25 April 2006 0 comments

Ini Rahasia, Sayang!

Susan Piver, dalam bukunya 'The Hard Questions: 100 Essential Questions to Ask Yourself Before You Say 'I Do', menyatakan bahwa menjaga mulut tetap terkunci seringkali merupakan tindakan paling dewasa yang bisa kita lakukan.
Boleh jadi benar. tapi mesti dipilah-pilah lagi kapan mesti tutup mulut, kapan harus jujur dengan pasangan.
Inilah beberapa informasi yang bisa Anda rahasiakan (tutup mulut) dari telinga dan mata pasangan:

1. Besarnya gaji jika Anda bekerja (tapi suami Anda wajib memberi tahu gajinya kepada Anda).
2. Nama para mantan pacar Anda.
3. Rincian pengalaman seks dengan para mantan pacar atau mantan pasangan (jika ia sudah mengetahui Anda sudah berhubungan seks sejak masa pacaran)
4. Menyebutkan nama mantan pacar yang Anda anggap sebagai pria paling baik yang pernah Anda kenal.
5. Pengeluaran pribadi Anda setiap bulan, kalau Anda bekerja.
6. Adanya pria lain yang memuja Anda (dengan catatan, Anda berdua tak selingkuh atau TTM)
7. Ada pria lain di hati Anda (dengan catatan yang sama dengan di atas)
8. Ada laki-laki lain yang Anda kagumi dan ia bukan ayah atau adik Anda berdua
9. Anda pernah berhubungan seks dengan pria lain saat pacaran dulu dan ia tak pernah tahu walaupun Anda berdua akhirnya (sudah terlanjur) menikah dan hubungan Anda saat ini baik-baik saja.
Nah, seperti apa informasi yang bisa dibagi dengan pasangan? Ini dia daftarnya:
1. Uang yang diberikan kepada orangtua, saudara kandung, atau famili Anda. Minta suami melakukan hal yang sama.
2. Tempat Anda bekerja dan lokasinya
3. Jika ada atasan atau rekan kerja yang menggoda dan Anda merasa amat terganggu
4. Apa yang terjadi dengan anak Anda, seperti jika ia jatuh, misalnya, atau nilai rapotnya merah semua
5. Anda tak pernah orgasme dan ingin merasakan bagaimana enaknya mencapai orgasme (kalau tak ingin, tak perlu dibicarakan)
6. Uang bulanan yang ia berikan sudah habis dibelanjakan sementara hari gajian masih jauh dan Anda tak bekerja
7. Anda meminjam uang kepada orang lain atau bank
8. Rekening kartu kredit Anda, jika ia yang membayari
13 April 2006 0 comments

My Prayer

Ya Rabbi,

Aku berdoa untuk seorang pria, yang akan menjadi bagian dari hidupku.
Seorang pria yang sungguh mencintaiMU lebih dari segala sesuatu.
Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau.
Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untukMU.
Seorang pria yang mempunyai sebuah hati yang sungguh mencintai dan haus akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat Agung-Mu.
Seorang pria yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.
Seorang pria yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekedar otak yang cerdas.
Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.
Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasehati ketika aku berbuat salah.
Seorang pria yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tetapi karena hatiku.
Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.
Seorang pria yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika berada disebelahnya.
Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya.
Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya.
Seorang pria yang membutuhkan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.
Seorang pria yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.

*** Dan aku juga meminta:
Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat pria itu bangga.
Berikan aku sebuah hati yang sungguhmencintaiMU,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cintaMU,
bukan mencintainya dengan sekedar cintaku.

Berikanlah SifatMU yang lembut sehingga kecantikanku datang dariMU
bukan dari luar diriku.
Berilah aku tanganMU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.
Berikanlah aku penglihatanMU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya
dan bukan hal buruk saja.
Berikan aku mulutMU yang penuh dengan kata- kata kebijaksanaanMU dan pemberi semangat,
sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari,
dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.
Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan
"Betapa besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".

Aku mengetahui bahwa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat
dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kautentukan.
 
;