18 January 2008 0 comments

Tips

Pas kelar kelas Belanda kemarin aku sengaja ga langsung pulang tapi belok ke ruang baca. Alih-alih baca, aku bareng mbak Titut, Sisca, Iris & Rima ngobrol, becanda & ketawa ngakak & syukurlah yang lain pada ga protes (atau sebenarnya protes tapi males ribut ya? :p Biasalah orang Indonesia, suka ga bisa nahan diri & ga lihat situasi.. ga peduli itu ruang baca atau bukan, tetep aja ngobrol keras-keras & ketawa ngakak :p)

Dari hasil ngobrol & becandaan kemarin aku dapet beberapa tips buat dipake selama di belanda ntar. Antara lain ini (soalnya list-nya masih bisa nambah lagi) :

1. untuk housing, kontak PPI begitu clear kapan berangkatnya. Soalnya, kalau housing diurusin uni, biasanya dicariin asrama mahasiswa & harganya untuk di belanda lumayan mahal. Kalau lewat PPI, ada kemungkinan kita bisa share housing, jadi nyewa 1 rumah dengan beberapa kamar & biaya sewanya dibagi sebanyak penghuni rumah.. Kalau dihitung-hitung, bisa jauh lebih murah & bisa ngirit 100-200an euro.

2. untuk sepeda, beli yang second. Kalau mau dapat sepeda second yang bagus, cari pasar loak yang jualannya di daerah elite :D, jadi begitu nyampe di belanda, ntar kudu nanya-nanya, daerah elitenya yang bagian mana & pasar loaknya disebelah mana hehehe..

3. untuk jalan (pake sepeda atau jalan kaki) di hari-hari pertama nyampe, kita pasti belum hafal jalan yang harus & udah kita ambil.. So kita wajib bawa pulpen & kertas & sepanjang jalan kita harus catet kita jalan dari mana, belok kemana (kiri atau kanan) supaya pas pulangnya ntar ga nyasar & tinggal dibalik aja cara beloknya :D

4. untuk mensiasati kalau-kalau kita kesasar, selalu sedia makanan pengganjal perut & minuman secukupnya di tas. Biar ga kelaparan selagi nunggu jemputan pertolongan atau selagi nyari jalan pulang yang benar :D

5. kontak PPI sebelum berangkat wajib hukumnya, bukan cuman untuk masalah housing tapi juga untuk dapetin kemungkinan adanya barang-barang lungsuran terutama rice cooker, kulkas, sepeda, panci dkk, printer dan tetek bengek lainnya :D

6. begitu nyampe disana, kudu contact lewat email temen-temen dari Indo yang sama-sama ke belanda, nomor Hp baru, alamat dll biar bisa ketemuan disana & siapa tahu bisa jalan-jalan bareng


:D
16 January 2008 0 comments

Busy but excited

Banyak banget urusan yang harus diberesin sebelum berangkat :( Paspor biru, deadline buku (padahal masih banyak gambar yang udah aku mintain ijin pake tapi belum confirm sampai detik ini, so terpaksa ga bisa di-upload deh), koreksi ujian akhir (3 mata kuliah, total 500-an mahasiswa), persiapan ngajar setengah semester ke depan, ngelanjutin kursus dutch, belum lagi boss yang tiba-tiba minta aku bikin review yang harus udah jadi dalam waktu seminggu. Tadi aja pas aku baru datang (sekitar jam setengah 8) & baru aja naruh tas (belum sempat duduk) boss langsung nanya : "Sylvie ada rapat ga pagi ini? ada acara?" pas aku bilang ga, boss langsung nyerahin selembar kertas yang isinya intisari penelitian yang harus aku terjemahin ke bahasa Inggris & kudu selesai sebelum jam setengah 9.

Fiuh..

Tapi di sisi lain aku emang excited banget (Akhirnya aku bisa study abroad juga!, ke eropa lagi, impianku dari jaman dulu kala. Paling ga, selain sekolah aku juga bisa jalan-jalan keliling negara-negara di eropa) & kalau aku noleh ke teman-teman di UNUD, bahkan senior-seniorku dulu, jelas banget aku emang melejit melampaui mereka. Bu Es masih S2, Dwi juga masih sibuk sama baby & tugas ngajar seperti biasa, apa lagi Arpiwi yang terkenal jutek di angkatanku masih S2. Well, rasanya seneng aja bisa lebih maju ketimbang mereka. Kalau pembandingnya UNUD memang aku masih leading, tapi kalau pembandingnya UGM, aku termasuk pas untuk mulai sekolah lagi sekarang, ga kelamaan, kecepetan juga ga.

BTW tadi mbak Vitri sms, nanyain visanya ntar single atau multiple. Aku jadi rada bingung, maksute apa sih? Bawa dependant apa sendiri gitu? Ternyata maksud dia, kalau visanya single ga bisa jalan-jalan keliling eropa (halah.. ternyata belum-belum yang ngayal bisa jalan-jalan keliling eropa ga cuma aku hehehe..), kalau multiple bisa. Istilahnya schengen. Mungkin maksut mbak Vitri tuh, kalo kita pake visa schengen kan bisa dipake buat mampir2 ke negara2 schengen & dia kuatir kalau visanya ternyata single yang berarti kita ga bakalan bisa mampir-mampir. Tapi tetep aja aku rada bingung, so aku kirim email ke dia (kalo pake sms, bisa panjang buanget) & bilang gini :

"Mbak, as far as I know, visa schengen tuh visa untuk tinggal sebentar di negara-negara schengen (the Netherlands, Belgium, Luxemburg, Germany, France, Italy, Spain, Portugal, Austria, Greece, Denmark, Finland, Sweden, Norway & Iceland), in other words, visa itu buat jalan-jalan alias visa short stay alias visa holiday. Nah kita kan long stay, so kita pake yang namanya MVV (Machtiging Voorlopig Verblijf) alias Authorisation for Temporary Stay.

MVV yang ngurusin uni, jadi kita kudu kirim files yang isinya antara lain copy student passport (paspor biru)-semua halaman dll ke uni untuk dibuatin MVV, biayanya sekitar € 433. Ntar kalau udah jadi, MVV-nya dikirim ke kita & kita pake sebagai ijin masuk ke belanda pas di imigrasi. Abis nyampe di belanda, kita kudu segera mengurus residence permit for study alias VTV (Vergunning tot Verblijf) di Alien Registration Office, biayanya sekitar € 430."

Baru abis itu dia mudenk :D So kesimpulannya, tetep bisa jalan-jalan kok, tenang aja.. Pokoke wajib ke Jerman, Perancis, Italia, Austria, Yunani & Spanyol.. eman-eman kan bahasa spanyol-ku kalo ga dipraktekin langsung.. hehehe..





15 January 2008 0 comments

Just Jokes (lagi)

Pria bertanya kepada Tuhan: "Tuhan, mengapa Engkau menciptakan wanita begitu cantik?"
Tuhan berkata: "Itu supaya kamu mencintainya"
"Tapi Tuhan", sahut si pria, "mengapa Engkau ciptakan dia begitu tolol?"
Tuhan menjawab, "Itu supaya dia mau dengan kamu"

------------ -


Seorang wanita bermimpi di tengah malam dan tiba-tiba berteriak, "Cepat bangun! Suamiku kembali!"

Pria di sampingnya cepat-cepat bangun, melompat dari jendela, lalu sadar : "Sialan! Aku ini kan suaminya!"

------------ --


Istri: Kamu selalu membawa fotoku didompetmu ke kantor. Kenapa?
Suami: Supaya kalau ada masalah, seberat apapun, aku akan memandang fotomu dan masalah itupun lenyap.
IstrI: Oh.. itu kedengarannya manis sekali. Rupanya fotoku punya pengaruh yang hebat juga ya buatmu.
Suami: Tentu saja. Aku cukup memandang foto itu dan berkata pada diri sendiri : Memangnya masalah apa yg bisa lebih besar dari ini!


----------


Si cewek: Nanti kalo sudah menikah, aku mau berbagi semua kekuatiran dan masalahmu dan membantu meringankan bebanmu.
Si cowok: Wah kamu baik sekali. Tapi aku ngga punya kekuatiran atau masalah apapun.
Si cewek: Itu kan karena kita belum menikah.


----------


Anak: Mama, tadi waktu di angkot sama papa, dia minta saya nyerahin tempat duduk saya buat penumpang cewek.
Mama: Itu memang sikap yang baik.
Anak: Tapi Ma, aku kan duduk di pangkuan Papa

------------


Seorang pria yg baru saja married bertanya kepada istrinya: "Seandainya tadinya Papaku ngga mewariskan kekayaan kepadaku, apa kamu mau juga mau menikah denganku?"

"Sayang", jawab si istri, "Aku tetap menikahi kamu, ngga peduli siapa yang mewariskan kekayan padamu"


----------


Wawancara dengan jutawan

T: Siapa yang Anda anggap berjasa atas keadaan Anda yg sekarang berstatus jutawan?
J: Istri saya.
T: Wow...pastilah dia wanita hebat. Bisakah Anda menceritakan keadaan Anda sebelumnya?
J: Sebelumnya saya milyarder.


-----------
0 comments

Just Jokes

Beda Boss Dengan Staff (Anak Buah)


Bila boss tetap pada pendapatnya,
itu berarti beliau konsisten.
Bila staff tetap pada pendapatnya,
itu berarti dia keras kepala !

Bila boss berubah-ubah pendapat,
itu berarti beliau flexible.
Bila staff berubah-ubah pendapat,
itu berarti dia plin-plan !

Bila boss bekerja lambat,
itu berarti beliau teliti.
Bila staff bekerja lambat
itu berarti dia tidak 'perform' !

Bila boss bekerja cepat,
itu berarti beliau 'smart'.
Bila staff bekerja cepat,
itu berarti dia terburu-buru !

Bila boss lambat memutuskan,
itu berarti beliau hati-hati.
Bila staff lambat memutuskan,
itu berarti dia 'telmi' !

Bila boss mengambil keputusan cepat,
itu berarti beliau berani mengambil keputusan.
Bila staff mengambil keputusan cepat,
itu berarti dia gegabah !

Bila boss terlalu berani ambil resiko,
itu berarti beliau risk-taking.
Bila staff terlalu berani ambil resiko,
itu berarti dia sembrono !

Bila boss tidak berani ambil resiko,
itu berarti beliau 'prudent'.
Bila staff tidak berani ambil resiko,
itu berarti dia tidak berjiwa bisnis !

Bila boss mem-by-pass prosedur,
itu berarti beliau proaktif-inovatif.
Bila staff mem-by-pass prosedur,
itu berarti dia melanggar aturan !

Bila boss curiga terhadap mitra bisnis,
itu berarti beliau waspada.
Bila staff curiga terhadap mitra bisnis,
itu berarti dia negative thinking !

Bila boss menyatakan : " Sulit "
itu berarti beliau prediktif-antisipat if.
Bila staff menyatakan : " Sulit "
itu berarti dia pesimistik !

Bila boss menyatakan : " Mudah "
itu berarti beliau optimis.
Bila staff menyatakan : " Mudah "
itu berarti dia meremehkan masalah !

Bila boss sering keluar kantor,
itu berarti beliau rajin ke customer
Bila staff sering keluar kantor,
itu berarti dia sering kelayapan !

Bila boss sering entertainment,
itu berarti beliau rajin me-lobby customer.
Bila staff sering entertainment,
itu berarti dia menghamburkan anggaran !

Bila boss tidak pernah entertainment,
itu berarti beliau berhemat.
Bila staff tidak pernah entertainment,
itu berarti dia tidak bisa me-lobby customer !

Bila boss men-service atasan,
itu berarti beliau me-lobby.
Bila staff men-service atasan,
itu berarti dia menjilat !

Bila boss sering tidak masuk,
itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras.
Bila staff sering tidak masuk,
itu berarti dia pemalas !

Bila boss minta fasilitas mewah,
itu berarti beliau menjaga citra perusahaan.
Bila staff minta fasilitas standar,
itu berarti dia banyak menuntut !

Bila boss membuat tulisan seperti ini,
itu berarti beliau humoris.
Bila staff membuat tulisan seperti ini,
itu berarti dia :
- frustasi
- iri thd karir orang lain
- negative thinking
- provokasi
- tidak tahan banting
- barisan sakit hati
- berpolitik di kantor
- tidak produktif
- tidak sesuai dengan budaya perusahaan


:D
03 January 2008 0 comments

Prepare part 6 - Bicycle

Sepeda menjadi alat transportasi vital di Belanda, terutama di Leiden, karena sarana transportasi yang satu ini justru terbukti paling efisien dan efektif untuk bergerak sekeliling kota. Bagaimana cara mencari sepeda yang pas?


Sepeda menjadi alat transport paling efektif karena kemampuannya untuk melintas gang-gang sempit dan juga arus lalu-lintas di jalan raya. Belanda mungkin salah satu negara di dunia yang sangat ramah terhadap pengendara sepeda. Jalan-jalan besar pun memiliki lajur khusus untuk mereka yang senang menggenjot pedal. Jalur-jalur sepeda khusus biasanya dilengkapi dengan penunjuk arah ke kota-kota besar dilengkapi dengan perkiraan jarak. Jalur sepeda ini menghubungkan seluruh Belanda. Jadi Anda dapat dengan mudah mengikuti jalur sepeda untuk ke Amsterdam atau ke Den Haag jika Anda memiliki betis luar biasa kuatnya.


Jaringan bus yang biasanya menjadi andalan masyarakat luas sebenarnya sangat nyaman dan tidak berdesak-desakan atau penuh copet seperti di kota-kota besar Indonesia. Tapi harga tiket yang relatif mahal dan juga lama waktu menunggu membuat pilihan sarana ini menjadi tidak seefektif sepeda. Apalagi kebanyakan tempat tujuan mahasiswa (kampus, kafe, dll) biasanya lebih banyak terdapat di tempat-tempat jauh dari jalur bus.

Sepeda Model Apa?

Jangan heran kalau melihat kebanyakan jenis sepeda yang digunakan di Belanda adalah sepeda jenis klasik. Sepeda jenis ini jika di Indonesia biasa disebut "sepeda kumbang", "sepeda tukang ikan", atau "sepeda tukang sayur". Di Belanda sendiri sepeda jenis ini disebut "oomafiets" (sepeda nenek-nenek). Entah karena modelnya yang sudah tua (seangkatan dengan nenek-nenek) atau memang wanita lansia di Belanda begitu perkasa karena mampu menangkringi sepeda model ini.

BSP Omafiets
Omafiets


Oomafiets biasanya memiliki kerangka yang besar dan tinggi dengan roda besar. Kemungkinan besar model ini disukai di Belanda karena tipe sepeda seperti ini memperbolehkan pengendaranya duduk tegak (tidak membungkuk seperti posisi menaiki BMX atau mountain bike). Ini sangat membantu dalam menjaga kenyamanan bersepeda jarak jauh atau frekuensi tinggi.


Jadi jangan malu jika Anda mendapat tawaran sepeda macam begini karena Anda akan memiliki teman seisi kota--baik laki-laki ataupun wanita--yang menaikinya. Namun jenis-jenis sepeda lainnya di Belanda mudah didapatkan. Bahkan Anda mungkin melihat banyak sekali modifikasi sepeda di sini dari mulai bakfiets (sepeda dengan bak besar di depan) hingga ke sepeda tandem tiga.

bakfiets3
Bakfiets

bakfiets1
Bakfiets serba guna :D


Beli di Mana?

Jika Anda menyukai barang baru, jelas ada banyak toko sepeda di seluruh Leiden. Harga sepeda di sini boleh dibilang relatif mahal. Sepeda baru biasanya dimulai dari harga sekitar 100 Euro hingga ke ribuan Euro. Sepeda modifikasi (seperti bakfiets) bisa dihargai sekitar 800-1000 Euro. Sepeda gunung sedang tanpa aksesoris biasanya dapat diperoleh sekitar 100 Euro.


Mayoritas mahasiswa di sini tentunya mencari sepeda bekas. Komposisi Leiden yang memiliki banyak mahasiswa internasional memungkinkan kemudahan mencari sepeda bekas ini. Harganya pun bervariasi bisa dari sekitar 20-100 Euro. Harga tengah sepeda bekas biasanya 50 Euro. Ini biasanya sepeda jenis oomafiets. Beli sepeda bekas biasanya bisa dicari online seperti marktplaats.nl dan sebagainya. Beberapa toko sepeda juga memiliki bagian sepeda bekas. Intinya adalah berani tanya ke toko-toko tersebut.


Namun ada beberapa toko sepeda bekas yang cukup populer karena harga mereka yang bagus seperti toko sepeda di Morsstraat. Groennoordhaalen biasanya setiap akhir pekan memiliki pasar lelang (pasar loak) yang juga menjual sepeda bekas. Bahkan di sini Anda mungkin bisa mendapatkan sepeda seharga 25 Euro-an.

Tips Antimaling

Pencurian sepeda merupakan kejahatan kecil-kecilan di Belanda yang paling sering. Berikut tips-tips menjaga sepeda Anda agar tidak kecolongan:

  1. Parkir di tempat resmi parkir sepeda
  2. Dianjurkan menggunakan dua gembok
  3. Gembok dan rantai sepeda Anda ke benda statis yang kuat seperti tiang lampu jalan, pohon dsb.


Jika Anda membeli sepeda baru, mungkin ada baiknya Anda mengeluarkan kocek sedikit untuk membeli asuransi sepeda. Jika Anda tinggal di Leiden, asuransinya sekitar 30 Euro per tahun dan 15 Euro jika Anda tinggal di Oegstgeest. Jika Anda kemalingan, maka asuransi akan menggantikan dengan sepeda baru. Beberapa orang juga sengaja mengecat sepeda mereka dengan warna-warna yang tidak menarik untuk menghindari kemalingan.

Aman Bersepeda

Carilah buku panduan bersepeda yang aman di Belanda atau ajak teman Anda yang sudah tinggal lama di Belanda untuk jalan-jalan bersama naik sepeda. Jangan lupa patuhi rambu-rambu sepeda dan rambu jalan raya yang ada. Walaupun sepeda biasanya memiliki prioritas utama ketimbang sarana transportasi lainnya, ada saja pengguna jalan raya yang gegabah. Utamakan keselamatan Anda dengan berhati-hati dan tetap waspada.


Jika Anda hendak berbelok, jangan lupa berikan tanda yang cukup sebelum menikungkan sepeda Anda. Cukup bentangkan lengan kanan Anda ke samping untuk belok kanan dan metode yang sama dengan lengan kiri untuk lawannya. Lampu depan dan belakang sepeda adalah kemutlakan pengendara sepeda. Jika Anda mengendarai sepeda di waktu gelap (sore dan malam) tanpa lampu lengkap, polisi akan mendenda Anda 30 Euro di tempat. Anda juga dapat menggunakan lampu sepeda yang dapat ditempel di baju atau tas Anda asal terlihat jelas.




Written By : Akhi Baihaki, PPI Leiden.
0 comments

Prepare part 5 - Transportation

Sampai di Belanda, hal pertama yang harus kita pelajari adalah sistem transportasi dalam negerinya yang jelas-jelas berbeda dengan yang kita punya di tanah air. Jenis-jenis transportasi di Leiden adalah bis, kereta api, dan sepeda! Biar lancar dan tidak malu pas jalan-jalan, read on dong….

Bis

Di Belanda, bisnya tepat waktu banget nget. Jadi, mendingan datang lebih awal daripada ketinggalan dan harus nunggu lagi. Lewat website ini: http://www.9292ov.nl, anda bisa mendapatkan jadwal bis setiap saat.

Cara pembayaran untuk bis ini ada dua jenis, yaitu dengan menggunakan strippenkaart dan dalkartje. Strippenkaart ini bisa dibeli di kios-kios di stasiun, di toko-toko buku, dan di supermarket. Jenisnya ada dua, yang 15 biji atau 45 walaupun kalau dibandingkan, yang 15 biji tidak lebih murah terlalu jauh dibanding bila membeli yg 45. Menggunakan strippenkaart ini lebih murah daripada membeli dalkartje. Dalkartje ini bisa dibeli di atas bis. Biasanya penumpang yang tidak punya strippenkaart membeli dalkartje. Bayarnya cash ke supir bis pada waktu naik. Harga dalkartje ini di Leiden 1,20 euro, setara dengan dua strip strippenkaart.

Cara kerja strippenkaart, si supir bis akan men-stamp strippenkaart kita sesuai dengan jauh dekatnya tempat yang kita tuju. Tapi secara general, kalau masih di dalam Leiden, tidak lebih dan tidak kurang dari 2 strip. Dua strip itu berlaku selama kurang lebih 1 jam. Jadi misalnya anda naik bis jam 10.00 ke rumah teman, perjalanan hanya 15 menit, lalu ingin langsung pulang lagi, anda tidak perlu membayar lagi. Hanya tunjukkan saja strippenkaart anda ke supir bis.

Keuntungan selalu punya strippenkaart adalah karena strippenkaart juga bisa digunakan di trem (di Den Haag dan kota-kota lain, Leiden tidak punya trem). Hanya kalau di trem, anda biasanya harus men-stamp sendiri. Ingat-ingat, sering terjadi pemeriksaan mendadak, jadi mendingan di stamp lah yauw, daripada kena denda 35-55 euro.

Kereta api

Nah…kereta api ini transportasi paling tokcer sebelanda. Selain karena tempatnya nyaman, bisa menjangkau hingga ke kota-kota kecil di Belanda, termasuk yang jauh kayak saya di Groningen.

Jadwal kereta api, lengkap dengan harga karcis, jalurnya, pindah-pindahnya, dan lama perjalanan bisa didapatkan dengan gratis di: http://www.ns.nl (ada pilihan bahasa inggrisnya lho!). Tiket kereta bisa dibeli di loket di seluruh stasiun, atau di mesin beli karcis (itu lho mesin2 yang warnanya kuning di stasiun). Bila ingin membeli tiket di mesin, bisa dibayar dengan PIN-bankcard, atau dengan koin. Jangan lupa memilih menu dalam bahasa Inggris kalau masih belum terlalu mengerti Belanda.

Secara umum, biasanya orang-orang punya yang namanya KORTINGKAART. Dengan kartu ini, anda bisa mendapatkan korting sebanyak 40% dari harga full tiket. Harga kortingkaart ini 55 euro untuk setahun. Tapi percayalah, kalau anda sering berjalan-jalan ke Den haag, balik modal kok! Untuk membeli kortingkaart bisa di loket-loket di stasiun. Sangat disarankan untuk membuat kartu korting ini. Atau carilah yang mau menghibahkan. Jangan lupa pula bahwa korting 40% dengan kartu ini hanya berlaku sesudah jam 9 pagi. Tapi selama weekend, berlaku dari pagi sampai pagi lagi. Kecuali di saat summer, korting kaart berlaku juga sebelum jam 9 pagi.

Informasi tambahan, bila anda mau menginap di kota lain selama weekend, anda bisa membeli WEEKENDRETOUR/WEEKEND RETURN. Karena harga one way ticket selalu lebih mahal dari return ticket, maka weekend return ini sangat berperan bila pacar anda di kota lain. Weekend return ini berlaku mulai dari jam 7 malam hari jumat, hingga jam 4 pagi hari senin.

Sepeda

No offense untuk orang-orang yang tidak bisa bersepeda, tapi sepeda adalah transportasi paling vital di belanda, apalagi di Leiden. Bayangkan berapa euro yang anda bisa hemat dari biaya naik bis bila anda rajin bersepeda. Jantung sehat, kantong pun gemuk.

Sekarang, dimana cari sepeda?

Biasanya orang-orang akan mencari sepeda secondhand. Karena harganya yang murah dan kualitasnya yang biasanya lumayan bagus, serta mengurangi kekuatiran dicuri junkies. Anda bisa membeli sepeda dari teman, dari toko sepeda yang menjual secondhands, dari website seperti http://www.marktplaats.nl, atau dari pasar loak yang suka ada setiap bulan. Tapi ada beberapa toko secondhand yang mungkin mau anda lihat, yaitu satu di jalan hooigracht. Tepat di seberang supermarket Albert Heijn. Nama tokonya: 2dehands. Dan satu lagi di Warenhuis di jalan Willem Barentzstraat 12, 2314 TX Leiden, telp 071-524 00 60. Di 2de hands dan Warenhuis ini juga dijual banyak barang2 secondhand yang masih bagus kualitasnya.
Tapi kalau anda penggemar sepeda baru, silahkan mencari sepeda-sepeda baru di toko-toko sepeda yang tersebar di seluruh penjuru Leiden.

Jangan lupa untuk membeli dua kunci sepeda bila sepeda yang anda beli belum dilengkapi. Double locks ini sangat efektif menghambat junkies yang lagi aktif. Seperti motto penjual sepeda, membeli kunci sepeda yang mantap adalah investasi! Dan jangan kaget kalau harga 2 kunci sepeda yang baru hamper sama dengan harga sepeda secondhand. Tapi, investasi selalu berbuah keuntungan, bukan?

Selamat mencari sepeda!



Written By : Tita Alissa Listyowardojo, PPI Leiden
0 comments

Prepare part 4 - First Days in Leiden

Ada beberapa hal-hal penting (dan sangat birokratik tapi tetep harus dijalanin) begitu tiba di Leiden (or di Belanda lah). Sangat disarankan dalam minggu-minggu pertama setelah ketibaan, untuk membawa setiap surat penting kemana-mana bila ingin mengurus hal-hal di bawah ini. Karena biasanya tanpa satu jenis surat yang kita piker tidak penting, menghambat tercapainya tujuan.

Ke International Office (IO)

Ini diperlukan untuk memberitahu pihak Universitas bahwa kamu sudah datang. Ini penting sekali terutama buat yang mendapat beasiswa. Disini nanti pihak Universitas (seharusnya) akan membantu untuk melaporkan diri di Gemeente (town hall) untuk mendapatkan Residence permit. Semua hal yang menyangkut memulai program studi kamu bisa ditanyakan di hari pertama ini. Mulai dari Housing (bila mencari rumah dari International Office) sampai hal-hal praktikal seperti peta kota Leiden terkadang bisa didapatkan gratis. Jangan takut bertanya daripada menyesal dan harus balik lagi ke International Office.
International Office
Pieterskerkhof 6
NL-2311 SR Leiden
The Netherlands
T: +31 71 527 7287
F: +31 71 527 7298
Opening Hours
Mon-Fri 9.00-17.00
Student Contact Hours:
Mon-Fri 11.00-15.00
study@io.leidenuniv.nl This e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it


Buka Bank Account

Untuk tinggal di Belanda, kita semua akan (dan pasti) melakukan transaksi jual-beli, bayar-dibayar, dan sebagainya. Entah itu di supermarket, di toko, untuk bayar sekolah, menerima beasiswa, bayar bill telepon, bayar housing. Maka dari itu, memiliki Dutch Bank Account itu sama pentingnya seperti punya housing. Biasanya bank-bank yang bekerja sama dengan Universitas untuk membuka bank rekening untuk International students adalah ABN AMRO dan kadang-kadang Rabobank.

Yang perlu dibawa untuk membuka rekening secara general: surat dari Universitas (admission letter atau enrollment) dan paspor. Tentunya bila punya surat-surat penting lainnya yang berhubungan dengan pendidikan seperti surat dari pemberi beasiswa sangat disarankan untuk dibawa.

Ada beberapa kasus di masa lalu dari beberapa teman-teman Indonesia yang terhambat membuka bank karena harus memiliki Dutch security number (sofi number). Tentunya hal ini akan sulit karena biasanya untuk bisa mendapatkan Sofi number dibutuhkan residence permit. Sedangkan kartu residence permit baru jadi kurang lebih 4-8 minggu setelah kita mendaftarkan diri di Gemeente. Bila masalah ini terjadi, sangat baik bila melaporkan ke IO dan minta bantuan untuk membuka rekening. Tips kecil, cobalah kembali di lain hari dengan pekerja yang berbeda karena hasilnya mungkin berbeda. Atau mencoba ke bank lain.

Biasanya Bank akan memilihkan langsung kartu ATM werelpas yang artinya bisa mengambil uang di semua mesin ATM dengan mata uang Euro (di seluruh Eropa) tanpa ada extra fee. Bila tidak, mintalah. Dan biasanya akan dibuatkan 2 jenis accounts: personal dan saving. Personal adalah account yang aktif dan yang digunakan oleh nomor di kartu ATM. Saving lebih digunakan untuk tabungan. Saran pribadi, lebih baik taruhlah uang yang tidak terlalu banyak di personal account, dan sisanya di saving account.

Internet banking adalah keharusan! Maka mintalah ke bank anda di saat membuka rekening. Bila ditolak, besok balik lagi dan bicara ke orang yang berbeda. Niscaya pelayanannya akan berbeda pula. Alamat:

ABN AMRO
Leiden, Breestraat - 0900-0024 (tarif lokal)
Leiden, Bergmolen 2 - 0900-0024 (tarif lokal)
Leiden, Stationsweg 31-33- 0900-0024 (tarif lokal) – Sabtu buka 10.00-16.00
Oegstgeest, De Kempenaerstraat 1 - 0900-0024 (tarif lokal)
Leiderdorp, Statendaalder 39 - 0900-0024 (tarif lokal) – Sabtu buka 10.00 – 13.00

Rabobank
"http://www.rabobank.nl/zoeken/naaruwbank/vestiging/context/particulieren/lokalebanken/leiden-leiderdorp-oegstgeest/?vestigingsID=957" Stationsweg 37-39, Leiden

"http://www.rabobank.nl/zoeken/naaruwbank/vestiging/context/particulieren/lokalebanken/leiden-leiderdorp-oegstgeest/?vestigingsID=960" Van Diepeningenlaan 13a, Leiderdorp

"http://www.rabobank.nl/zoeken/naaruwbank/vestiging/context/particulieren/lokalebanken/leiden-leiderdorp-oegstgeest/?vestigingsID=958" Korevaarstraat 19, Leiden

"http://www.rabobank.nl/zoeken/naaruwbank/vestiging/context/particulieren/lokalebanken/leiden-leiderdorp-oegstgeest/?vestigingsID=959" Lijtweg 15, Oegstgeest

Pendaftaran Surat Ijin Tinggal (Residence Permit)

Setelah kita melaporkan kedatangan kita ke IO, kita akan didaftarkan meeting dengan pihak Gemeente untuk membuat Residence Permit kita. IO akan memberikan informasi dokumen-dokumen apa saja yang perlu dibawa. Salah satunya adalah Akte kelahiran asli dan terjemahannya yang sudah dilegalisir oleh notaris. Sebaiknya juga disiapkan uang tunai untuk membayar Residence Permit. Biasanya kartu Residence Permit ini jadi 4-6 minggu. Dengan kartu ini, kita bisa jalan-jalan keliling negara2 Schengen tanpa visa. Alamat town hall Leiden:

Burgerzaken (Civil Affairs) Department, Monday-Friday 08.30 to 15.00
Stadhuisplein 1, Leiden
P.O. Box 9100, 2300 PC Leiden
Phone: +31 (0)71 516 5165
Fax: +31 (0)71 516 5611

Lapor diri dan ganti alamat ke KBRI

Sangat disarankan (!!!) untuk sesegera mungkin lapor diri. Sesegera mungkin itu maksudnya yah kurang lebih 1-2 bulan setelah ketibaan lah, daripada kena semprot kbri.

Lapor diri

Lapor diri ini sangat penting bila kita jalan-jalan ke Italia dan dijambret dari uang hingga paspor. Karena sudah mendaftarkan diri ke KBRI, akan lebih mudah untuk meminta paspor yang baru. Kalau belum lapor diri mungkin prosesnya akan lebih rumit, susah, lama, kena konsekuensi moral pula alias ditanya kenapa tidak lapor diri lebih awal. Nah daripada susah mencari jawabannya, lebih baik lapor diri kan. Sekalian jalan-jalan di Den Haag. Kebutuhan lapor diri ini juga penting untuk mensupport sensus orang Indonesia di luar negeri. Dokumen-dokumen yang perlu dibawa: formulir lapor diri (tersedia di KBRI), paspor asli, selembar foto 4x6 berwarna.

Ganti alamat

Ini penting kalau anda mau pulang ke Indonesia dan balik lagi ke sini untuk mendapatkan BEBAS FISKAL di airport Indonesia. Tidak perlu dijelaskan lebih lanjut tentunya. Dokumen-dokumen yang perlu dibawa: formulir ganti alamat (bisa ambil di KBRI), paspor asli, surat keterangan (asli dan terbaru) terdaftar sebagai penduduk di suatu Gemeente (town hall) dengan menyebutkan kewarganegaraannya (International Uittreksel van bevolkingsregister met vermelding v.d. nationaliteit), fotokopi kartu ijin tinggal (verblijfvergunning), fotokopi akte kelahiran.
Untuk keterangan lebih jelas dan lengkap, silahkan ke "http://www.indonesia.nl" www.indonesia.nl. Di menu ‘Site map’ (bottom down) tersedia banyak informasi yang berguna selama kita disini.

Alamat:

Tobias Asserlaan 8, 2517 KC The Hague
+31-070-3108 100/176/177
Monday – Friday: 09.00 – 13.00 and 14.00 – 17.00



Written By : Tita Alissa Listyowardojo, PPI Leiden.
0 comments

Prepare part 3 - Foods and Beverage

Di mana sih tempat beli makanan yang murah? Makanan apa yang enak? Temukan tempat makan dan belanja yang pas di Leiden!

Open markt


Setiap hari Rabu dan Sabtu mulai jam 9.00-17.00, ada open markt (pasar terbuka) yang menjual beraneka ragam kebutuhan sehari-hari dari roti, keju, sayur-mayur, daging, ikan, buah-buahan, sampai pakaian, kebutuhan sepeda, dan kebutuhan rumah tangga. Harga yang ditawarkan terkadang lebih murah dari supermarket, terutama untuk daging dan sayur-mayur. Letak open markt ini di sepanjang jalan nieuwe rijn di belakang town hall. Perlu diketahui, di pasar terbuka ini, produk-produknya tidak bisa ditawar (walaupun ada kegatalan untuk menawar, disarankan untuk tidak menawar daripada dimarahin penjual). Tetapi, bila sudah mendekati jam tutup (17.00) ada beberapa kawan yang pernah mendapatkan produk-produk makanan (seperti buah-buahan dan sayur-mayur dan daging) dengan harga yang sangat miring atau bahkan gratis. Hal ini tidak pasti terjadi tapi boleh dicoba. Kenapa begitu? Karena biasanya penjual-penjual itu tidak ingin membawa kembali sayur-mayur/buah-buahan/daging yang biasanya bisa membusuk dan tidak layak jual lagi minggu depannya. Jadi lebih baik untuk ‘get rid off’ semuanya daripada susah payah membawa pulang lagi.

Supermarket di Leiden

Kebutuhan sehari-hari umumnya tersedia lengkap di supermarket, jadi tidak perlu menunggu hari pasar untuk berbelanja. Pada dasarnya, di Leiden ada beberapa supermarket: ALDI, Hoogvliet, Super de boer, Albert Heijn, Dekamarkt, Digros, dan C1000. Tapi yang agak-agak mendominasi pasar (terutama pasar student) biasanya adalah ALDI, Hoogvliet, Digros, dan kadang Albert Heijn.


Tiap supermarket tentunya punya kelebihan dan keunikan masing-masing (namanya aja saingan toh). Seperti misalnya ALDI biasanya menyediakan produk sehari-hari yang tidak terlalu bervariasi, tapi harganya murah. Keju, beras Suriname, sayur-mayur sederhana (brokoli, kembang kol, buncis, wortel), bakmi mentah, susu, daging (ayam, sapi, babi), buah (pisang, jeruk, apel), bisa ditemukan disini. Tentunya kualitasnya akan berbeda bila dibandingkan dengan ALBERT HEIJN (AH). Di AH ini, bisa ditemukan banyak produk dengan merk terkenal (yah walaupun bahkan saya yang sudah agak lama dibelanda tetap tidak tahu yang mana sih merk terkenal itu) dan tentunya kita bisa mengharapkan kualitas yang lebih baik (dan harganya pun ikutan ‘lebih baik’). Di AH ada sistem bonus. Tinggal bikin kartu bonus gratis, bisa dapat diskon yang lumayan untuk produk-produk tertentu yang berlabel “BONUS” setiap harinya.


Supermarket yang rada menengah itu adalah Hoogvliet atau Digros. Keunikan Hoogvliet adalah, biasanya mereka menyediakan produk tertentu yang bisa didapatkan gratis dengan mengumpulkan bon pembelian yang dibelakangnya tertera beberapa kupon. Nanti kalau kupon itu dikumpulkan hingga jumlah tertentu (biasanya 12 kupon), bisa ditukarkan dengan produk yang sedang dipromosikan dengan GRATIS! Tidak seperti supermarket di Indonesia yang hanya menawarkan sabun cuci batangan murah, terkadang Hoogvliet menawarkan produk-produk seharga 1 euro sampai 7 euro, seperti body lotion, shampoo, sabun cuci baju, produk pembersih, dll. Bila sering dilakukan, lumayan menghemat belasan bahkan mugkin puluhan euro setiap bulannya (pengalaman pribadi nih). Walaupun Digros tidak memiliki program “kumpulkan kupon” seperti Hoogvliet atau kartu bonus seperti AH, tapi Digros punya produk yang lebih lengkap dan bervariasi dengan harga yang lumayan terjangkau.


Untuk diingat, supermarket tidak menyediakan plastik gratis untuk membawa belanjaan. Biasanya mereka menyediakan plastik tas untuk dijual antara 9 cents (di ALDI) sampai 15 cents (AH) untuk tas plastic biasa. Untuk tas yang lebih kuat lagi harganya bisa mencapai 1 euro lebih (tapi bisa dipakai bolak-balik). Maka dari itu, janganlah lupa untuk membawa plastik belanja sendiri.


Supermarket, alamat, dan jam buka (untuk alamat, bisa dicek di
www.maporama.com).

Albert Heijn -Hooigracht 85
-Vijf Meiplein
Senin-Jumat 08.00-22.00
Sabtu 08.00-20.00
Minggu buka
Aldi -Garenmarkt
-Lange Gracht
Senin-Jumat 09.00-18.00
Kamis 08.00-20.00 Sabtu 08.00-17.00
Dekamarkt -Levendaal 140 Senin-Jumat 08.00 till 20.00
Sabtu 08.00-17.00
Digros -Langegracht 3 Senin-Jumat 08.00-20.00
Kamis 08.00-22.00
Hoogvliet -Levendaal 20 Senin-Rabu, Sabtu 08.00-20.00
Kamis-Jumat 08.00-20.00
Super de Boer -Stationsweg 44
-Lange Mare 76
Senin-Jumat 08.00-22.00
Minggu buka
C 1000 -Herenstraat 43
-Lange Mare 78
Senin-Jumat 08.00-20.00
Sabtu 08.00-18.00

Ps. Di dalam station kereta Leiden Centraal, ada supermarket kecil AH yang menjual makanan siap santap (seperti pizza, roti, sandwich) dan buka setiap hari. Di awal jalan Breestraat, ada sebuah toko yang buka sampai jam 12 malam.

Rumah makan yang terjangkau


Tidak semua orang yang datang ke belanda sudah berbekal kemampuan memasak yang mencengangkan (termasuk saya ….ehm). Maka dari itu, ada kalanya makin sering memasak, makin tidak enaklah hasil masakan sendiri (seperti saya….ehm), atau bosan (sangat saya!). Maka perlu mengetahui tempat makan yang murah dan terjangkau supaya mungkin bisa makan seminggu sekali lah paling nggak. Tongue make up!


Leiden diberkahi oleh banyak jenis makanan dari seluruh dunia seperti Chinese, Indonesia, India, Yunani, Italia, Perancis, International, dan masih banyak lagi. Mulai dari gado-gado sampai daging kangguru. Sayangnya rumah makan atau restaurant bisa dibilang termasuk cukup mahal di leiden. Sekali makan di restaurant mungkin sekitar 15-35 euro tergantung makan apa dan dimana. Tetapi, untungnya, ada beberapa snack bar dan tempat makan yang cukup terjangkau bila kangen makan diluar.


Misalnya seperti EAZIE di breestraat dan di stationweg (untuk map: www.maporama.com), atau snack bar SHOARMA yang tersebar di seluruh Leiden. Contoh lain misalnya Food XL di Breestraat yang bisa kenyang buanget dengan hanya 5 euroan. Untuk info selengkap-lengkapnya mengenai restaurant di leiden: http://dinnersite.nl/zoek.php?lng=nl&p=1&naam=&plaats=leiden&prov=&keuken=&prijs=&submit=Zoeken.


Karena Leiden hanya 15 menit away by train dari Den Haag (The Hague), bolehlah sesekali berkunjung untuk makan di restaurant di Den Haag yang harganya relatif lebih rendah, terutama untuk rumah makan Chinese seperti Fat Kee, Wing Kee, dan Kee Kee lainnya.


Selamat makan!



Written By : Tita Alissa Listyowardojo, PPI Leiden.
0 comments

Prepare part 2 - Housing in Leiden

Housing terbilang sangat susah dicari di Leiden. Sangat disarankan untuk mencari dengan bantuan International Housing office dari Universitas sebelum datang.


Bila tetap ingin mengadu nasib mencari sendiri, ada beberapa website (sayangnya semua dalam bahasa Belanda) yang bisa digunakan untuk mencari kamar:


www.kamernet.nl

Website ini paling populer di antara pelajar dan termasuk yang paling aktif update kamar-kamar baru. Sayangnya website ini tidak gratis. Dengan 12.95 euro anda bisa mendapatkan jatah 20 kali untuk bereaksi / meng-email orang yang menawarkan kamar. Tidak ada jaminan bahwa akan ada reaksi balik untuk melihat kamar.

www.kamertje.nl

www.kamerhulp.nl

www.studentenkamers.nl

Bila ingin mendapatkan kamar dengan cepat, ada banyak makelar rumah/kamar. Biasanya mereka akan meminta biaya service 1 bulan harga rumah/kamar, 1 bulan untuk uang deposit yang bisa diambil begitu meninggalkan rumah dalam keadaan baik, dan 1 bulan untuk biaya 1 bulan pertama. Jadi di bulan pertama, anda harus menyiapkan uang 3x harga sewa 1 bulan. Ada beberapa yang meminta biaya registrasi berkisar 20 euro. Beberapa makelar terkenal:

www.directwonen.nl

www.vijfsterrenleiden.nl

www.eigen-haard.nl

www.funda.nl

Cara lain adalah buka mata buka telinga bila melihat pengumuman-pengumuman di kampus atau di plexus mengenai penawaran kamar. Cara ini juga bisa digunakan untuk mencari kamar. Yaitu dengan membuat advertisement diri kita sendiri. Isinya bisa berupa kamar yang diinginkan (harga, ukuran, lokasi, fasilitas, dll) dan sedikit deskripsi diri (bidang studi, usia, asal Negara, merokok/tidak, dll). Advertisement tersebut bisa dipasang di Universiteit Bibliotheek, di fakultas/kampus masing-masing, di Plexus, bahkan di supermarket-supermarket yang menyediakan board khusus untuk pelanggannya yang ingin mengiklankan sesuatu. Terbukti cara ini cukup efektif walaupun agak lama.


Written By : Tita Alissa Listyowardojo, PPI Leiden
0 comments

Prepare part 1 - Packing

Aku nemu info ini dari web PPI Leiden. Kayanya perlu aku hafalin deh :p

Sebelum berangkat menimba ilmu di negeri kumpeni, sudah barang tentu Anda sudah siap packing dari jauh-jauh hari, mengumpulkan barang-barang yang perlu Anda bawa ke Belanda. Berikut kami persembahkan sedikit petunjuk dan saran agar Anda dapat memanfaatkan jatah 30 kg bagasi Anda dengan seefisien mungkin.

Sebenarnya yang perlu dibawa ke Belanda hanya :

Pakaian secukupnya.

Kami sarankan untuk membeli sebagian besar baju hangat, syal, topi, sarung tangan dll untuk musim dingin di Belanda saja. Banyak toko yang menjual baju hangat dengan harga miring, seperti Zeemans di Haarlemerstraat, yang menjual jaket, sweater, syal dsb seharga kurang dari 10 euro. Sama saja bukan dengan harga di Indonesia?

Catatan pinggir untuk beberapa pakaian khusus :

Long john : Hanya bagi mereka yang sangat tidak tahan udara dingin, dan hanya akan dipakai sesekali. 1 atau 2 sudah lebih dari cukup, dan juga tersedia di Belanda jika perlu (di pasar maupun di department store seperti HEMA, H&M dan V&D).

Baju Nasional : Bawalah setidaknya 1 stel untuk dikenakan pada saat perayaan 17 Agustus, Indonesia / Asia Cultural Festival di kampus, Lebaran di KBRI atau juga sidang thesis kalau mau gaya, hehehehe.

Sepatu secukupnya.

Bagi para teman perempuan, saya tau pasti Anda tergoda untuk membawa banyak pasang sepatu. Tapi percayalah, yang Anda butuhkan hanya :

  • 1 pasang sepatu olahraga (keds) untuk sehari-hari, lebih baik yang solnya tidak berwarna hitam (agar bisa dipakai di gym kampus)
  • 1 pasang sepatu hari-hari yang juga bisa dipakai ke acara semi formal (lebih baik pilih warna hitam agar netral).
  • 1 pasang sandal jepit untuk di rumah.

Sisanya dapat anda beli disini dengan harga relatif murah. Terutama menjelang musim sale Desember, toko sepatu akan berlomba lomba memberi diskon. Sepatu boots andalan saya dibeli di Van Haren seharga 7 euro saja sewaktu musim sale, dan tahan banting sampai sekarang.

Obat-obatan Pribadi

Perlu diketahui bahwa Huisarts (dokter) di Belanda sangat anti terhadap obat. Kecuali Anda pingsan dihadapannya bermandikan darah, kemungkinan besar obat yang akan Anda dapatkan sebatas Paracetamol untuk gejala flu / demam biasa. Jadi ada gunanya membawa stok obat pribadi seperti anti alergi, obat maag, antangin, obat diare, multivitamin dan obat flu andalan secukupnya.

Make Up & Hairdryer

Bagi teman-teman perempuan, perlu dicatat bahwa dalam Uni Eropa ada larangan membawa benda-benda cair (ya, itu termasuk parfum, lip gloss dan body lotion Anda) dalam carry on luggage di pesawat, kecuali ditenteng dalam kantong plastik tembus pandang khusus yang diberikan di bandara. Kami sarankan untuk memasukkan sebagian besar make-up di bagasi check-in agar tak repot nantinya.

Saya pribadi juga menyarankan membawa make-up basic seperti bedak muka, foundation dan concealer dari Indonesia. Selain harganya mahal di Eropa, Anda belum tentu dapat menemukan merek yang cocok dengan jenis kulit Anda. Terutama bagi mereka yang punya kulit hipersensitif dan memakai make-up / obat jerawat resep dokter, bawalah stok lebih.

Alat2 Tulis

Entah kenapa, alat tulis di Belanda selain mahal, variasi dan kualitasnya tak sebagus yang biasa kita dapatkan d Indonesia. (Padahal sama2 impor dari Cina toh? Misteri…) Ada sih macam2 pulpen disini, tapi saya pribadi tak bisa pindah ke lain hati dari Faster, hehe. Membawa stok alat tulis memadai (pulpen, pinsil, penghapus, stabilo, selotip, pembolong kertas mini dsb) sangat membantu, dan pilihan cerdas untuk berhemat. Satu lagi yang sangat membantu bagi saya : Stick-it-notes yang biasa dan yang kecil warna-warni untuk pembatas buku pelajaran.

Alat – alat elektronik.

Sambungan Internet disini yang cepat dan murah adalah luxary yang sulit kita dapatkan di Indonesia. Download, chatting, streaming video / radio dan blogging akan merasuki keseharianmu di Belanda, kecuali bagi mereka yang benar-benar kuat iman. Untuk itu bagi teman2 yang punya rezeki, sangat disarankan membawa laptop, kamera digital serta handphone dari Indonesia, dengan catatan sebagai berikut :

Variasi dan harga laptop jelas lebih baik di Indonesia, dan lebih murah, karena dalam hitungan dolar. Namun bila tak mampu membawa laptop dari Indonesia, tak perlu patah arang; disini banyak tawaran (baik dari kampus maupun dari toko) untuk membeli laptop dengan mencicil. Printer juga tak perlu bawa dari Indonesia, disini dapat dibeli dengan harga murah, atau bisa menggunakan fasilitas kampus. Di Belanda juga dikenal tinta suntikan / murah jadi tak perlu borong dari Indonesia.

Bagi para net-fanatics yan sudah berniat mendownload banyak jurnal atau …ehm… materi lain dari Internet, kami sarankan untuk membeli external hard drive di Belanda saja. Selain harganya lebih murah, kapasitas memorinya juga lebih besar (kini sudah keluar versi 1 Tetrabyte / 1000 GB seharga 300-an euro).

Walaupun perkembangan kamera digital di Indonesia lebih cepat ketimbang di Eropa, di Belanda juga banyak toko (seperti Media Markt atau Dixons) yang menawarkan kamera digital dengan harga aanbeiding (harga khusus). Bagi para fotografer professional, disinilah ajang untuk mencari kamera SLR digital dengan harga murah. Jadi tak bermodalkan kamera digtal dari Indonesia, masih bisa dibeli di Belanda.

Cukup membawa henpon “biasa” untuk mengabari ibunda kalau anaknya sudah sampai dengan selamat (dengan memakai international calling card seperti Lebara), yang kemudian dapat digunakan sebagai henpon cadangan. Tak perlu bawa henpon canggih terkini dari Indonesia, karena di Belanda ada sistim langganan pra bayar yang memberi Anda henpon gratis! Caranya: Carilah provider telepon seluler pilihan Anda, dapat dilakukan dalam satu sore menyusuri Haarlemerstraat dan bertanya-tanya keuntungan masing2 paket penawaran. Provider yang cukup terkenal di kalangan mahasiswa adalah : Telfort, Orange, T-Mobile dan Vodafone. Yang biasanya memberi penawaran termurah memang Telfort, tetapi yang paling ramah terhadap mahasiswa Internasional menurut pengalaman kami T-Mobile dan Orange, karena memberi kemudahan dalam administrasi pendaftaran.

Pecinta musik? Gadget freak? Punya rezeki lebih? Belilah ipod dari Indonesia. Selisih harga ipod video antara Indo – Belanda bisa mencapai 50 euro. Mau dipakai sendiri boleh (sangat berguna untuk menemani perjalanan bersepeda atau di kereta, dimana semua orang sibuk bengong dan menikmati mp3 player masing2), atau bisa juga dijual ke salah satu teman di Belanda. Satu lagi kegunaan ipod yang cukup kreatif : Materi kuliah yang sudah direkam secara digital dapat didengarkan kembali sambil belanja buah di pasar, berkat ipodmu. (Itu kalau rajin…)

Software

Khusus untuk software starter Windows, kami sangat menyarankan Anda membekali diri dengan yang asli dari Indonesia. Selain disini harganya lebih mahal, software asli akan mempermudah Anda dalam melakukan update software online, tanpa takut ketahuan pakai bajakan.

Untuk software2 lain yang dirasa perlu, tentu kami tak mungkin menyarankan membawa software bajakan dari Indonesia, tapi Anda pasti bisa menilai sendiri mana yang lebih baik bagi kebutuhan serta kantong mahasiswa Anda, hehe. Simpanlah software dalam tempat CD yang menghemat ruang, dan simpanlah dalam bagasi cek in untuk berjaga-jaga pemeriksaan random bagasi carry on.

Stok makanan darurat secukupnya, hanya untuk beberapa hari pertama.

Yang kami maksudkan adalah beberapa bungkus indomie dan mungkin sebungkus kecil abon. Hanya untuk berjaga-jaga kalau Anda sampai di Belanda hari Minggu di saat mayoritas toko dan supermarket tutup. Tak perlu berlebihan membawa indomie dan makanan (apalagi beras!) seperti mau pindah ke kutub utara; banyak sekali toko asia di Belanda yang menjual segala jenis bumbu, mie, pelengkap (bawang goreng, sambal, dsb.) dengan harga wajar. Indomie, kecap dan sambal bahkan bisa dibeli di pasar terbuka setiap hari Rabu dan Sabtu.

Beberapa tips seputar makanan :

Harga rice cooker di Belanda tak jauh beda dengan di Indonesia. Di Belanda bahkan ada pilihan membeli rice cooker microwave yang praktis, atau menunggu hibah rice cooker dari anak2 master tahun lalu yang pulang ke Indonesia. Selain itu, nasi juga bisa dimasak pakai panci biasa, walau sedikit lebih repot. Intinya, kami tidak terlalu menyarankan anda repot2 membawa rice cooker ke Belanda, kecuali perut Anda memang Melayu-hardcore yang langsung maag kalau tak kena nasi.... Tips satu lagi : Belajarlah menyukai roti! Murah, praktis, sehat.

Bila Anda bersikeras ingin membawa dendeng balado dan sambal bajak dari Indonesia, kembali kami ingatkan tentang ketentuan membawa cairan dalam carry on luggage di pesawat. Lebih baik simpan di bagasi cek in atau jangan bawa sama sekali.

Siapkanlah setidaknya satu resep masakan andalan dari Indonesia yang sudah Anda kuasai, lebih bagus lagi kalau “tidak pasaran” (mbok ya, jangan seputar nasi goreng dan cap cay. Itu mah bule2 sini juga bisa!) Selain bisa membuat teman2 Anda terkagum-kagum atas kepiawaianmu dalam memasak , kegiatan tukar menukar resep sangat populer di kalangan mahasiswa, dan pasti membantumu mendapat banyak teman baru. (Hei, kiat ini juga dialamatkan kepada para pria! Jangan pikir disini akan ada serombongan mahasiswi yang memasak untukmu setiap hari. Independen itu bebas gender, Bung!)

Bagi para perokok, terutama rokok kretek, sangat disarankan bawa stok dari Indonesia. Selain disini harganya mahal, sangat sulit untuk mencari merek favorit Anda. Perlu diingat bahwa batas maksimum internasional membawa rokok adalah 200 batang per orang atau sekitar 1 slof . Simpanlah di bagasi cek in. Kalau mau mengambil resiko bawa lebih dari 1 slof, bisa saja. Kalau Anda sampai dengan pesawat MAS pagi, biasanya tidak akan pernah diperiksa. Namun kalau sampai ketahuan dalam pemeriksaan random, rokok akan disita dan Anda diharuskan membayar denda.

Cinderamata murah meriah dan RINGAN.

Selalu berguna bagi kenang-kenangan untuk teman teman internasional atau dosen Anda disini. Terutama saat pesta Sinterklaas atau acara tukar menukar kado, cinderamata khas Indonesia pasti mendapat apresiasi lebih. Beberapa contoh : Syal/sapu tangan batik, dompet coin, pembatas buku wayang, perhiasan batu2an etnik, dsb.

Buku dan Materi Studi

Kalau ada data khusus dari Indonesa untuk keperluan studi / riset, dapat dibawa di bagasi maupun carry on. Pastikan juga untuk membawa minimal 1 buku bacaan ringan untuk membunuh waktu sembari menunggu di Bandara atau selama perjalanan di pesawat.

Surat-surat Penting

Beserta fotokopinya. Selalu bawa dalam carry on, jangan pernah simpan di bagasi cek in!

Ini beberapa contoh surat penting yang aku dapat dari PPI Jerman (tetangganya belanda) :

  • Paspor dan visa dari Kedutaan Besar
  • Ijazah jenjang pendidikan terakhir yang asli dan juga fotocopy yang telah dilegalisir (minimal 5 lembar) serta terjemahannya yang telah disahkan (minimal 3 lembar).
  • Surat keterangan ijazah jenjang pendidikan terakhir kalian itu asli serta terjemahannya yang telah disahkan.
  • Foto copy akte kelahiran dan juga terjemahannya yang telah dilegalisir.
  • Akte ganti nama (jika pernah ganti nama) dalam fotokopi yang telah dilegalisir beserta terjemahannya dan telah dilegalisir juga.
  • Ijazah-ijazah lainnya juga dibawa, misalnya ijazah komputer, juara suatu kompetisi dll.
  • Surat jaminan keuangan (mestinya dibuat pemberi beasiswa).
  • Surat panggilan dari Universitas (Admission Letter)
  • Surat Ijin Mengemudi (SIM) International (bila ada).
  • Travell Cheque.
  • Dokumen-dokumen lain yang dianggap perlu.


Beberapa Catatan Akhir

· Percayalah, barang-barang Anda disini pasti akan berkembang biak. Ingat bahwa barang-barang tersebut harus Anda bawa pulang kembali saat masa studi sudah usai. Jadi lebih baik underpack daripada overpack, karena overweight bagasi di Bandara juga akan menjadi masalah. Kalau koper anda sampai overweight, coba atasi dengan cek in bareng dengan teman yang berat kopernya kurang dari 30 kilo. Dengan begitu dapat dianggap sebagai sharing beban.

· Bila Anda tinggal di student housing Duwo atau SLS Woonen, artinya sprei, sarung bantal dan selimut sudah disediakan. Tak perlu bawa dari Indonesia, disini sprei tambahan juga dapat dibeli dengan harga murah di Zeemans atau Slechtster.

· Perlu gantungan baju, lampu belajar, jam weker, hiasan kamar? Tak perlu takut, semua dapat dibeli di IKEA Delft dengan harga sangat murah (mis : lampu belajar seharga 1.5 euro).

· Bawalah 1 set pakaian ganti dalam carry on luggage Anda, untuk berjaga-jaga kemungkinan bagasi cek-in Anda hilang, nyasar atau tertunda. Percayalah, setelah 12 jam di pesawat, hal pertama yang akan Anda ingin lakukan adalah mandi dan ganti baju!





Written By : Anisa Rijadi, PPI Leiden
0 comments

Jalan-jalan keliling Eropa

Kemarin sesorean sms-an sama Chris. Sebenarnya yang bikin panjang & sms jadi bertubi-tubi gara-gara kudu kasih feedback ke Chris tentang cara ngajar dia selama ini :D


Awalnya gara-gara aku pamit karena jadwal scutos bentrok sama jadwal dutch & gara-gara aku ngeluh karena ngerasa sedih banget kudu brenti dari scutos. Aku udah enjoy banget disana. Dosen-dosennya oke & temen-temen juga lucu-lucu semua. Chris di sms-nya bilang : "iya, sayang banget murid pintar ini ga bisa terusin scutos & harus pindah ke kelas dutch." Chris juga bilang, karena mungkin ga bisa ketemu lagi di kelas, dia mau main ke kantorku. Aku balas, boleh-boleh banget main & sebenarnya sih bisa aja tetep lanjut scutos asal ada yang ngajarin private & biayanya ga mahal hehehe.. Ee, si Chris bilang dia mau kok ngajarin, cuman sayangnya schedule dia overload sekarang ini & aku jawab lagi, ya wes, kapan-kapan aja kalau udah ada waktu soale jarang banget kan ada dosen yang mau ngajarin gratis hihihi.. Well, anyway, kayanya aku emang bakalan kangen Chris & the way he teach :((


Chris juga nyinggung-nyinggung soal maen ke Jerman atau dia yang maen ke Belanda. Sure, why not? Emang kayanya udah wajib, kalau sekolah di Belanda tuh kudu mampir-mampir minimal ke Perancis & Jerman. Lebih bagus lagi kalau bisa agak jauh kaya ke Belgia, Spanyol & Italia :D Lagian Chris udah janji mau nemenin kalau aku maen ke Jerman. Ya iyalah, dia kan orang Jerman.

Wah belum apa-apa udah mimpi jalan-jalan keliling Eropa. Padahal, masih banyak yang kudu diurus, housing, mvv - Machtiging tot Voorlopig Verblijf, ijin tinggal sementara (Professorku bilang, diurusnya via Leiden Uni & kalau udah sampai sana baru urus VTV - Vergunning tot Verblijf, ijin tinggal lebih dari 3 bulan) & sejauh ini aku cuman bisa prepare yang kecil-kecil kaya coat, koper.. Aku juga belum kontak PPI Leiden & temen-temen Indo di Leiden & di Gorleus Lab. Aku kudu nanyain lungsuran-lungsuran yang masih available, kaya rice cooker, sepeda, sofa, bed.. hwahahaha.. Itu wajib diterima dengan tangan terbuka!

02 January 2008 0 comments

New Year, New Life

Ini hari kedua di tahun baru. Pas ngelihat ke belakang, sepanjang tahun 2007 kemarin banyak banget perjuangan, kecewa, air mata, tapi juga banyak harapan, kelegaan, cinta dan tawa bahagia. Alhamdulillah & puji Tuhan semua yang aku harapkan selama tahun 2007 kemarin bisa terwujud. Sekolah, MD, ketemu orang-orang baru yang benar-benar care & tulus & ngebantu tanpa pamrih, termasuk Professorku, orang-orang di sekitarku di kantor, rumah, sekolah.., kehidupan materi & spiritual juga Alhamdulillah, puji Tuhan semuanya meningkat lebih baik. Iman memang bukan buat konsumsi publik, buat aku sendiri aja & jadi urusanku & Tuhan, tapi aku dengan bangga bilang bahwa keimananku jauh lebih baik dan kedepan aku yakin akan lebih baik dan lebih baik lagi.

Satu hal yang sampai sekarang dan mungkin seumur hidupku harus terus aku pelajari adalah : bersyukur. Di penghujung tahun kemarin aku berusaha mensyukuri setiap hal yang aku alami & dapatkan dalam hidup, dan ajaibnya itu bikin aku merasa lebih baik dan lebih bahagia. Well, aku jadi inget seseorang di masa laluku yang rasanya ga pernah bersyukur, selalu aja mengeluh & mengeluh. Aku ga yakin apakah hidupnya sekarang sudah sebaik aku?

Aku memang bangga dengan pencapaian yang aku raih saat ini, tapi aku sungguh berusaha tidak selalu melihat ke atas & tetap seimbang menjalani hidup. Masih banyak orang di sekeliling aku yang belum sukses dan aku berdoa demi kesuksesan mereka. Aku percaya bahwa dengan memberi cinta pada orang di sekeliling kita, kita juga akan mendapat cinta yang tidak kita duga dari orang-orang disekeliling kita.

Aku pernah terpuruk, suatu saat di masa lalu, dan mungkin orang-orang yang mengenal aku di saat terburuk dalam hidup aku itu ga akan menyangka aku bisa seperti sekarang, bangkit, bahagia, sehat, ceria, sukses.. Semuanya aku yakin karena aku sendiri, karena kebaikan-kebaikan yang aku tanam, dan karena niat baik, juga yang pasti adalah karena Tuhan. Tuhan melihat semuanya dan akan memberi sesuai amal perbuatan kita.

Masa lalu itu seperti sejarah, yang buruk-buruk ga bisa dihapus meskipun aku pengen banget menghapusnya. Aku cuman bisa menutup buku & merasa kasihan dengan orang-orang dari masalaluku yang masih saja berkubang dengan masalah-masalah yang sudah menjadi masa lalu buat aku. Ibaratnya aku sudah berlari 10 km & mereka masih jalan di tempat. Sigh.. Hidup memang penuh pilihan, dan Alhamdulillah puji Tuhan, aku berhasil memilih yang terbaik untuk hidupku.

Kehidupan baru terbentang di depanku, penuh challenges, penuh perjuangan & aku siap menghadapinya!

Happy New Year!
0 comments

Big Smile, Big Hopes, Big Worries..

Ternyata Professorku udah balas emailku dari tanggal 28 Desember kemarin! Yah, kirain belum, abis aku ga check email ugm.ac.id & cuman ngecheck email gmail, ternyata beliau kirim replynya ke email kantor.

Isinya antara lain gini :


Dear Sylvia,

Many congratulations !!

It is holiday time at this moment so the financial department is off, but I start working to get the details. But you know that I received your mail and that I start working on it !

... bla bla bla...



Best regards,

GVB


Aku emang minta rincian fees buat study per tahun dari IO. Aku juga nanya aku kudu nyemplung lab kapan. Tapi according to pak Yossi & pak Kharis, aku kudu cepet-cepet urus mvv karena waktu ngurusnya sekitar sebulan-an. OK, berhubung aku kelupaan bawa passport, so aku mulai ke dekanat besok aja, minta surat pengantar ke KUI & dari KUI ntar ke setkab & kedutaan.

Awal tahun ajaran baru emang februari, tapi kalau kudu berangkat februari, kayanya aku kenyerepeken... paling save sih Agustus-September untuk start Oktober. Bisa prepare lebih teliti & hati-hati.
Kabag-ku juga bantu nitipin aku dengan kenalannya yang lagi disana, paling ga pas pertama nyampe sana ada tempat berlindung. Tapi pak Yossi bilang, biasanya itu kerjaan professor untuk nyariin aku apartement, & sebaiknya aku minta untuk 3 bulan pertama aja, selanjutnya aku bisa nyari yang lain kalau ga cocok atau kemahalan.. Hmm.. duh belum apa-apa puyeng. Sigh.. Well, oke, jalanin pelan-pelan aja, satu per satu. Everything will be all right!
 
;