Ketika aku masih kecil dan bebas, dan imajinasiku tidak ada batasnya, aku mengimpikan untuk mengubah dunia.
Ketika aku semakin besar dan semakin bijaksana, aku sadar bahwa dunia tak mungkin diubah. Dan aku putuskan untuk mengurangi impianku sedikit dan hanya mengubah negaraku. Tetapi itupun tampaknya tidak mungkin.
Ketika aku memasuki usia senja dalam suatu upaya terakhir, aku berusaha mengubah keluargaku sendiri, mereka yang paling dekat denganku, tetapi sayang, mereka tidak menggubrisku.
Dan sekarang menjelang ajal, aku sadar (mungkin untuk yang pertama kalinya) bahwa kalau saja aku mengubah diriku dulu, lalu dengan teladan mungkin aku bisa mempengaruhi keluargaku, dan dengan dorongan serta dukungan mereka, mungkin aku bisa membuat negaraku menjadi lebih baik, dan siapa tahu, mungkin aku bisa mengubah dunia.
_______________________
Uskup Anglikan

0 comments:
Post a Comment