30 June 2006 0 comments

Ciuman Menurut Dosen

Dosen Fisika :
Ciuman adalah gaya tarik menarik antara dua mulut dengan jarak antara satu titik dengan titik yang lain adalah nol.

Dosen Kimia :
Ciuman adalah reaksi akibat interaksi dari senyawa yang dikeluarkan oleh dua hati.

Dosen Mikrobiologi :
Ciuman adalah pertukaran bakteri uniseksual di dalam air liur.

Dosen Biologi :
Ciuman adalah menyatunya dua otot orbicularis oris dalam keadaan kontraksi.

Dosen Ekonomi :
Ciuman adalah sesuatu di mana permintaan lebih besar darrpada penawaran.

Dosen Statistik :
Ciuman adalah kejadian yang peluangnya bisa sangat tergantung dari angka statistik berikut: 36-24-36.

Dosen Teknik :
Ciuman? Apa itu..?

Dosen elektro :
Ciuman Adalah bertemu antara ion positif dan negatif yang mengakibatkan arus lemah menjadi arus kuat...

Dosen Kedokteran :
Ciuman adalah proses pendiaknosaaan fisik secara langsung yang berakibakan aliran darah ke organ reproduksi meningkat

Dosen psikologi :
Ciuman adalah proses penjiwaan terhadap pola pikir seseorang untuk mengetahui akan kenikmatan....

Ciuman menurut dosen kedokteran gigi :
pertemuan antara labium oris, dentes anterioris serta lingua, ... jangan lupa gosok gigi dulu sebelum melakukannya..

Ciuman menurut dosen program komputer :
if kiss Hot then go to bed room, else go to bath room

Ciuman Menurut Dosen Seni :
Ciuman adalah sesuatu yang indah bila dinikmati bersama

Ciuman menurut dosen olahraga :
jika berciuman berkategori sangat hot, sama besar dengan kalori yang terbuang untuk berjalan tergopoh-gopoh (brisk walking)

Ciuman menurut dosen politik (ilmu transformasi konflik) :
ciuman adalah kemampuan untuk mentransformasi gesekan-gesekan konflik dari dua kelompok berbeda sehingga bisa menghasilkan sesuatu yang positif (win win solution: "semua senang, semua nyaman.. semua melayang)

Ciuman menurut dosen matematika (teori kemungkinan) :
Ciuman itu gambling, sekarang nyium, lalu tunggu balasannya, digampar ato dibalas cium...

Ciuman menurut Dosen olahraga (again) :
Ciuman adalah suatu peregangan & pemanasan untuk "olahraga" yang lebih berat....

Menurut dosen kewiraan :
ciuman adalah hak yang dimiliki oleh seorang pasangan yang hubungannya telah diakui oleh negara berdasarkan hukum dan undang-undang yang berlaku.

Menurut dosen bahasa :
ciuman adalah berasal dari sebuah kata dasar "cium" yang mendapatkan akhiran "an".

Menurut dosen seksiologi :
Ciuman adalah suatu teknik rangsangan dan pemanasan (foreplay) dimana tahapan ini menyentuh titik titik rangsangan di seluruh tubuh..

Menurut anaknya dosen :
ciuman adalah temannya ciunyil, ciucrit, ciusrok. Bisa juga berarti sudah sadar dari pingsan.
0 comments

Learn not to be a Racist

learn not to be a racist
23 June 2006 0 comments

Lalat pembunuh..

Pernah baca buku-nya Matthew Pearl yang judulnya The Dante Club? Buku itu menceritakan tentang perkumpulan pengagum sastrawan Italia terkemuka, Dante Alighieri pada sekitar tahun 1865 di Amerika.

Yang pengen aku bahas disini bukan karya sastra Dante, tapi kenyataan bahwa riset yang dilakukan Matthew Pearl tentang satu spesies lalat pembunuh yang menjadi salah satu intrik di novelnya ini adalah sungguh-sungguh benar & nyata.

Risetnya tentang sebuah serangga, lalat pembunuh yang punya nama ilmiah Cochliomyia hominivorax, salah satu spesies serangga paling mematikan di dunia. Lalat itu serupa lalat hijau yang suka hinggap di sampah-sampah atau ikan yang dijual di pasar. Bedanya, lalat yang satu ini adalah lalat pembunuh.

Tiap ekor Cochliomyia betina bisa bertelur hingga sampai 500 telur. Larva ini, parahnya, hanya bisa hidup dan memakan jaringan hidup yang terluka. Artinya, beda dengan lalat-lalat yang lain yang hidup dari jaringan atau benda mati & busuk, lalat yang satu ini justru mencari bagian tubuh hewan (termasuk manusia) yang terluka untuk meletakkan telur-telurnya, dan selanjutnya telur-telur tersebut akan segera berkembang mejadi larva yang memakan daging & otot hewan tersebut secara perlahan-lahan (mereka makan selama 14-18 jam) sehingga hewan yang terluka dan lukanya dihinggapi oleh lalat ini, kemungkinan besar punya belatung alias larva lalat ini di dalam lukanya, dan akan terus berkembang biak, bertambah jumlahnya dengan memakan secuil demi secuil daging & otot hewan tersebut sampai akhirnya seluruh bagian tubuhnya habis digerogotin larva lalat Cochliomyia ini.

Lalat ini ditemukan pertama kali pada tahun 1859 oleh seorang dokter perancis di sebuah pulau di Amerika Selatan. Munculnya spesies berbahaya ini memicu timbulnya epidemi yang menyebabkan kematian ratusan ribu hewan ternak dan juga manusia. Pada tahun 1950, sebuah program masif yang digagas Amerika dengan menyebarkan lalat-lalat jantan mandul ke dalam populasi itu untuk pengebirian kemampuan reproduksi lalat-lalat betina berhasil membasmi spesies lalat ini.

Kepunahan spesies Cochliomyia hominivorax ini dipercaya telah berlangsung selama 50 tahun atau lebih sampai pada 1989 lalat ini ditemukan di pegunungan Catamount, Amerika Serikat. Lalat ini diisolasi dari tubuh seorang anak berumur 10 tahun bernama Kenneth Stanton yang meninggal akibat adanya 12 ulat Cochliomyia hominivorax dalam tubuhnya.
Belum diketahui bagaimana penyebaran lalat ini di Indonesia, karena memang belum diketahui bagaimana ketahanan lintas iklim spesies lalat ini. Namun diketahui bahwa saat ini lalat ini telah tersebar hingga timur tengah melalui kapal-kapal barang.

Berikut ini gambar lalat Cochliomya hominivorax :

cochlio1
(Taken From : http://static.flickr.com/60/172954132_25011adf01_o.jpg)

Yang ini adalah gambar larva (belatung) lalatnya :

cochlio4
(Taken From : http://static.flickr.com/74/172954135_fadee83081_m.jpg)

cochlio5
(Taken From : http://static.flickr.com/69/172954136_02a7219a9e_m.jpg)

Yang ini gambar larva yang memakan jaringan inangnya :

cochlio3
(Taken From : http://static.flickr.com/75/172954134_e7c1b8e703_m.jpg)


Pheww.... Ngeri.

Info lebih detail tentang Cochliomya hominivorax bisa dilihat di :
http://198.77.169.80/selhome/gbu/cochliomyia.html
22 June 2006 0 comments

Just For Laugh

If you yelled for 8 years, 7 months and 6 days you would have produced enough sound energy to heat one cup of coffee.
(Hardly seems worth it)

If you farted consistently for 6 years and 9 months, enough gas is produced to create the energy of an atomic bomb.
(Now that's more like it!)

The human heart creates enough pressure when it pumps out to the body to squirt blood 30 feet.
(O.M.G.!)

A A pig's orgasm lasts 30 minutes.
(In my next life, I want to be a pig)

A cockroach will live nine days without its head before it starves to death.
(Creepy)
(I'm still not over the pig)

Banging your head against a wall uses 150 calories a hour
(Don't try this at home, maybe at work)



The male praying mantis cannot copulate while its head is attached to its body.
The female initiates sex by ripping the male's head off.
("Honey, I'm home. What the....?!")




The flea can jump 350 times its body length. It's like a human jumping the length of a football field.
(30 minutes.. lucky pig! Can you imagine?)

The catfish has over 27,000 taste buds.
(What could be so tasty on the bottom of a pond?)

Some lions mate over 50 times a day.
(I still want to be a pig in my next life...quality over quantity)

Butterflies taste with their feet.
(Something I always wanted to know.

The strongest muscle in the body is the tongue.
(Hmmmmmm......)

Right-handed people live, on average, nine years longer than left-handed people.
(If you're ambidextrous, do you split the difference?)

Elephants are the only animals that cannot jump.
(okay, so that would be a good thing)

A cat's urine glows under a black light.
(I wonder who was paid to figure that out?)

An ostrich's eye is bigger than its brain.
(I know some people like that)

Starfish have no brains.
(I know some people like that too)

Polar bears are left-handed.
(If they switch, they'll live a lot longer)

Humans and dolphins are the only species that have sex for pleasure.
(What about that pig??)


Now that you've smiled at least once, it's your turn to spread these crazy facts and send this to someone you want to bring a smile to (maybe even a chuckle).. :D
0 comments

Cerita Tuhan dan Malaikat tentang Ibu

Ketika itu, Tuhan telah bekerja enam hari lamanya. Kini giliran diciptakan para ibu. Seorang malaikat menghampiri Tuhan dan berkata lembut: "Tuhan, banyak nian waktu yg Tuhan habiskan untuk menciptakan
ibu ini?" dan Tuhan menjawab pelan: "Tidakkah kau lihat perincian yang harus dikerjakan?

1) Ibu ini harus waterproof (tahan air / cuci) tapi bukan dari plastik.
2) Harus terdiri dari 180 bagian yang lentur, lemas dan tidak cepat capai
3) Ia harus bisa hidup dari sedikit teh kental dan makanan seadanya untuk mencukupi kebutuhan anak-anaknya
4) Memiliki kuping yang lebar untuk menampung keluhan anak-anaknya.
5) Memiliki ciuman yang dapat menyembuhkan dan menyejukan hati anaknya.
6) Lidah yang manis untuk merekatkan hati yang patah, dan
7) Enam pasang tangan!!

Malaikat itu menggeleng-gelengkan kepalanya "Enam pasang tangan....? tsk tsk tsk"
"Tentu saja! Bukan tangan yang merepotkan Saya, melainkan tangan yang melayani sana sini, mengatur segalanya menjadi lebih baik...." balas Tuhan.

8) Juga tiga pasang mata yang harus dimiliki seorang ibu.

"Bagaimana modelnya?" Malaikat semakin heran. Tuhan mengangguk-angguk.
"Sepasang mata yang dapat menembus pintu yang tertutup rapat dan bertanya: "Apa yang sedang kau lakukan di dalam situ?", padahal sepasang mata itu sudah mengetahui jawabannya.
"Sepasang mata kedua sebaiknya diletakkan di belakang kepalanya, sehingga ia bisa melihat ke belakang tanpa menoleh. Artinya, ia dapat melihat apa yang sebenarnya tak boleh ia lihat dan sepasang mata ketiga untuk menatap lembut seorang anak yang mengakui kekeliruannya. Mata itu harus bisa bicara! Mata itu harus berkata: "Saya mengerti dan saya sayang padamu". Meskipun tidak diucapkan sepatah kata pun.
"Tuhan", kata malaikat itu lagi, "Istirahatlah"

"Saya tidak dapat, Saya sudah hampir selesai"

9) Ia harus bisa menyembuhkan diri sendiri kalau ia sakit.
10) Ia harus bisa memberi makan 6 orang dengan satu setengah ons daging.
11) Ia juga harus menyuruh anak umur 9 tahun mandi pada saat anak itu tidak ingin mandi....

Akhirnya Malaikat membalik balikkan contoh Ibu dengan perlahan. "Terlalu lunak", katanya memberi komentar.
"Tapi kuat", kata Tuhan bersemangat. "Tak akan kau bayangkan betapa banyaknya yang bisa ia tanggung, pikul dan derita.
"Apakah ia dapat berpikir?" tanya malaikat lagi.
"Ia bukan saja dapat berpikir, tapi ia juga dapat memberi gagasan, ide dan berkompromi", kata Sang Pencipta.
Akhirnya Malaikat menyentuh sesuatu dipipi. "Eh, ada kebocoran disini"
"Itu bukan kebocoran", kata Tuhan. "Itu adalah air mata.... air mata kesenangan, air mata kesedihan, air mata
kekecewaan, air mata kesakitan, air mata kesepian, air mata kebanggaan, airmata...., airmata...."
"Cintai ibumu.. hormati & sayangilah ia untuk semua cinta dan kasih yang telah ia berikan.."
0 comments

Angin, Daun & Pohon

*POHON*

Alasan mengapa orang-orang memanggilku "Pohon" karena aku sangat baik dalam menggambar pohon. Setelah itu, aku selalu menggunakan gambar pohon pada sisi kanan sebagai trademark pada semua lukisanku.
Aku telah berpacaran sebanyak 5 orang wanita ketika aku masih di SMA. Ada satu wanita yang aku sangat aku cintai, tapi aku tidak punya keberanian untuk mengatakannya. Dia tidak memiliki wajah yang cantik, tubuh yang sexy, dan sebagainya. Dia sangat peduli dengan orang lain dan religius. Tapi dia hanya wanita biasa saja. Aku menyukainya, sangat menyukainya, menyukai gayanya yang innocent dan apa adanya, kemandiriannya, aku menyukai kepandaiannya dan kekuatannya.

Alasan aku tidak mengajaknya kencan karena aku merasa dia yang sangat biasa dan tidak serasi untukku. Aku juga takut, jika kami bersam! a semua perasaan yang indah ini akan hilang. Aku juga takut kalau gosip-gosip yang ada akan menyakitinya. Aku merasa dia adalah "sahabatku" dan aku akan memilikinya tiada batasnya dan aku tidak harus memberikan semuanya hanya untuk dia.
Alasan yang terakhir, membuat dia menemaniku dalam berbagai pergumulan selama 3 tahun ini. Dia tau aku mengejar gadis-gadis lain, dan aku telah membuatnya menangis selama 3 tahun.

Ketika aku mencium pacarku yang kedua, dan terlihat olehnya. Dia hanya tersenyum dengan berwajah merah dan berkata "lanjutkan saja..." dan setelah itu pergi meninggalkan kami. Esoknya, matanya bengkak, dan merah...
Aku sengaja tidak mau memikirkan apa yang menyebabkannya menangis, but aku tertawa dengannya seharian. Ketika semuanya telah pulang, dia sendirian di kelas untuk menangis. Dia tidak tahu bahwa aku kembali dari latihan sepakbola untuk mengambil sesuatu di kelas, dan aku melihatnya menangis selama sejaman.

Pacarku yang ke-4 tidak menyukainya. Pernah sekali mereka berdua perang dingin, aku tahu bukan sifatnya untuk memulai perang dingin. Tapi aku masih tetap bersama pacarku. Aku berteriak padanya dan matanya penuh dengan air mata sedih dan kaget. Aku tidak memikirkan perasaannya dan pergi meninggalkannya bersama pacarku. Esoknya masih tertawa dan bercanda denganku seperti tidak ada yang terjadi sebelumnya. Aku tahu bahwa dia sangat sedih dan kecewa tapi dia tidak tahu bahwa sakit hatiku sama buruknya dengan dia, aku juga sedih.

Ketika aku putus dengan pacarku yang ke-5, aku mengajaknya pergi. Setelah kencan satu hari itu, aku mengatakan bahwa ada sesuatu yang ingin kukatakan padanya. Dia mengatakan bahwa kebetulan sekali bahwa dia juga ada sesuatu yang ingin dia katakan padaku. Aku cerita padanya tentang putusnya aku dengan pacarku dan dia berkata tentang dia sedang memulai suatu hubungan dengan seseorang. Aku tahu pria itu. Dia sering mengejarnya selama ini. Pria yang baik, penuh energi dan menarik.

Aku tak bisa memperlihatkan betapa sakitnya hatiaku, tapi hanya bisa tersenyum dan mengucapkan selamat padanya. Ketika aku sampai di rumah, sakit hatiku bertambah kuat dan aku tidak dapat menahannya. Seperti ada batu yang sangat berat di dadaku. Aku tak bisa bernapas dan ingin berteriak namun tidak bisa.
Air mata mengalir dan aku jatuh menangis. Sudah sering aku melihatnya menangis untuk pria yang mengacuhkan kehadirannya.

Ketika upacara kelulusan, aku membaca SMS di handphone-ku. SMS itu dikirim 10 hari yang lalu ketika aku sedih dan menangis.

SMS itu berbunyi, "Daun terbang karena Angin bertiup atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal?"


*DAUN*

Selama SMA, aku suka mengoleksi daun-daun, kenapa? Karena aku merasa bahwa daun membutuhkan banyak kekuatan untuk meninggalkan pohon yang selama ini ditinggali.

Selama 3 thn di SMA, aku dekat dengan seorang pria, bukan sebagai pacar tapi "Sahabat". Tapi ketika dia mempunyai pacar untuk yang pertama kalinya, aku mempelajari sebuah perasaan yang belum pernah aku pelajari sebelumnya, CEMBURU. Perasaan di hati ini tidak bisa digambarkan dengan menggunakan Lemon. Hal itu seperti 100 butir lemon busuk. Mereka hanya bersama selama 2 bulan. Ketika mereka putus, aku menyembunyikan perasaan yang luar biasa gembiranya. Tapi sebulan kemudian dia bersama seorang gadis lagi.

Aku menyukainya dan aku tahu bahwa dia juga menyukaiku, but mengapa dia tidak mau mengatakannya? Sejak dia mencintaiku, mengapa dia tidak yang memulainya dulu untuk melangkah? Ketika dia punya pacar baru lagi, hatiku selalu sakit. Waktu berjalan dan berjalan, hatiku sakit.

Aku mulai mengira bahwa ini adalah cinta yang bertepuk sebelah tangan, tapi mengapa dia memperlakukanku dengan sangat baik di luar perlakuannya hanya untuk seorang teman?

Menyukai seseorang sangat menyusahkan hati, aku tahu kesukaannya, kebiasaannya. Tapi perasaannya kepadaku tidak pernah bisa diketahui. Kau tidak mengharapkan aku sebagai seorang wanita untuk mengatakannya bukan?

Di luar itu, aku mau tetap di sampingnya, memberinya perhatian, menemaninya, dan mencintainya. Berharap, bahwa suatu hari, dia akan datang dan mencintaiku. Hal itu seperti menunggu telponenya setiap malam, mengharapkannya untuk mengirimku SMS. Aku tau sesibuk apa pun dia, dia pasti meluangkan waktunya untukku. Karena itu, aku menunggunya. 3 tahun cukup berat untuk kulalui dan aku mau menyerah. Kadang aku berpikir untuk tatap menunggu. Luka dan sakit hati, dan dilemma yang menemaniku selama 3 tahun ini.

Ketika diakhir tahun ke-3, seorang pria mengejarku, dia adalah adik kelasku, setiap hari dia mengejarku tanpa lelah. Dari penolakan yang telah dia tunjukkan, aku merasa bahwa aku ingin memberikan dia ruang kecil di hatiku.

Dia seperti angin yang hangat dan lembut, mencoba meniup daun untuk terbang dari pohon. Akhirnya, aku sadar bahwa aku tidak ingin memberikan Angin ini ruang yang kecil di hatiku.

Aku tau Angin ini akan membawa pergi Daun yang lusuh jauh dan ke tempat yang lebih baik. Akhirnya aku meninggalkan Pohon. Tapi Pohon hanya tersenyum dan tidak memintaku untuk tinggal, aku sangat sedih memandangnya tersenyum ke arahku.

"Daun terbang karena Angin bertiup atau Pohon tidak memintanya untuk tinggal?"


*ANGIN*

Karena aku menyukai seorang gadis bernama Daun, karena dia sangat bergantung pada Pohon, jadi aku harus menjadi Angin yang kuat.

Angin akan meniup Daun terbang jauh. Ketika aku pertama kalinya, ketika 1 bulan setelah aku pindah sekolah. Aku melihat seorang memperhatikan kami bermain sepakbola. Ketika itu, dia selalu duduk disana sendirian atau dengan teman-temannya memerhatikan Pohon. Ketika Pohon berbicara dengan gadis-gadis, ada cemburu di matanya. Ketika Pohon melihat ke arah Daun, ada senyum di matanya. Memperhatikannya menjadi kebiasaanku, seperti daun yang suka melihat Pohon. Satu hari, dia tidak tampak, aku merasakan kehilangan.

Seniorku juga tidak ada saat itu, Aku pergi ke kelas mereka, melihat seniorku sedang memperhatikan daun. Air mata mengalir di mata daun ketika Pohon pergi, besoknya, aku melihat Daun di tempatnya yang biasa, memperhatikan Pohon. Aku melangkah dan tersenyum padanya. Menulis catatan dan memberikan kepadanya. Dia sangat kaget.

Dia melihat ke arahku, tersenyum dan menerima catatanku. Besoknya, dia datang, menghampiriku dan memberiku catatan. "Hati Daun sangat kuat dan Angin tidak bisa meniupnya pergi, hal itu karena Daun tidak mau meninggalkan Pohon." Aku melihat kearahnya dengan kata-kata tersebut dan pelan dia mulai berkata padaku dan menerima kehadiranku dan teleponku.

Aku tahu orang yang dia cintai bukan aku, tapi aku akan berusaha agar suatu hari dia menyukaiku. Selama 4 bulan, aku telah mengucapkan kata Cinta tidak kurang dari 20 kali kepadanya. Setiap kali dia mengalihkan pembicaraan... tapi aku tidak menyerah, aku memutuskan untuk memiliki dia dan berharap dia akan setuju menjadi pacarku.

Aku bertanya, "apa yang kau lakukan? Kenapa kau tidak pernah membalas?" Dia berkata, "aku menengadahkan kepalaku".

"Ah?" Aku tidak percaya apa yang aku dengar.
"Aku menengadahkan kepalaku" dia berteriak.

Aku meletakkan telepon, berpakaian dan naik taxi ke tempat dia, dan dia membuka pintu, aku memeluknya kuat-kuat.

"Daun terbang karena tiupan Angin atau karena Pohon tidak memintanya untuk tinggal".


21 June 2006 0 comments

Kata Hati

Tulis! Ungkapkanlah seluruh perasaanmu dalam tulisan. Mungkin kita ga pernah menyangka kalau menulis adalah hal yang baik, suatu hal yang membosankan dan menghabiskan waktu. Tapi hal itu yang belakangan ini sering aku lakukan dan yang bisa dilakukan saat ingin mengucapkan sesuatu yang penting, yang dalam tapi tidak terucap. Ketika kita menulis, otak dan hati bersinergi untuk menuangkan perasaan dalam kata-kata. Walaupun tidak indah tapi yang menjadi esensial adalah memori, pesan dan perasaan yang tersirat di dalamnya. Tiba-tiba hobby waktu SD yang pernah ada itu bisa merubah suasana hati yang down menjadi up kembali tapi tidak sedikit air mata dan energi yang keluar saat itu. Tapi yang paling penting dalam hidup ini adalah proses dan bagaimana hasil akhirnya.

Kenapa kita menutup mata kita ketika kita tidur? Dan ketika menangis? atau saat kita membayangkan hal-hal yang pahit?
Itu karena hal terindah di dunia ini kadang tidak terlihat.. Tapi ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keindahan yang serupa yang dinamakan CINTA dan kita baru bisa berkata, eh ternyata dunia ini indah ya.. Lalu sebenarnya apa itu cinta ketika cinta itu hilang begitu saja? Apakah itu bertanda berakhir dunia indah? Tidak, dunia belum berakhir.

Kadang ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.. Ketika kita berusaha untuk meraihnya dengan sekuat tenaga tapi ternyata tidak mampu untuk merubah suatu apapun dan seperti bertemu dengan jalan buntu.
Tapi apakah perjuangan hanya sampai disini?
Jawabnya Ya. Ketika kita sudah tidak mampu dan kini saatnya bagi Dia yang bekerja untuk kita. Ada kesedihan pasti akan ada kebahagiaan. Janji itu yang terus menguatkan dan kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang telah mencari.. dan mereka yang telah mencoba.. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..

MENCINTAI.. mungkin klise untuk zaman ini, tapi kasih dan sayang mungkin akan lebih tepat apabila kita bisa mulai memahami makna ”kasih” Tuhan yang berpuluh tahun sudah kita dengar tapi jarang kita lakukan. Mengasihi dan akhirnya mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti. Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan. Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan!

Kita bertanya banyak hal mengenai apa yang kita hadapi dan terjadi dalam hidup kita. Terlalu banyak khawatir apa yang akan kita hadapi. Padahal sesungguhnya Tuhan "sedang mengemudi" buat kita semua. Kadang Ia membawa ke "gang sempit" yang barangkali tidak enak, tetapi itu semua untuk menghindari "kemacetan" di jalan yang lain. Kadang Ia memperlambat "kendaraan-Nya", kadang mempercepat. Semuanya ada maksudnya.

Ada baiknya kalau kita menyerahkan hal-hal yang di luar jangkauan kita kepada-Nya. Biarkan Dia berkarya atas hidup Anda, biarkan Dia mengemudikan hidup kita!

Have a blessed days,
09 June 2006 0 comments

Tides, Earthquakes, and Volcanoes

Dua buah article tentang hubungan kedudukan bulan, bumi, matahari dengan kegempaan dan kegunungberapian. Bukan untuk menambah heboh.
Just read it and enjoy!

Article #1 :

From: "T. Djamaluddin"

Oh ya, beberapa kejadian gempa besar dan letusan gunung berapi ternyata terkait dengan efek pasang surut bulan-matahari. Ingat gempa dan tsunami Aceh 26 Desember 2004 bertepatan dengan bulan purnama Dzulqaidah 1425.
Gempa Yogya-Jateng 27 Mei 2006 bertepatan dengan bulan mati 29 Rabiuts-Tsani 1427. Demikian juga pada gempa Nabire dan Nias. Pada saat bulan purnama dan bulan mati/bulan baru, efek pasang surut bulan-matahari maksimum. Efek pasang surut berkemungkinan menjadi pemicu gempa atau letusan gunung berapi ketika energi tersimpannya sudah pada batas kritis.

Jadi, waspada sekitar saat-saat bulan baru atau purnama. Ini ada kajian ilmiahnya:

Science 19 July 2002:
Vol. 297. no. 5580, pp. 348 - 349

Perspectives
GEOPHYSICS:

Tides, Earthquakes, and Volcanoes
Junzo Kasahara*

Large earthquakes and volcanic eruptions occur at subduction zones, major faults, volcanoes, and oceanic ridges. They are driven mainly by plate motion, but other factors can also trigger earthquakes and volcanism. For example, tides have long been implicated in their generation, although evidence has been sparse. A recent paper in Geology (1) makes the strongest case yet for tidal forcing of earthquakes and volcanism at mid-ocean ridges.

Gravitational forces exerted by the Moon and the Sun cause ocean tides in the ocean and Earth tides in the solid Earth, with diurnal and semidiurnal periods. In and near the ocean, Earth tides and ocean tides are tightly coupled.

The elastic strain resulting from Earth tides is extremely small, on the order of 10-8, which seems too small to trigger earthquakes and volcanism (2). Nevertheless, the idea that tides may influence these geophysical events has been discussed since 1930, when an interesting earthquake sequence was observed during an earthquake swarm east of Ito on the Izu Peninsula, central Japan.

The Ito swarm was thought to be related to volcanism, although magma was not identified at the time. Nasu et al. (3) observed that for several days, the hourly numbers of earthquakes were higher during low tide than during high tide. They suggested that the swarm was triggered by the ocean tide, but did not offer a convincing triggering mechanism.

Very few diurnal or semidiurnal earthquake activities of this kind have been observed during the Ito swarms, although month-long swarms have occurred frequently since 1930. But at least one other example of semidiurnal variation in earthquake swarm activity was detected near Ito in 1978 (4). Analysis of stress due to ocean loading effects suggested a strong influence of ocean tides.

A statistical examination of the correlation between tidal force and earthquake activity has shown a slightly higher probability of earthquake occurrence for a normal fault source mechanism (5). The probability is highest for mid-ocean ridge earthquakes. But because of the dearth of examples of diurnal and/or semidiurnal earthquake sequences, tidal effects on earthquakes were not accepted until recently.

The eruptions of Miyake-jima, ~180 km south of Tokyo, in 1983 and 2000 proved to be a turning point.

In October 1983, earthquake activity started 1.5 hours before a huge eruption, and massive lava flows occurred at Miyake-jima. An ocean bottom seismometer (OBS) deployed nearby on the sea floor recorded numerous earthquakes (2). The eruption began at low tide. For the next 2 weeks, the hourly number of earthquakes showed maxima at either high tide or low tide. Earthquakes activity was strongly correlated with low tide or high tide for several days.

Miyake-jima erupted again on 8 July 2000. During this event, the 1.6-km-wide summit region collapsed and subsided to a depth of 500 m.
After the summit collapse, five tiltmeters recorded 46 steplike changes accompanying intensive earthquakes; diurnal and/or semidiurnal periodicities were observed in the data (6). Thirty-three of the 46 tilt-steps coincided with maximum or minimum shear strain, which is strongly influenced by ocean tides. Tidal effects on volcanism were also proposed for the Pavlof volcano in Alaska (7), several Hawaiian volcanoes
(8), Mount St. Helens (9), and the Mayon volcano (10).

The effects of tides on submarine volcanism were not observed until the summer of 1994, when the U.S. Navy Sound Surveillance System (SOSUS) array identified intense earthquake activity around Axial Volcano on the Juan de Fuca Ridge (11). The ridge is located about 400 to 800 km west to southwest off the western coast of North America. The data showed a clear correlation between tidal change and earthquake activities on two occasions (1, 12).

Shortly after the beginning of the earthquake activity, an OBS array was deployed at Axial Volcano at 130ºW and 46ºN. On the basis of 402 earthquakes observed over a 2-month period, Tolstoy et al. (1) found a strong correlation between earthquake activity and ocean tides. The correlation between pressure change at the ocean floor caused by the ocean tide and the peaks of seismic activity is extremely good at low tide (see panel A in the figure). Spectral analysis of earthquake activity shows a
semidiurnal peak (panel B).

Harmonic tremors observed by the OBSs at Axial Volcano also showed semidiurnal spectral peaks, but did not show a clear correlation with low or high tide. Such tremors are often observed in volcanic regions and are characterized by sinusoidal ground oscillations. Schultz and Elderfield have suggested that harmonic tremor is caused by hydrothermal circulation in the oceanic crust, which in turn is induced by ocean tide (13). Thus, harmonic tremors may be caused indirectly by tidal waves.

Article #2:

http://www.brightsurf.com/news/oct_04/EDU_news_102204_c.php

Strong Earth tides can trigger earthquakes, UCLA scientists report October 22, 2004 - Earthquakes can be triggered by the Earth's tides, UCLA scientists confirmed Oct. 21 in Science Express, the online journal of Science. Earth tides are produced by the gravitational pull of the moon and the sun on the Earth, causing the ocean's waters to slosh, which in turn raise and lower stress on faults roughly twice a day. Scientists have wondered about the effects of Earth tides for more than 100 years. (The research will be published in the print version of Science in November.)

"Large tides have a significant effect in triggering earthquakes," said Elizabeth Cochran, a UCLA graduate student in Earth and space sciences and lead author of the Science paper. "The earthquakes would have happened anyway, but they can be pushed sooner or later by the stress fluctuations of the tides."

"Scientists have long suspected the tides played a role, but no one has been able to prove that for earthquakes worldwide until now," said John Vidale, UCLA professor of Earth and space sciences, interim director of UCLA's Institute of Geophysics and Planetary Physics, and co-author of the paper. "Earthquakes have shown such clear correlations in only a few special settings, such as just below the sea-floor or near volcanoes."

"There are many mysteries about how earthquakes occur, and this clears up one of them," Vidale said. "We find that it takes about the force arising from changing the sea level by a couple of meters of water to noticeably affect the rate of earthquakes. This is a concrete step in understanding what it takes to set off an earthquake."

Cochran, Vidale and co-author Sachiko Tanaka are the first researchers to factor in both the phase of the tides and the size of the tides, and are using calculations of the effects of the tides more accurate than were available just three years ago. Tanaka is a seismologist with Japan's National Research Institute for Earth Science and Disaster Prevention.

Cochran and Vidale analyzed more than 2,000 earthquakes worldwide, magnitude 5.5 and higher, which struck from 1977 to 2000. They studied earthquakes in "subduction zones" where one tectonic plate dives under another, such as near the coasts of Alaska, Japan, New Zealand and western South America.
"These earthquakes show a correlation with tides because along continent edges ocean tides are strong," Vidale said, "and the orientation of the fault plane is better known than for faults elsewhere."

Cochran conducted a statistical analysis of the earthquakes and tidal stress data, using state-of-the-science tide calculations from Tanaka and the best global earthquake data, which came from Harvard seismologists. This research follows up on a 2002 study by Tanaka. The current research was funded by the National Science Foundation and the Laurence Livermore National Laboratory.

Cochran and Vidale found a strong correlation between when earthquakes strike and when tidal stress on fault planes is high, and the likelihood of these results occurring by chance is less than one in 10,000, Cochran said.
They found that strong tides impose enough stress on shallow faults to trigger earthquakes. If the tides are very large, more than two meters, three?quarters of the earthquakes occur when tidal stress acts to encourage triggering, she found. Fewer earthquakes are triggered when the tides are smaller.

In California, and in fact in most places in the world, the correlation between earthquakes and tides is considerably smaller, Vidale said. In California, tides may vary the rate of earthquakes at most one or two percent; the overall effect of the tides is smaller, he said, because the faults studied are many miles inland from the coast and the tides are not particularly large.

University of California - Los Angeles
0 comments

The daily life of Indonesia

Saya ambil dari internet:

Dalam peta di bawah, Garis Kuning adalah Garis Patahan Tektonik Utama, sedangkan Titik-titik merah adalah seluruh kejadian gempa pada abad ke 20.
Silakan dipenthelengi (dipelototin :)) itu, bagian Indonesia, kecuali Kalimantan dan Riau Kepulauan. Memang dari sananya adalah gempa tiap hari JJJ. Ya enjoy aza!


Dari : http://www.pbs.org/wnet/savageearth/hellscrust/index.html
08 June 2006 0 comments

Lyric of The Day : I'll Find A Way

..

You're shiver on my lips
You're a tremble on my feet
You're a rain on the shore
The only thing I want to keep
When everything's falling down

So let the time goes day by day
With you in my mind
And in the end we will find love
That is our kind
I will find a way
To breathe this dream everyday
Oh dear please come and dance with me
Under the moonshine
baby it's allright, it's allright
It will be just fine
And I don't have to say
That I adore you in everyday


I'll Find Away, From : Letto
06 June 2006 0 comments

A wish A dream

Life is what we make of it
Even, wishes and dreams..

A secret desire our hearts make, a wish.
Wishes turned to dreams
Are dreams, that can come true
They can take time
How long, and how true
is all up to you



0 comments

Another Encouragement Email From My Friend..

Good Lesson

Suatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya.
Akhirnya, Ia memutuskan bahwa hewan itu sudah tua dan sumur juga perlu ditimbun (ditutup - karena berbahaya) ; jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Dan ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur.

Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam.
Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya.

Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke bawah, lalu menaiki tanah itu. Sementara tetangga-tetangga si petani terus menuangkan tanah kotor ke atas punggung hewan itu, si keledai terus juga menguncangkan badannya dan melangkah naik. Segera saja, semua orang terpesona ketika si keledai meloncati tepi sumur dan melarikan diri!

Kehidupan terus saja menuangkan tanah dan kotoran kepadamu, segala macam tanah dan kotoran. Cara untuk keluar dari 'sumur' (kesedihan, masalah, dsb) adalah dengan menguncangkan segala tanah dan kotoran dari diri kita pikiran, dan hati kita dan melangkah naik dari 'sumur' dengan menggunakan hal-hal tersebut sebagai pijakan.

Setiap masalah-masalah kita merupakan satu batu pijakan untuk melangkah. Kita dapat keluar dari 'sumur' yang terdalam dengan terus berjuang, jangan pernah menyerah!

Ingatlah aturan sederhana tentang Kebahagiaan :

1. Bebaskan dirimu dari kebencian
2. Bebaskanlah pikiranmu dari kecemasan
3. Hiduplah sederhana.
4. Berilah lebih banyak.
5. Tersenyumlah.
6. Miliki teman yang bisa membuat engkau tersenyum.

Seseorang telah mengirimkan hal ini untuk kupikirkan, maka aku meneruskannya kepadamu dengan maksud yang sama.
"Entah ini adalah waktu kita yang terbaik atau waktu kita yang terburuk, inilah satu-satunya waktu yang kita miliki saat ini!"


Life's Good


05 June 2006 0 comments

Catatan kecil tentang Gempa Jogja 27 Mei 2006

From: P. Maryono

Catatan kecil tentang Gempa Yogya 27 Mei 2006


1. Magnitude dan energi

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) mencatat gempa Yogya memiliki magnitude 5,9 Skala Richter dengan posisi episentrum 37 km di selatan Yogya, tepat di dasar Samudera Hindia, dengan kedalaman sumber gempa 33 km dari permukaan laut. Data dari United States Geological Survey (USGS) sedikit lebih lengkap, dimana gempa ini memiliki body-wave magnitude (Mb) 6,0 skala Richter, surface magnitude (Ms) 6,3 skala Richter dan moment magnitude (Mw) 6,3 skala Magnitudo. Namun posisi episentrumnya berbeda jauh dengan data BMG, sebab terletak 20 km selatan Yogya, atau persis di bawah Parangtritis - Samas, pada kedalaman 35 km.

Dari data ini kita bisa menghitung berapa besar energi yang diradiasikan gempa ini. Dengan persamaan log E = 1,5 Ms + 4,8 didapatkan energi gempa ini dalam rentang 4,467 . 10^13 Joule - 1,778 . 10^14 Joule atau 11 - 43 kiloton TNT. Bila dihitung berdasarkan persamaan Kanamori yang lebih kompleks, dimana E = (Mo/2) . 0^-11 dengan log Mo = 1,5 Mw + 16 didapatkan E = 1,409 . 10^14 Joule atau 34 kiloton TNT dengan momen seismik (Mo) = 2,818 . 10^25 dyne-cm. USGS malah mencatat momen seismik lebih besar (4,2 . 10^25 dyne-cm, atau hampir dua kali lipat). Sebagai pembanding, letusan bom Little Boy di atas Hiroshima pada akhir Perang Dunia II melepaskan energi sebesar 19 - 20 kiloton TNT. Artinya, energi gempa ini memang cukup besar.

2. Deformasi dan kompresi

Moment magnitude (dan juga momen seismik) pada gempa ini jelas menunjukkan terjadinya deformasi di lokasi sumber gempa. Dengan mengambil data BMG, plotting posisi episentrum gempa utama dan gempa2 susulan pada peta memperlihatkan adanya patahan di dasar Samudera Hindia berarah barat daya - timur laut dengan panjang sekitar 100 km dan lebar sekitar 20 km. Dengan momen seismik 2,828 . 10^25 dyne-cm, patahan ini telah bergeser sejauh 5 cm (rata-rata). Namun bila kita gunakan momen seismik dari USGS, pergeseran rata-ratanya sebesar 7,5 cm. Terjadinya pergeseran ini barangkali akan terkuak bila diadakan survey laut dalam di lokasi sumber gempa.

Angka pergeseran ini sekilas memang tidak jauh berbeda dengan kecepatan pendesakan Lempeng Australia yang besarnya (rata-rata) 6 cm / tahun ke utara - timur laut, mendesak Lempeng Sunda yang stabil, hingga menghasilkan zona subduksi berupa palung Jawa sekitar 150 km di selatan patahan ini dan sekaligus memproduksi zona Benioff-Wadati di kedalaman 100 - 200 km pada Jawa bagian selatan dan 600 km di Laut Jawa.
Namun harus diingat bahwa pergeseran sebesar 5 - 7,5 cm pada patahan ini berlangsung hanya dalam waktu 1 menit.

USGS Rapid Moment-Tensor Solution memperlihatkan patahan yang menjadi sumber gempa Yogya ini merupakan patahan geser (pure strike-slip). Distribusi episentrum gempa2 susulan menunjukkan pergeseran itu menuju ke barat daya, sehingga patahan ini telah menekan segmen2 yang berada di sebelah barat sumber gempa dan terbuka kemungkinan segmen2 itu akan menjadi sumber gempa selanjutnya di masa yang akan datang.

USGS Rapid Moment-Tensor Solution juga memperlihatkan, dari sumber gempa ini dihasilkan kompresi terbesar yang mengarah ke timur laut - barat daya. Sementara sumbu kompresi minimum mengarah ke barat laut - tenggara. Barangkali hal ini menjadi salah satu penyebab mengapa kerusakan parah justru terjadi dalam sumbu imajiner Bantul - Yogyakarta - Klaten - Boyolali. Secara umum bisa dikatakan kerusakan terjadi pada daerah di dalam segitiga dengan sumbu Magelang - Bantul dan Bantul - Pacitan sebagai sisi terluarnya.
Di luar segitiga ini, seperti daerah Purworejo, Kebumen, Purwokerto, Cilacap dan sekitarnya, tidak nampak kerusakan yang signifikan (kecuali sekedar kasus khusus).

3. Guncangan

Besarnya guncangan di sumber gempa dinyatakan dalam hubungan Io = 1,5M - 0,75. Maka kita mendapatkan intensitas gempa di hiposentrum sebesar 8 - 9 MMI.

Data yang dihimpun BMG menunjukkan intensitas gempa di kota Yogya mencapai 5 - 6 MMI. Sementara di Semarang mencapai 3 MMI atau setara dengan getaran yang diakibatkan lewatnya truk besar. Dari sini bisa dimunculkan hubungan antara intensitas pada daerah berjarak d kilometer dari hiposentrum dengan intensitas hiposentrum dalam bentuk ln I - ln Io = k.d dengan koefisien atenuasi (k) = -0,00789. Dengan persamaan ini, maka bisa dihitung bahwa intensitas gempa di Bantul mencapai 6 MMI, di Malang 1 MMI dan Jakarta nol. Terdapat hubungan antara intensitas setempat dengan percepatan tanah maksimal dalam bentuk log a = I/3 dengan a percepatan dalam satuan cm/detik^2. Dari persamaan ini kita mendapatkan percepatan di Bantul mencapai 12 % G, di Yogya 6 % G, di Semarang 1 % G dan di Malang 0,24 % G.

Data berbeda diajukan USGS. Lewat laporan 40 responden USGS Community Internet Intensity Map yang berada di 18 kota berbeda di Pulau Jawa, didapatkan intensitas gempa di kota Yogya mencapai 8 MMI, Solo 5 MMI, Semarang 5 MMI, Purworejo - Kebumen 7 MMI, Malang 4 - 5 MMI, Surabaya dan Jakarta masing2 2 - 3 MMI. Untuk data ini, didapatkan koefisien atenuasi (k) = -0,00328. Sehingga setelah dihitung, intensitas di Bantul mencapai 8 MMI dengan percepatan 38 % G, Yogya 8 MMI dengan percepatan 35 % G, Magelang - Klaten 7 MMI dengan percepatan 17 dan 31 % G, Malang 4 MMI dengan percepatan 1,9 % G dan Jakarta 2 MMI dengan percepatan 0,5 % G.

Pada intensitas 8 MMI, dengan percepatan > 34 % G, terjadi potensi kerusakan yang menengah hingga parah.
Intensitas 7 MMI memiliki percepatan 18 - 34 % G mengasilkan potensi kerusakan menengah. Intensitas 6 MMI dengan percepatan 9,2 - 18 % G menghasilkan potensi kerusakan yang ringan. Potensi kerusakan paling ringan dimiliki intensitas 5 MMI dengan percepatan
4. Tsunami
Isu besar yang mengemuka pasca gempa utama di Yogyakarta adalah munculnya tsunami. Ribuan orang berlarian mencari tempat2 yang lebih tinggi seperti Kaliurang, meninggalkan kawasan Bantul - Yogyakarta di tengah gencarnya isu air laut sudah naik menenggelamkan Parangtritis dan mencapai Bantul.
Isu ini sebenarnya bisa dimentahkan bila kita mengetahui bahwa kota Yogya dan sekitarnya berada pada ketinggian 114 m dari permukaan laut dan puluhan km dari garis pantai, sehingga hampir tidak mungkin air laut bisa mencapai kota ini, kecuali jika tsunami itu memiliki ketinggian > 500 meter, alias megatsunami, sejenis tsunami yang hanya bisa muncul akibat tumbukan komet / asteroid raksasa ke lautan. Namun, bila anda ada di Yogya pas hari Sabtu lalu, anda akan tahu sendiri betapa kepanikan luar biasa muncul dan dalam kondisi ini yang muncul lebih banyak histeria massif di tengah keguncangan besar dan situasi serba tidak pasti (great disruption, kata Francis Fukuyama dalam bukunya yang terkenal " The End of History..."). Lagipula alam bawah sadar masyarakat Indonesia akan gempa dan tsunami sudah ' termatangkan ' betul lewat pemberitaan ekstramassif bencana gempa dan tsunami dahsyat 26 Desember 2004 silam.

Iida (1958) menyebutkan tsunami (yang signifikan / merusak) hanya akan terjadi bila magnitude gempa mencapai M = 6,42 + 0,01 H dengan H adalah kedalaman hiposentrum (dalam km). Selain itu dalam pergeseran patahan harus terdapat komponen pergerakan vertikal (dip-slip) selain komponen pergerakan lateral (strike-slip). Dr. George Pararas-Carayannis menyebutkan secara umum perbandingan antara komponen strike-slip (x) dan dip-slip (z) memiliki nilai x / z = 10 / 3. Carayannis juga yang menyatakan energi tsunami dalam hubungan E = (rho.g.A.z^2)/6 dengan rho densitas air laut (1,03 g/cc) dan g percepatan gravitasi (981 cm/detik^2) dan A luas patahan.

Dalam kasus gempa Yogya, dengan patahan sepanjang 100 km, lebar 20 km, pergeseran rata-rata 5 - 7,5 cm, komponen dip-slip nya diperhitungkan sebesar 1,4 - 2,2 cm. Dengan demikian energi tsunami nya mencapai 6,136 .10^8 Joule hingga 1,515 . 10^9 Joule atau 150 - 360 kilogram TNT saja, alias lebih kecil dibanding energi yang tersimpan dalam sebuah bom konvensional yang selalu ditenteng ke mana2 oleh skuadron pesawat tempur. Untuk bisa menghasilkan tsunami yang merusak, dengan hiposentrum gempa sedalam 33 km itu, maka magnitude gempanya harus > 6,7 skala Richter.

Dengan energi sekecil itu, bila kita mengikuti model pembangkitan tsunami seperti yang dipaparkan Samuel Glasstone dan Philip Dolan (1972) - dari hasil eksperimen detonasi senjata nuklir bawah permukaan laut - kita mendapatkan bahwa pada jarak 10 km dari episentrum, pada tempat yang berupa laut dalam (kedalamannya > 1.000 meter), maka tinggi tsunami produk gempa Yogya kemarin itu hanya 0,2 - 0,4 cm.
Jika pada jarak 10 km itu ternyata tidak lagi berupa laut dalam, namun garis pantai, dengan faktor penguatan gelombang (run up) 40 kali lipat (ini sudah nilai maksimal) oleh pendangkalan dasar laut dan berdesakannya massa air laut sebelum mencapai bibir pantai, maka tinggi tsunami di bibir pantai mencapai 8 - 16 cm saja. Dengan persamaannya Bretschneider dan Wybro, tsunami setinggi ini hanya akan menggenangi daratan hingga sejauh 2,6 - 5,6 meter dari bibir pantai. Sehingga potensi bahayanya adalah nol.

5. Epilog

Semoga catatan kecil ini bisa berguna bagi rekan2, terutama yang mau meneliti lebih jauh lagi aspek2 yang terkandung dalam gempa Yogya ini. Namun dalam waktu dekat ini, yang paling diperlukan adalah bantuan, juga sukarelawan. Dengan berjalannya waktu, mayat2 itu sudah mulai rusak dan sulit untuk digali hanya dengan tangan saja. Korban mungkin bisa mencapai angka 7.000 jiwa. Belum lagi puluhan ribu lainnya yang gak lagi punya atap berteduh, yang luka, yang dua tiga hari menahan lapar, yang bergeletakan di pinggir2 jalan dengan tatapan mata kosong, seperti tanpa harapan lagi. Belum lagi yang terbaring di alun-alun, pelataran rumah sakit, bahkan ada di lapangan tenis yang panas dan keras ! Sejauh mata memandang hanya ada puing. Jangan bayangkan lagi eksotisnya Yogya atau Parangtritis, itu sudah musnah. Uluran kita sangat
diperlukan, rekan..

catatan kecil dari puing2 yang (dulu) bernama Bantul

Maryono

Fwd E-mail from Prapto.N@student.chula.ac.th
0 comments

Peringkat Selingkuh Berdasarkan ZODIAK

Peringkat "SELINGKUH" berdasarkan zodiak...(Perhatian buat zodiak yg paling bawah...)

PERINGKAT SELINGKUH BERDASARKAN ZODIAK
Yang paling atas merupakan paling setia.

T A U R U S (21 April - 20 Mei)
Peringkat 1 : Kesetiaannya luar biasa dan paling dapat diandalkan. Bagi beberapa zodiac tertentu, Taurus kadangkala dianggap pribadi yang agak membosankan dalam hubungan interaksi karena cenderung berkutat dalam hitungan "berhemat-hemat" atau paling tidak dianggap keras kepala.

C A N C E R (21 Juni - 22 Juli)
Peringkat 2 : Ratu Rumahan yang setia, selalu ingin merawat pasangannya. Sensitivitas tinggi membuatnya sangat berhati-hati untuk tidak dilukai dan melukai. Cancer terkesan menutup rapat diri yang membuat beberapa zodiac tertentu menjadi tidak sabar karena makan waktu untuk berinteraksi dengannya.

V I R G O (23 Agustus - 22 September)
Peringkat 3 : Sangat hati-hati memilih pasangan. Ketemu satu saja sudah bikin "capek", jadi boro-boro mau "main-mata"lagi..Kerap lumayan rewel dan kritis yangmenunjukkan betapa besar perhatiannya pada seseorang. Bagi beberapa zodiac tertentu,Virgo adalah tipe yang kerewelan dan kritiknya kadang bisa bikin orang lain tersinggung.

C A P R I C O R N (23 Desember - 20 Januari)
Peringkat 4 : Pemikiran akan rencana-rencananya sangat menyita waktunya. Cenderung berkutat seputar pemikiran akan rencana-rencananya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Capricorn terkesan membatasi diri dalam hubungan interaksi dengan lainnya. Selingkuh hanya intermezzo kala jenuh.

A Q U A R I U S (21 Januari - 19 Februari)
Peringkat 5 : Tidak suka selingkuh, tapi menghindari komitmen yang membutuhkan keterlibatan emosional yang dalam. Aquarius cenderung berpikir dan bertindak tegas. Bagi beberapa zodiac tertentu, ia terkesan sangat radikal. Bila ia sampai selingkuh, berarti itu caranya yang "radikal" untuk mengakhiri hubungan dengan
pasangan yang tidak mampu mengikuti pola pikirnya.

L I B R A ( 23 September - 22 Oktober)
Peringkat 6 : Paling sukar menentukan pilihan dan mengalami kesulitan dalam mengungkapkan diri
sendiri. Karena kerap berpikiran mendua mengenai segala sesuatu, bagi beberapa zodiac tertentu,
Libra kadang terkesan penuh rahasia dan cenderung sulit dipahami.

G E M I N I (21 Mei - 20 Juni)
Peringkat 7 : Harus dimanja agar tidak selingkuh Selalu ingin dimanja dan diperhatikan oleh
pasangannya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Gemini adalah tipe yang gampang berubah-ubah.

S A G I T A R I U S (23 November - 22 Desember)
Peringkat 8 : Gampang tergoda untuk selingkuh. Karakter dasar yang ekspansif maka ia gampang
tergoda untuk hal-hal yang "baru", begitu pula dalam hubungan. Bagi beberapa zodiac tertentu,
Sagitarius adalah tipe cemerlang yang penuh vitalitas hidup.

A R I E S ( 21 Maret - 20 April)
Peringkat 9 : Perlu dipantau agar gairah kehangatannya tidak berlebihan. Antusiasme dalam
diri membuat gairahnya selalu berkobar untuk ber"petualang" dalam segala hal. Bagi beberapa zodiac
tertentu, Aries adalah tipe yang hangat dalam hubungan interaksi.

L E O ( 23 Juli - 22 Agustus)
Peringkat 10 : Kesetiaannya diliputi ego yang tinggi. Egonya yang tinggi membuat kesetiaannya sangat berpamrih, yaitu rela mengalah dalam banyak hal untuknya. Bagi beberapa zodiac tertentu, Leo adalah tipe yang "menawan."

S C O R P I O (23 Oktober - 22 November)
Peringkat 11 : Tak akan membiarkan setiap godaan lewat begitu saja. Godaan bisa berarti perhatian
baginya dan jarang diabaikannya. Scorpio senang menjadi populer sebagai si pecinta ulung. Bagi
beberapa zodiac tertentu, Scorpio adalah tipe pecinta yang ekspresif.

P I S C E S (20 Februari - 20 Maret)
Peringkat 12 : Si Peselingkuh yang mengaku setia. Demikian romantis dia... perselingkuhan adalah nuansa indah dalam hidupnya.
 
;