25 January 2005

Buah merah anti kanker..

Masyarakat tradisional di Wamena, Timika dan desa-desa kawasan pegunungan Jayawijaya terbiasa mengonsumsi buah merah (aseli papua) sebagai obat cacing, penyakit kebutaan, dan penyakit kulit. Khasiat mengkonsumsi buah merah diyakini penduduk sekitar sebagai faktor penyebab mereka menjadi jarang terkena penyakit degeneratif seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung dan kanker.
Dengan meneliti kandungan komposisi gizinya, ternyata dalam sari buah merah banyak mengandung antioksidan (kandungan rata-rata):
- Karoten (12.000 ppm)
- Betakaroten (700 ppm)
- Tokoferol (11.000 ppm)
Disamping beberapa zat lain yang meningkatkan daya tahan tubuh, antara lain : asam oleat, asam linoleat, asam linolenat, dekanoat, Omega 3 dan Omega 9, yg semuanya merupakan senyawa aktif penangkal terbentuknya radikal bebas dalam tubuh.
Betakaroten berfungsi memperlambat berlangsungnya penumpukan flek pada arteri. So, aliran darah ke jantung dan otak berlangsung tanpa sumbatan. Interaksinya dengan protein meningkatkan produksi antibodi. Ini meningkatkan jumlah sel pembunuh alami dan memperbanyak aktifitas sel T Helpers dan limfosit. Suatu kutipan studi membuktikan konsumsi betakaroten 30-60 mg/hari selama 2 bulan membuat tubuh dapat memperbanyak sel-sel alami pembasmi penyakit. Bertambahnya sel-sel alami itu menekan kehadiran sel-sel kanker karena ampuh menetralisasikan radikal bebas senyawa karsinogen penyebab kanker.
Dalam beberapa penelitian terbatas yg sudah dilakukan dengan metode pengobatan langsung dengan sari buah Merah, diperoleh keberhasilan yg amat tinggi dalam upaya pengobatan yg dilaksanakan terhadap penyakit tumor otak, tumor kandungan, tumor payudara, kanker hati, bahkan juga HIV/AIDS yg sebagian besar kasus penyembuhan terjadi atas pasien-pasien di Papua.

Tapi kabarnya, harga 1 buah merah lumayan mahal.. sekitar 1 juta rupiah per buah.. :(


buah merah

Nah ini dia foto-nya buah merah (plus cowo aseli papua). Jangan keliru buah ma koteka-nya yak.. :">

0 comments:

 
;