Ciri paling mencolok dari orang yang tidak dewasa adalah egoisme yang tinggi. Artinya, selalu mementingkan diri sendiri tanpa melihat kepentingan orang lain. Mereka juga sering banget mengeluh dan menyesal tentang kegagalan yang mereka alami. Mereka selalu berusaha menimpakan kesalahan pada orang lain atau menyalahkan keadaan. Mereka akan merasa bahwa kegagalan yang mereka alami merupakan kesalahan orang lain dan nasib baik sedang menjauhi mereka. Untuk menghindari kegagalan, mereka cenderung untuk tidak menerima tanggung jawab.
Orang yang dewasa akan selalu bertanggungjawab dan siap dengan konsekuensi terberat pada setiap keputusan dan perbuatannya dan tidak egois.
Orang yang belum Dewasa dipastikan tidak akan pernah dapat sukses dalam karir dan hidup dan tidak akan pernah mampu menjadi pemimpin dalam arti yang sebenarnya.
BTW aku punya tuh contoh orang ga dewasa. Temen kantor sendiri. Umur udah mayan, uban udah banyak, udah punya anak 2 gede-gede, tapi kelakuan ga kalah sama anak TK. Yang model2 : ngelempar batu ke jendela orang trus lari & nyalahin temennya yang ngajakin dia maen, gitu. Emang karirnya ga pernah sukses. Pernah sempat sampai tinggi eh abis itu jeblog lagi. Ya gimana dong, EQ ngesot gitu (bukan jongkok lagi). EQ ini yang memang menentukan tingkat kedewasaan seseorang. IQ sih tinggi, gimana ga tinggi wong udah jelas2 Doctorate cum laude gitu. Tapi sayangnya EQnya sama ma anak TK!
Padahal yang namanya trouble, belum tentu kita ga involve 100%. Bisa aja kita ikut mengakibatkan terjadinya trouble itu, entah cuman 1% atau mungkin 99%.
Makanya ada baiknya kita ga melulu nyalahin orang lain atau menimpakan kesalahan pada keadaan yang seolah-olah ga memihak kita. Seyogyanyalah kita berfikir sejenak dengan pikiran jernih, apakah kita ikut take a responsibility atas trouble yang terjadi & kalau iya, kewajiban kitalah untuk ikut TAKE A RESPONSIBILITY dan menyelesaikannya dengan BIJAK.
Artinya : ga lepas & cuci tangan gitcu loowhhh..

0 comments:
Post a Comment