06 September 2008

Gap

Entah kenapa aku kok ngerasa ada gap di PPI sini antara generasi tua - muda, master student - phd student, social science - science. Dan ternyata masalah PPI sini dengan PPI yang lain juga serupa. Mbak Vit bilang :


"Itu masalah manusia. Bukan masalah PPI. PPI itu hanya ajang ngumpul yang dibuat oleh manusia2 yang berasal dari satu tempat yang sama yang datang ke suatu tempat lain dengan tujuan yang serupa. Karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial. Tapi pada dasarnya pula, manusia suka mbeda2in golongan, derajat, dll..."

"he..he lagi sok filosofis"


Tapi aku setuju dengan pendapatnya. Meskipun di satu sisi aku ngerasa sedih dengan kecenderungan gap ini (karena menurutku seharusnya di negeri asing, kita harus lebih bisa lebih kompak & bersaudara erat), tapi aku ga bisa memungkiri bahwa gap itu normal. Untungnya aku sudah mulai bisa mengatasi rasa homesick yang kadang menyerang dengan sibuk di lab, jalan atau ngobrol sama student dari negara yang lain (misal, Sara.. yang dari Turki & sama-sama muslimnya, atau Neuza yang dari Portugal). So, ga terlalu tergantung dengan kumpul dengan teman-teman PPI.

0 comments:

 
;