02 April 2005

Kedewasaan (Part 1)

Tingkat kedewasaan seseorang tidak selalu berbanding lurus dengan usianya. Mereka yang lebih tua belum tentu lebih dewasa. Kadang ada orang yang umurnya boleh dibilang tua tapi sikapnya masih kekanak-kanakan, suka menang sendiri, emosian dan ga mau kalah. Tapi ada juga yang meskipun usianya muda, dia mampu jadi panutan teman-temannya.
Ada beberapa aspek yang bisa dijadikan ukuran untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang :

intelektual
dari segi ini kita dikatakan dewasa dilihat dari kemampuan kita membentuk pendirian. Kita sudah punya pendirian atau prinsip yang jelas & tidak mudah terombang-ambing oleh situasi yang menuntut kita bersikap. Pendapat orang lain tetap diperhatikan walaupun tidak bersandar pada pendapat itu. Kita mampu mengambil keputusan sendiri dengan tegas & bebas berdasarkan bukti, alasan nyata atau berdasarkan nasehat baik dari org lain & bertanggungjawab dengan segala keputusan kita. Tidak bingung kalau ada masalah tapi dianalisis sehingga bisa dicari kemungkinan2 penyelesaiannya.

emosional
dewasa secara emosi ditandai dengan kemampuan kita menerima emosi dan menggunakannya secara wajar. Kita bisa mengelola & menguasai emosi apapun secara wajar sehingga tidak merugikan orang lain. Dari sini bisa dilihat bahwa orang yang sudah dewasa memiliki kecerdasan emosi yang cukup tinggi.

sosial
hal ini tampak dari keterbukaan terhadap orang lain. Sanggup membuat persahabatan. Kita bisa menyesuaikan diri & hormat pada hukum, kebiasaan & adat istiadat masyarakat dimanapun kita berada.

moral
kecerdasan moral dilihat dari kesetiaan & kepatuhan kita pada asas-asas moral dan mengamalkannya pada kehidupan sehari-hari. Semakin dewasa kita akan makin lebih mementingkan kepentingan orang lain daripada kepentingan diri sendiri.

spiritual
kedewasaan dari segi ini dapat dilihat dari cara berkeyakinan kita yang tidak sempit. Kita mampu mencintai orang lain tanpa batas-batas suku, agama, ras atau golongan.


_______________________________________
By : Najiyah Martiam, PKBI-DIY.
From Kompas, Friday 1 April 2005, p.50.

0 comments:

 
;