Kemarin siang, pas lagi enak-enak makan siang (kelaperan berattt.. heran deh, tiap abis meeting bareng teman-teman plus Head OIA-nya UGM, aku selalu jadi lapar berat!) mbak Vit sms. Isi sms-nya bikin aku nyaris keselek. Bunyinya gini :
"Mbak, kalau visa kita bisa jadi cepet, mau ga kalau kita berangkatnya Juni sebelum exit permit habis? Jadi, kita ga perlu perpanjang exit permit lagi.."
Uhuk.. uhuk.. uhuk..
Sik.. sik.. Exit permitku abis tanggal 14 Juni & punya mbak Vit tanggal 10-nya. Hmm, berarti we should departure no longer than June 10! Aku buru-buru check kalender. Alamaaaakkkkkk....... tinggal sebentar lagi :( Selama ini emang aku ga gitu merhatiin waktu yang berjalan too fast, banyak banget urusan disana-sini yang bikin aku ga sempat merenungkan waktuku di Indo hanya tinggal sebulan lagi.
Aku buru-buru balas sms mbak Vit & balik nanya : emangnya MVV kita bisa selesai dalam jangka waktu sebulan? Soale, baru 2 hari ini je diurusnya. Mbak Vit jawab : kata Adit (temennya yang kerja di kedubes Belanda di Jakarta) bilang bisa.
Hmm.. Let me think. & proses mikirnya makan waktu sampai sore karena sorenya aku baru balas lagi : kita kudu yakin MVV itu bakalan bisa selesai at least pertengahan mei, karena kita masih harus collect visa & booking ticket.
Trus pagi dini hari tadi, aku sms lagi, lebih detail, bilang : kalau mau berangkat Juni, kita harus collect visa akhir mei / awal juni, sekitar tgl 28 mei s/d 6 juni & berangkat sekitar tanggal 8 atau 9 juni, jangan sabtu karena kalau nyampe di sana minggu, bahaya.. semua toko tutup, wah, bisa kelaparan.
& sekitar jam 7 tadi mbak Vit confirm. Ternyata tiap rabu kedubes tutup. Kebetulan, soalnya mei akhir aku masih jalan-jalan serombongan kantor. Kita janjian collect visa tanggal 5 atau 6 juni & berangkat minggu tanggal 8 atau senin tanggal 9.
Well.. so aku punya list schedule baru :
1. Besok senin tanggal 28 April : pengukuhan guru besar kepala bagianku (9 pagi -3 sore)
2. Selasa 29 april
• Pagi : ambil tabungan.
• Siang : meeting di kantor, kelar meeting : beli Euro & transfer biaya deposit housing lewat BCA, kudu sudah ditransfer sebelum jam 3 sore.
• Malam : ke surabaya
3. Rabu 30 april pagi, ke catatan sipil surabaya minta kutipan akta kelahiran, syukur-syukur sudah ada terjemahan inggrisnya.
4. Next week : sekitar tanggal 5 s/d 9 mei :
• urusin terjemahan akta kelahiran di penerjemah tersumpah (semoga bisa dikirim lewat pos)
• Sign contract dengan UGM
• check MVV & booking ticket
5. Selama bulan Mei : prepare semua keperluan : clothes, rice cooker, setrika lipat, koper, kets, drugs etc
6. Mei 23 s/d 27 : ke Bandung, Bogor & Jakarta
7. Juni tanggal 5 atau 6 : collect visa
8. Juni tanggal 8 atau 9 : departure
..
Berarti ke Bandung, Bogor & Jakarta bener-bener jadi jalan-jalan terakhir sebelum aku berangkat, terutama buat Aca. Tinggal sebulan lagi waktuku sama dia. Aku kudu memastikan, dia mendapat perhatian penuh sebelum aku akhirnya pergi.
"Mbak, kalau visa kita bisa jadi cepet, mau ga kalau kita berangkatnya Juni sebelum exit permit habis? Jadi, kita ga perlu perpanjang exit permit lagi.."
Uhuk.. uhuk.. uhuk..
Sik.. sik.. Exit permitku abis tanggal 14 Juni & punya mbak Vit tanggal 10-nya. Hmm, berarti we should departure no longer than June 10! Aku buru-buru check kalender. Alamaaaakkkkkk....... tinggal sebentar lagi :( Selama ini emang aku ga gitu merhatiin waktu yang berjalan too fast, banyak banget urusan disana-sini yang bikin aku ga sempat merenungkan waktuku di Indo hanya tinggal sebulan lagi.
Aku buru-buru balas sms mbak Vit & balik nanya : emangnya MVV kita bisa selesai dalam jangka waktu sebulan? Soale, baru 2 hari ini je diurusnya. Mbak Vit jawab : kata Adit (temennya yang kerja di kedubes Belanda di Jakarta) bilang bisa.
Hmm.. Let me think. & proses mikirnya makan waktu sampai sore karena sorenya aku baru balas lagi : kita kudu yakin MVV itu bakalan bisa selesai at least pertengahan mei, karena kita masih harus collect visa & booking ticket.
Trus pagi dini hari tadi, aku sms lagi, lebih detail, bilang : kalau mau berangkat Juni, kita harus collect visa akhir mei / awal juni, sekitar tgl 28 mei s/d 6 juni & berangkat sekitar tanggal 8 atau 9 juni, jangan sabtu karena kalau nyampe di sana minggu, bahaya.. semua toko tutup, wah, bisa kelaparan.
& sekitar jam 7 tadi mbak Vit confirm. Ternyata tiap rabu kedubes tutup. Kebetulan, soalnya mei akhir aku masih jalan-jalan serombongan kantor. Kita janjian collect visa tanggal 5 atau 6 juni & berangkat minggu tanggal 8 atau senin tanggal 9.
Well.. so aku punya list schedule baru :
1. Besok senin tanggal 28 April : pengukuhan guru besar kepala bagianku (9 pagi -3 sore)
2. Selasa 29 april
• Pagi : ambil tabungan.
• Siang : meeting di kantor, kelar meeting : beli Euro & transfer biaya deposit housing lewat BCA, kudu sudah ditransfer sebelum jam 3 sore.
• Malam : ke surabaya
3. Rabu 30 april pagi, ke catatan sipil surabaya minta kutipan akta kelahiran, syukur-syukur sudah ada terjemahan inggrisnya.
4. Next week : sekitar tanggal 5 s/d 9 mei :
• urusin terjemahan akta kelahiran di penerjemah tersumpah (semoga bisa dikirim lewat pos)
• Sign contract dengan UGM
• check MVV & booking ticket
5. Selama bulan Mei : prepare semua keperluan : clothes, rice cooker, setrika lipat, koper, kets, drugs etc
6. Mei 23 s/d 27 : ke Bandung, Bogor & Jakarta
7. Juni tanggal 5 atau 6 : collect visa
8. Juni tanggal 8 atau 9 : departure
..
Berarti ke Bandung, Bogor & Jakarta bener-bener jadi jalan-jalan terakhir sebelum aku berangkat, terutama buat Aca. Tinggal sebulan lagi waktuku sama dia. Aku kudu memastikan, dia mendapat perhatian penuh sebelum aku akhirnya pergi.

0 comments:
Post a Comment