21 June 2006

Kata Hati

Tulis! Ungkapkanlah seluruh perasaanmu dalam tulisan. Mungkin kita ga pernah menyangka kalau menulis adalah hal yang baik, suatu hal yang membosankan dan menghabiskan waktu. Tapi hal itu yang belakangan ini sering aku lakukan dan yang bisa dilakukan saat ingin mengucapkan sesuatu yang penting, yang dalam tapi tidak terucap. Ketika kita menulis, otak dan hati bersinergi untuk menuangkan perasaan dalam kata-kata. Walaupun tidak indah tapi yang menjadi esensial adalah memori, pesan dan perasaan yang tersirat di dalamnya. Tiba-tiba hobby waktu SD yang pernah ada itu bisa merubah suasana hati yang down menjadi up kembali tapi tidak sedikit air mata dan energi yang keluar saat itu. Tapi yang paling penting dalam hidup ini adalah proses dan bagaimana hasil akhirnya.

Kenapa kita menutup mata kita ketika kita tidur? Dan ketika menangis? atau saat kita membayangkan hal-hal yang pahit?
Itu karena hal terindah di dunia ini kadang tidak terlihat.. Tapi ketika kita menemukan seseorang yang keunikannya SEJALAN dengan kita, kita bergabung dengannya dan jatuh ke dalam suatu keindahan yang serupa yang dinamakan CINTA dan kita baru bisa berkata, eh ternyata dunia ini indah ya.. Lalu sebenarnya apa itu cinta ketika cinta itu hilang begitu saja? Apakah itu bertanda berakhir dunia indah? Tidak, dunia belum berakhir.

Kadang ada hal-hal yang tidak ingin kita lepaskan, orang-orang yang tidak ingin kita tinggalkan.. Ketika kita berusaha untuk meraihnya dengan sekuat tenaga tapi ternyata tidak mampu untuk merubah suatu apapun dan seperti bertemu dengan jalan buntu.
Tapi apakah perjuangan hanya sampai disini?
Jawabnya Ya. Ketika kita sudah tidak mampu dan kini saatnya bagi Dia yang bekerja untuk kita. Ada kesedihan pasti akan ada kebahagiaan. Janji itu yang terus menguatkan dan kebahagiaan ada untuk mereka yang menangis, mereka yang telah mencari.. dan mereka yang telah mencoba.. Karena MEREKALAH yang bisa menghargai betapa pentingnya orang yang telah menyentuh kehidupan mereka..

MENCINTAI.. mungkin klise untuk zaman ini, tapi kasih dan sayang mungkin akan lebih tepat apabila kita bisa mulai memahami makna ”kasih” Tuhan yang berpuluh tahun sudah kita dengar tapi jarang kita lakukan. Mengasihi dan akhirnya mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan, melainkan bagaimana kamu memaafkan.
Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan, melainkan bagaimana kamu mengerti. Bukanlah apa yang kamu lihat, melainkan apa yang kamu rasakan. Bukanlah bagaimana kamu melepaskan, melainkan bagaimana kamu bertahan!

Kita bertanya banyak hal mengenai apa yang kita hadapi dan terjadi dalam hidup kita. Terlalu banyak khawatir apa yang akan kita hadapi. Padahal sesungguhnya Tuhan "sedang mengemudi" buat kita semua. Kadang Ia membawa ke "gang sempit" yang barangkali tidak enak, tetapi itu semua untuk menghindari "kemacetan" di jalan yang lain. Kadang Ia memperlambat "kendaraan-Nya", kadang mempercepat. Semuanya ada maksudnya.

Ada baiknya kalau kita menyerahkan hal-hal yang di luar jangkauan kita kepada-Nya. Biarkan Dia berkarya atas hidup Anda, biarkan Dia mengemudikan hidup kita!

Have a blessed days,

0 comments:

 
;