang ekstrem dulu (terlalu pedes, terlalu asem.. etc)
& Bintang* kudu bedrest at least untuk seminggu kedepan.
& Pasti sebabnya karena higienitas yang kurang. Pasti Bintang* suka jajan diluar.. Beberapa hari ini dia emang seringan jalan & makan diluar & kemungkinan besar penularannya dari situ :(
Hope she'll be better as soon as possible.
Salmonelle
Bakteri Salmonella typhi, biang kerok sakit typhus-nya Bintang*
22 July 2005 0 comments

Sibuk banget :(

Phieewww ....
Lama banget ga nulis blog. Busy yang bikin jutek banget. Ga ngerti kenapa, kayanya Tuhan lagi baik banget sama aku. Banyak banget dikasih kerjaan sampai rasanya aku ga berani buka organizer. Mana yang di depan mata aja deh..
Permintaan Mas Wisnu dari Erlangga untuk nambahin content Bab I & II belum lagi selesai ta kerjain, e e e.. jadwal & permintaan dari fakultas untuk mengampu kuliah & praktikum nongol. Dan ternyata semester depan ini (September 2005 - Februari 2006) aku bakalan ngajar 5 mata kuliah (total 10 sks) plus koordinator 3 macam praktikum (total 3 sks) . Dan ternyata itu masih ditambah lagi dengan pengangkatan aku sebagai sekretaris bagian. Dan rapat pagi tadi, setelah blah blah blah panjang lebar, the big boss-nya Bagian BioFar yang juga jadi the big boss-nya Journal of Traditional Medicine-nya fakultas juga sukes nambahin daftar pekerjaanku jadi sekretaris Journal of Traditional Medicine sekaligus sie ilmiah di seminar Traditional Medicine untuk Lustrum Fakultas Sepetember nanti.
Huaaaaaaaaaaaaaaaaa............. kelar semester aku bisa stroke!
Padahal.. masih 2 bundel jawaban esai ujian semester pendek mahasiswa belum aku koreksi (Biologi Sel & Mikrobiologi Farmasi) & bakalan menyusul 1 bundel lagi untuk Morfologi & Sistematika Tumbuhan & masing-masing bundel isinya 200 mahasiswa.
Dan satu lagi, proyek penelitianku belum kelar juga......... :((
Rasanya emang semester ini aku kudu all out, 7 - 4, monday to monday, huuhuuhuu... Tapi mestinya, kalau Tuhan kasih aku kerjaan sedemikian banyak, pastilah Tuhan tahu aku mampu ngejalaninnya. So, Bismillahirrahmanirrahim aja & Lillahi ta'ala.
07 July 2005 0 comments

Menghadapi Orang Yang Tidak Dewasa = MENYEBALKAN!

Ciri paling mencolok dari orang yang tidak dewasa adalah egoisme yang tinggi. Artinya, selalu mementingkan diri sendiri tanpa melihat kepentingan orang lain. Mereka juga sering banget mengeluh dan menyesal tentang kegagalan yang mereka alami. Mereka selalu berusaha menimpakan kesalahan pada orang lain atau menyalahkan keadaan. Mereka akan merasa bahwa kegagalan yang mereka alami merupakan kesalahan orang lain dan nasib baik sedang menjauhi mereka. Untuk menghindari kegagalan, mereka cenderung untuk tidak menerima tanggung jawab.
Orang yang dewasa akan selalu bertanggungjawab dan siap dengan konsekuensi terberat pada setiap keputusan dan perbuatannya dan tidak egois.
Orang yang belum Dewasa dipastikan tidak akan pernah dapat sukses dalam karir dan hidup dan tidak akan pernah mampu menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya.
BTW aku punya tuh contoh orang ga dewasa. Temen kantor sendiri. Umur udah mayan, uban udah banyak, udah punya anak 2 gede-gede, tapi kelakuan ga kalah sama anak TK. Yang model2 : ngelempar batu ke jendela orang trus lari & nyalahin temennya yang ngajakin dia maen, gitu. Emang karirnya ga pernah sukses. Pernah sempat sampai tinggi eh abis itu jeblog lagi. Ya gimana dong, EQ ngesot gitu (bukan jongkok lagi). EQ ini yang memang menentukan tingkat kedewasaan seseorang. IQ sih tinggi, gimana ga tinggi wong udah jelas2 Doctorate cum laude gitu. Tapi sayangnya EQnya sama ma anak TK!
Padahal yang namanya trouble, belum tentu kita ga involve 100%. Bisa aja kita ikut mengakibatkan terjadinya trouble itu, entah cuman 1% atau mungkin 99%.
Makanya ada baiknya kita ga melulu nyalahin orang lain atau menimpakan kesalahan pada keadaan yang seolah-olah ga memihak kita. Seyogyanyalah kita berfikir sejenak dengan pikiran jernih, apakah kita ikut take a responsibility atas trouble yang terjadi & kalau iya, kewajiban kitalah untuk ikut TAKE A RESPONSIBILITY dan menyelesaikannya dengan BIJAK.

Artinya : ga lepas & cuci tangan gitcu loowhhh..

05 July 2005 0 comments

Mungkinkah

Seorang dosen yang bunek menghabiskan akhir pekannya dengan memancing pakai perahu di pantai selatan, menemukan sebuah botol yang terapung dan tertutup rapi yang segera dihampiri dan diambil oleh sang dosen.
Penasaran..., si dosen membuka tutup botol, lalu tiba-tiba dari dalam botol keluar asap yang selanjutnya menebal dan mejadi Jin raksasa yang mengambang di depan si dosen. "Terimakasih tuan, tuan telah membebaskan saya, untuk ini tuan silahkan meminta tiga permintaan, saya akan mengabulkannya"kata Jin, seperti format biasa tanda terimakasih Jin yang dibebaskan oleh manusia.
Setelah kagetnya reda, si dosen itu terdiam sejenak lalu dia berkata, "Baiklah Jin , pertama saya ingin orang miskin diberi kesempatan untuk menyekolahkan anaknya di perguruan tinggi tanpa SPMA, kedua saya mau semua uang SPP dan BOP hanya dipakai untuk menunjang kegiatan akademik, ketiga saya ingin penghargaan kepada profesor tidak lebih rendah daripada kepala satpam.

Sang Jin berpikir sejenak kemudian, menggeleng-gelengkan kepala, pelan-pelan jasadnya kembali menjadi asap lalu berkumpul masuk ke dalam botol itu kembali. Dari dalam botol si Jin berseru, "Tuan, tolong botolnya ditutup kembali!!."
:-P
______________________________
Story By. Pak Morisco, Teknik Sipil UGM
0 comments

Puisi Poligami

Istriku...
jika engkau bumi, akulah mentari
aku menyinari kamu, kamu mengharapkan aku
Ingatlah bahtera yang kita kayuh...
mentari menyinari bumi, ah silau...
tapi, aku ingat satu hal,
bahwa bukan hanya bumi yang disinari mentari.
Jadi relakanlah aku menyinari planet lain menebar sinarku,
menyampaikan faedah adanya aku.
Karena itu sudah kodrati


jawabannya :

Suamiku......
Bila Kau memang mentari
Aku rela kau berikan sinarmu tuk planet lain
Karena mereka juga butuh sinarmu.
Dan aku pun tak kan pernah kekurangan cahayamu
Tapi bila kau hanya sebuah lilin
Janganlah bermimpi menyinari planet lain
Kamar kitapun belum sanggup kau terangi
Berkacalah pada cermin disudut sana
Di tengah remang-remang cahayamu
Lihatlah siapa dirimu, mentari atau lilin ???


he..he..he....
 
;